Banyak Janji Manis Jelang Pileg 2024, Ini Kata Politisi Hanura

- Jurnalis

Sabtu, 9 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Teguh Satya Bhakti, SH., MH,. (TSB), saat menyalurkan bantuan gempa bumi Lombok. (Foto: Iatimewa).

Dr. Teguh Satya Bhakti, SH., MH,. (TSB), saat menyalurkan bantuan gempa bumi Lombok. (Foto: Iatimewa).

HARIAN LOMBOK – Janji politik bertebaran menjelang pesta demokrasi Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2024. Seperti 5 tahun lalu, Partai Politik dan juga oknum Caleg mulai “merayu” publik dengan janji manis yang kadang mengawang-awang dan tak rasional.

Praktisi Hukum yang juga Caleg Partai Hanura, Dr. Teguh Satya Bhakti, SH., MH., menilai janji-janji politik kebanyakan hanya retorika dan pepesan kosong yang tidak mengedukasi dan mencerdaskan iklim demokrasi, bahkan cenderung membodohi publik.

Padahal, menurut dia, Pemilu harusnya menjadi ajang pencerahan demokrasi dan bukan jadi ajang pembodohan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Janji-janji Partai menjelang Pemilu 2024, saat ini masih banyak retorika kosong yang bisa menimbulkan perdebatan-perdebatan konyol, terlalu mengawang-awang dan tidak rasional tidak masuk akal,” kata Teguh, dalam sebuah podcast Sabtu 9 September 2023 di Jakarta.

Misalnya, ada Parpol dan Caleg yang menjanjikan akan memberikan BPJS gratis jika Partainya menang dan Caleg bersangkutan terpilih. Atau BBM gratis, SIM Gratis dan Dana Desa Rp 5 Miliar per Desa.

Menurut dia, dari janji-janji politik itu sebagian Parpol seolah memandang masyarakat masih miskin dan bodoh. Sehingga bisa ditipu dan dikadali dengan dengan retorika kosong.

Baca Juga :  Luthfi-Wahid akan Terbitkan KLP dan KLS untuk Layanan Pendidikan dan Kesehatan Gratis

“Menurut saya, ini semacam fenomena anomali. Partai seolah menutup mata tentang perkembangan masyarakat, yang sekarang ini sudah melek teknologi. Informasi bisa diakses dengan cepat dalam segala bidang,” ujarnya.

Dengan kemudahan akses informasi melalui teknologi dan media sosial, masyarakat bisa mengetahui kebijakan pemerintah, beragam berita, bahkan hingga belahan dunia lainnya.

“Ada partai-partai yang menyebut partai modern tetapi metode yang digunakan justru konservatif yang sudah usang. Ada partai yang mengklaim seolah membela kepentingan rakyat tapi pada akhirnya hanya memanfaatkan rakyat untuk mencapai kekuasan yang diinginkan semata,” kata bang TSB, sapaan akrab Teguh Satya Bhakti.

Putra asli Lombok, ini mengaku keresahan-keresahan yang terbangun dari Pemilu ke Pemilu inilah yang membuat dirinya bertekad terjun ke politik praktis.

Saat ini bang TSB tercatat sebagai Caleg DPR RI dari Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) untuk Dapil NTB II, Pulau Lombok.

Praktisi hukum yang lama berkiprah di Yudikatif sebagai Hakim PTUN ini bertekad untuk membenahi sistem demokrasi dengan berkecimpung langsung ke dunia Legislatif kelak.

Baca Juga :  Buku Karya TSB Jadi Inspirasi Mahasiswa ITSKes Muhammadiyah Selong Lombok Timur

“Saya ingin perbaiki sistem, fungsi pengawasan Legislatif harus optimal. Sebab, dari Pemilu ke Pemilu saya lihat ada banyak partai bahkan yang perwakilannya duduk di DPR, itu justru menjanjikan sesuatu yang sebenarnya kewenangannya untuk mengawasi, nah selama mereka duduk, kemana saja mereka?,” katanya.

Bang TSB menegaskan, saat ini Indonesia sudah maju dan masyarakatnya pun sudah cerdas, sayangnya cara kampanye dan janji politik Parpol masih seperti lagu lama yang diputar kembali, penuh retorika kosong.

