Ada Tiang Listrik Ditengah Proyek Paket Pembangunan Akses Jalan Samota, PLN dan PT. Nindya Karya Pada Kemana

- Jurnalis

Senin, 11 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawa – Sekretaris Presedium ITK Sumbawa Gondrong Intan Bulaeng  : Pengerjaan Paket Lanjutan Senilai Rp. 131,988 Milyar Kami Nilai Gagal dan Bobrok Anggaran Negara Di Hambur-hamburkan dalam Bentuk Paket Proyek .

Kembali Sekertaris Presidium Integritas Transformasi Kebijakan (ITK) Sumbawa angkat bicara terkait pekerjaan proyek penggunaan anggaran Negara yang nilainya mencapai Ratusan Milyaran rupiah ini, terkesan dikerjakan asal-asalan dan amburadul terbukti masih banyak Masalah di atas areal pekerjaan dengan nilai angka cukup fantastis.
Beberkan hasil Investigasi, Pria  Rambut Gondrong ini menyatakan ” hari ini Pemerintah Mulai dari tingkat Pusat sampai Daerah tidak memiliki niat ikhlas dalam membangun Negara dan Daerah masing-masing, terbukti salah satu paket proyek dengan nilai Rp. 131.988 M masih memiliki Masalah”
“Saya sangat heran ada Apa dengan PT Nindya Karya, dilokasi pekerjaan bernilai  ratusan milyar Kon masih ada berdiri Tiang Listrik masih Tertanam di tengah proyek pengaspalan Jalan.
Sebaliknya PT PLN (Persero) UP3 Sumbawa Seakan sengaja membiarkan tiang listrik tertanam dan terkesan masa bodoh, ada apa ini..?
Menyoroti hal tersebut, “Bagaimana dengan pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa juga terkesan diam Seakan-akan Bongoh melihat masalah tersebut “
Aktifis Kawakan ini juga menyampaikan” apa bila dalam waktu dekat Masalah tiang listrik yang masih tertanam di jalan itu tidak di selesaikan maka saya selaku Sekertaris Presidium ITK akan melaporkan para pihak yang berkepentingan dalam pengerjaan pembangunan Paket  Pembangunan Akses Jalan Samota Lanjutan ke pihak APH karena semua pasti masuk dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) sesuai dengan item pengerjaan proyek tersebut”
“Pengerjaan proyek diperkirakan sudah mencapai 70%  kok masih ada Masalah, mana tanggung jawab pengawasan Dari Dinas PUPR selaku dinas Teknis, PT PLN (Persero) UP3 Sumbawa selaku penanggung jawab kelistrikan dan jaringan serta PT Nindya Karya selaku pelaksana proyek ini, sepertinya saling melempar kesalahan untuk menutupi Masalah tersebut”
“Selain Masalah tiang listrik Masalah dalam pengerjaan pembangunan Paket Pembangunan Akses Jalan Samota Lanjutan ini juga masih harus menuntaskan persoalan yang terkait lahan milik masyarakat yang belum dilakukan ganti rugi dan ini juga perlu di pertanyakan. Jangan pernah mengorbankan hak masyarakat demi mengejar keuntungan.”
PT NINDYA KARYA selaku pelaksana harus diingatkan jangan pernah Bermimpi ingin menjajah masyarakat Sabalong Samalewa ini ” ketua putra kelahiran asli Ree ini.
“Saya telah melakukan investigasi lapangan secara langsung, pada saat menemui salah satu pemilik lahan yang terkena pengerjaan Mega proyek ini, dari situ kami mendapatkan keterangan bahwa sampai hari ini warga pemilik lahan tersebut, tidak pernah mendapatkan ganti rugi dari PT NK.”
“Jangankan ganti rugi, bahkan orang yang datang melakukan musyawarah juga tidak ada dan ini bukti kalau tanah kami mau di ambil gratis, sesuai pernyataan ini saya menduga ada upaya Pembodohan berjamaah yang dilakukan oleh para pihak yang mencari keuntungan”
Pria yang disapa Gondrong Bulaeng ini juga menyatakan “Selaku sekertaris Presidium ITK Sumbawa,  Saya tidak akan membiarkan hal ini terjadi, kami sudah siap membantu pemilik lahan untuk mendapatkan hak dan meminta kepada PT NK dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa  agar mengedepankan etikad baik dengan upaya musyawarah mufakat dalam menyelesaikan masalah sengketa lahan ini dan sebelum maslah ini selesai saya minta item pekerjaan proyek ini di berhentikan sementara” ucap pemilik akun FB Bintang Samawa Samawa dengan tegas
Baca Juga :  Oknum Desa buat BLT-DD jadi Hantu,! Ada nama tapi tidak ada orangnya.

Berita Terkait

Penghargaan Babinsa Terbaik Versi BKKBN, Diraih Sertu Nasriadi, Danrem 162/WB Berikan Apresiasi
Pemancing Asal Sumbawa Ditemukan Tak Bernyawa
Wujudkan Kemudahan Pelayanan Masyarakat, Kantor Desa Jagaraga Direnopasi
Masyarakat Desa Sukamulia Timur Terima Sertifikat Tanah dari BPN Lotim
Remaja Berstatus Pelajar Nekat Gantung Diri Lantaran Putus Cinta 
Berujung Damai, Kasus Kekersan Fisik Anak di Lotim
Disdag Lotim Anggarkan Biaya Pemeliharaan Pasar Sebesar 3 Persen dari Pendapatan 
Paparan DPRD Lombok Timur Tentang Raperda Inisiatif Rencana Induk Kepariwisataan Tahun 2024-2038

Berita Terkait

Rabu, 15 Mei 2024 - 07:20 WIB

Penghargaan Babinsa Terbaik Versi BKKBN, Diraih Sertu Nasriadi, Danrem 162/WB Berikan Apresiasi

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:09 WIB

Pemancing Asal Sumbawa Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 9 Mei 2024 - 11:03 WIB

Wujudkan Kemudahan Pelayanan Masyarakat, Kantor Desa Jagaraga Direnopasi

Jumat, 3 Mei 2024 - 17:31 WIB

Masyarakat Desa Sukamulia Timur Terima Sertifikat Tanah dari BPN Lotim

Minggu, 14 April 2024 - 14:22 WIB

Remaja Berstatus Pelajar Nekat Gantung Diri Lantaran Putus Cinta 

Kamis, 28 Maret 2024 - 15:56 WIB

Berujung Damai, Kasus Kekersan Fisik Anak di Lotim

Rabu, 27 Maret 2024 - 13:08 WIB

Disdag Lotim Anggarkan Biaya Pemeliharaan Pasar Sebesar 3 Persen dari Pendapatan 

Rabu, 27 Maret 2024 - 08:07 WIB

Paparan DPRD Lombok Timur Tentang Raperda Inisiatif Rencana Induk Kepariwisataan Tahun 2024-2038

Berita Terbaru

Hukrim

Pemancing Asal Sumbawa Ditemukan Tak Bernyawa

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:09 WIB