20 Bulan Kerja Dikapal Berbendera Cina Tanpa Gaji, PMI ABK  Asal Surati BP2MI

- Jurnalis

Sabtu, 16 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Pekerja Migran asal Indonesia, bekerja sebagai Anak Buah Kapal (PMI ABK) asal Cilacap, Sukis Biantoro melalui kuasa hukumnya memilih melayangkan surat kepada Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) pada Kamis, (14/3/2024)
Sebelumnya Sukis Biantoro telah diberangkatkan oleh PT Rafa Samudera Bahari pada November 2019 ke Negara Singapura untuk  bekerja di kapal FV. Lurong Yuan Yu berbendera China selama 20 bulan sebagai ABK.
Ironisnya, Sukis Biantoro selama bekerja 20 bulan tidak pernah menerima gaji nya sepeserpun sampai saat ini, kemudian pada 12 Agustus 2021 kasusnya sudah di laporkan ke BP2MI namun BP2MI gagal memanggil pihak perusahaan, lantaran perusahaan tersebut tak memenuhi panggilan.
“Saya sudah melaporkan kasus tersebut ke Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) pada 2021 lalu, akan tetapi pihak BP2MI gagal memanggil Dirut PT Rafa” kata Sujarwo Kuasa Hukum dari Sukis Biantoro melalui keterangan tertulisnya, Jum’at 15 Maret 2024.
Kami selaku kuasa hukum dari Sukis Biantoro sudah melayangkan surat ke Kepala BP2MI per tanggal 14 Maret 2024, surat yang kami layangkan tersebut perihal permohonan bantuan untuk Pekerja Migran Indonesia yang bermasalah.
“Maka selayaknya Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dapat memberikan bantuan kepada Calon pekerja Migran Indonesia dan Pekerja Migran Indonesia sesuai dengan ketentuan Pasal 2 Peraturan Kepala BP2MI No. 07 Tahun 2021 tentang  Pemberian Bantuan Bagi Calon pekerja Migran Indonesia  dan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah”. Jelas Jarwo
Dengan dilayangkannya surat permohonan tersebut, maka Kepala BP2MI seharusnya dapat memberikan bantuan kepada kliennya, “ya dengan diberikannya bantuan, entah itu berupa uang tunai, atau yang lainnya. Setidaknya bantuan tersebut dapat membantunya” imbuhnya.
Baca Juga :  Persit KCK Korcab Rem 162 PD IX /Udayana Gelar Perayaan HUT ke-76.

Berita Terkait

Sambut Hari Jadi Kodam IX/Udayana ke 67, Kasrem 162/WB Pimpin Ziarah Ke TMP Majeluk
Pemancing Asal Sekotong ditemukan di Dasar Laut Dalam Kondisi Tertimbun Lumpur
Ditengarai Terlibat Peristiwa Montong Berdarah, Polres Lombok Barat Tahan LY
Dikhabarkan Tenggelam Saat Mancing, Tim SAR Lakukan Pencarian 
Penghargaan Babinsa Terbaik Versi BKKBN, Diraih Sertu Nasriadi, Danrem 162/WB Berikan Apresiasi
Pemancing Asal Sumbawa Ditemukan Tak Bernyawa
Tak Hanya Membantu Pencarian, Komunitas Petualang Lombok Datangi Keluarga Berikan Motivasi
Komunitas Petualang NTB, Ambil Peran Dalam Pencarian dr. Lalu Wisnu
Adi Sujarwo Kuasa Hukum PMI ABK

Berita Terkait

Minggu, 26 Mei 2024 - 16:58 WIB

Sambut Hari Jadi Kodam IX/Udayana ke 67, Kasrem 162/WB Pimpin Ziarah Ke TMP Majeluk

Jumat, 24 Mei 2024 - 12:20 WIB

Pemancing Asal Sekotong ditemukan di Dasar Laut Dalam Kondisi Tertimbun Lumpur

Kamis, 23 Mei 2024 - 17:22 WIB

Ditengarai Terlibat Peristiwa Montong Berdarah, Polres Lombok Barat Tahan LY

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:12 WIB

Dikhabarkan Tenggelam Saat Mancing, Tim SAR Lakukan Pencarian 

Rabu, 15 Mei 2024 - 07:20 WIB

Penghargaan Babinsa Terbaik Versi BKKBN, Diraih Sertu Nasriadi, Danrem 162/WB Berikan Apresiasi

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:09 WIB

Pemancing Asal Sumbawa Ditemukan Tak Bernyawa

Senin, 13 Mei 2024 - 13:04 WIB

Tak Hanya Membantu Pencarian, Komunitas Petualang Lombok Datangi Keluarga Berikan Motivasi

Rabu, 24 April 2024 - 05:50 WIB

Komunitas Petualang NTB, Ambil Peran Dalam Pencarian dr. Lalu Wisnu

Berita Terbaru