“Banyak yang akhirnya, dia belum duduk (di kursi DPR) saja sudah pandai bohong, bagaimana kalau terpilih?. Bagi saya ya sudahlah masalah program itu urusan eksekutif, urusan pemerintah. Fungsi Legislatif yang mengawasi program itu agar tercapai terealisasi,” tegasnya.

Dia mencontohkan di sektor Kesehatan, saat ini pemerintah sudah membangun program dan sistem yang cukup baik.

Ada banyak Undang-Undang dan peraturan tentang kesehatan, ada banyak lembaga penyelenggara berikut pengawasannya.

“Kalau pun ada sedikit masalah, misalnya BPJS saya pikir ini persoalan manajerial saja, dan tugas DPR ya mengawasinya. Jangan justru menjanjikan program yang tidak ada Undang-Undangnya,” kata Bang TSB.

Baca Juga :  Bakal Oleng, Paket Zul-Rohmi Sulit Dipertahankan di Pilgub 2024

Dia mengaku terpanggil ke dunia politik bersama Partai Hanura, karena hanya Hanura yang masuk dalam sedikit Parpol yang terbuka dan transparan.

Slogan Hanura membangun daerah untuk Indonesia maju, juga dinilainya sebagai slogan yang realistis dan masuk akal.

Menurutnya, Pemerintah saat ini sudah cukup baik membangun Indonesia. Ke depan dia berharap proses digitalisasi pelayanan publik harus bisa direalisasikan ke semua daerah.

“Cuma memang pada prekteknya ada saja menipulasi, fraud kecuranagan mulai rumusan anggaran, pelaksaanaan sampai selesai masih banyak fraud. Ini tugas DPR mengawasinya,” ujarnya.

Di Dapil NTB II, Pulau Lombok, Bang TSB menegaskan tak akan mengumbar janji-janji manis untuk meraih suara publik pemilih.

“Untuk Dapil NTB II sesuai Hanura saja, kita kembali saja kepada Hati Nurani. Hati Nurani tak akan pernah bohong. Secara kongkrit, kita akan memerangi kebodohan dan kemiskinan,” tukasnya.

Dia meyakini, masyarakat yang cerdas tentu memilih wakil yang berkompeten dengan kapasitasnya, bukan semata karena janji-janji manis mereka.***

Berita Terkait

Kodam XXX/Rinambora Resmi Terbentuk, Presiden Prabowo Tunjuk Mayjen Edi Saputra Sebagai Pangdam Pertama
KPK Ringkus Tersangka Dugaan Pemerasan Di Pemkab Bolaang Mongondow Utara
Hasbi Kades Kuripan’ Induk: Visi Misi Hanya Retorika, Masyarakat Menunggu Ekspektasi
Didorong Kembali Oleh Para Tokoh, Ahmad Kariawan Akan Tampil Kembali Mengisi Bursa Pemilihan Kades Jagaraga Indah
Presedium FPII : Labeli “Londo Ireng Pada Insan Pers”, Membuka Fakta Bahwa Prabowo Negarawan Tak Berbobot
Sebut wartawan Londo Ireng, PWO IN Anggap Prabowo Ngomongan Orang Keblinger
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 diterima, Pemda Lombok Timur Janji Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD 
Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Kodam XXX/Rinambora Resmi Terbentuk, Presiden Prabowo Tunjuk Mayjen Edi Saputra Sebagai Pangdam Pertama

Rabu, 16 September 2026 - 14:26 WIB

Hasbi Kades Kuripan’ Induk: Visi Misi Hanya Retorika, Masyarakat Menunggu Ekspektasi

Senin, 14 September 2026 - 15:13 WIB

Didorong Kembali Oleh Para Tokoh, Ahmad Kariawan Akan Tampil Kembali Mengisi Bursa Pemilihan Kades Jagaraga Indah

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:29 WIB

Presedium FPII : Labeli “Londo Ireng Pada Insan Pers”, Membuka Fakta Bahwa Prabowo Negarawan Tak Berbobot

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:50 WIB

Sebut wartawan Londo Ireng, PWO IN Anggap Prabowo Ngomongan Orang Keblinger

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:01 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 diterima, Pemda Lombok Timur Janji Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD 

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:19 WIB

Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB

Yusri Ketua DPRD Lotim Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang, Perkuat Wawasan Kebangsaan

Berita Terbaru