Batalkan Long Term Contrak Dengan Produsen LNG Di Muzambik, Pertamina Bayar Denda 40an Triliun

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harianlombok.com – Dari Texas dilaporkan  Dua hari yang lalu, telah terjadi insiden Kebakaran disebuah Fasilitas Export LNG Milik Milioner Michael Smith yang merupakan Bos PT. FREEPORT di pinggir Pantai Texas.

Informasi ini dikhabarkan dari Houton Amerika Serikat oleh Pengamat Pertamina Dr. Kurtubi 10/waktu setempat.

Sumber menyebut bahwa ini akan Menyebabkan berkurangnya supply LNG di Pasar Dunia pada saat Eropah sangat membutuhkan Gas yang tidak lagi bisa diperoleh dari Rusia.

Dalam kaitan ini, Kurtubi menyayangkan, Semestinya LNG Blok Masela di Maluku akan jadi rebutan dengan harga tinggi saat in , jika sudah berproduksi.

Namun sayang sekali, pembangunan pabrik LNG Masela kita ketahui  belasan tahun, namun belum juga kelar.

Bahkan Sampai beberapa tahun yg lalu, saking butuhnya LNG, Dirut Pertamina menandatangani Kontrak Pembelian LNG dengan menggunakan “LONG TERM CONTRACT” dengan produsen LNG di Mozambik. Terang Lulusan Ekonomi UI ini.

Baca Juga :  Dr. Kurtubi ; Ares, Lobster dan Pariwisata Adalah Potensi Andalan Lombok

Lucunya lagi, kemudian Dirut Pertamina justru membatalkan sendiri kontrak  secara sepihak, dimana kontrak tersebut gagal maka kemudian  berujung harus bayar denda kerugian sekitar Empat puluhan Triliun, sementara Belum lagi ada harta negara berupa cadangan Gas besar di Natuna Utara tidak dikembangkan atau dimanfaatkan untuk menjadi LNG, LPG dan petrokimia yang sangat dibutuhkan oleh dunia, juga untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Baca Juga :  Para Tersangka Korupsi Bansos Pokir DPRD Lombok Barat Diborgol Kejari Mataram

Saya hanya menginfokan kepada sahabat-sahabat, betapa Negara kita dalam mengelola kekayaan SDA Migasnya, lebih aneh lagi,  sistem pengelolaan yang salah ini  terus berjalan !

Houston, 10 Juni 2022 (Kurtubi)

Berita Terkait

Copee Morning, Perekat Hubungan Korem 162/WB Dengan Insan Jurnalis
SPPG Sukaraja 3 Tetap Beroperasi Meski Diduga Belum Penuhi Standar BGN, Ada Apa dengan Pengawasan?
Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB
50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Raih Simpati Wisatawan, Investor Mulai Bangun Apartemen Di Kawasan KEK Mandalika
Ajang Persit Bisa 2, Persit 162 PD IX/Udayana Siap Angkat Tiga Produk UMKM Lombok
Remaja Hanyut Di Air Terjun Temburun Nanas, Tim SAR Perluas Area Pencarian 
SAR Mataram Lakukan Pencarian Korban Hanyut Di Jalur Air Terjun Tibu Ijo
Berita ini 143 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:28 WIB

Copee Morning, Perekat Hubungan Korem 162/WB Dengan Insan Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:17 WIB

SPPG Sukaraja 3 Tetap Beroperasi Meski Diduga Belum Penuhi Standar BGN, Ada Apa dengan Pengawasan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:19 WIB

Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:10 WIB

Raih Simpati Wisatawan, Investor Mulai Bangun Apartemen Di Kawasan KEK Mandalika

Senin, 4 Mei 2026 - 15:31 WIB

Ajang Persit Bisa 2, Persit 162 PD IX/Udayana Siap Angkat Tiga Produk UMKM Lombok

Rabu, 8 April 2026 - 00:03 WIB

Remaja Hanyut Di Air Terjun Temburun Nanas, Tim SAR Perluas Area Pencarian 

Senin, 6 April 2026 - 15:25 WIB

SAR Mataram Lakukan Pencarian Korban Hanyut Di Jalur Air Terjun Tibu Ijo

Berita Terbaru

Lombok Barat

Copee Morning, Perekat Hubungan Korem 162/WB Dengan Insan Jurnalis

Jumat, 5 Jun 2026 - 01:28 WIB