Danrem 162/WB Resmikan Desa Danger Sebagai Kampung Pancasila

- Jurnalis

Selasa, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur – Desa Danger Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur, Senin 27/11 secara resmi dinyatakan sebagai Kampung Pancasila. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita yang dilakukan oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Agus Bhakti didampingi Kepala Desa Danger Kaspul Hadi, Camat Masbagik Agus Safandi di Tugu Perjuangan Banteng Hitam Masjid Jamik Nurul Jihad Desa Danger Kecamatan Masbagik Lombok Timur.

Sebutan Kampung Pancasila pada suatu wilayah merupakan sebuah penghormatan , sebab simbol kedudukan Pancasila itu terlihat pada sisi tatanan kehidupan masyarakat lebih tampak mencerminkan nilai-nilai penerapan sila-sila yang tercantum sebagai Idiologi Negara.Selain itu, wilayah tersebut juga memiliki simbol perjuangan dalam rangka menegakkan kedaulatan negara untuk bebas dari cengkraman kaum penjajah sebelum Indonesia Merdeka yang dibuktikan dengan adanya nama-nama para peternak pejuang dan Simbol sejarah perjuangan yang diakui oleh banyak pihak serta dinilai sudah menjadi landasan hidup bersama.
Dalam konteks ini, masyarakat di kampung tersebut diharapkan dapat mengamalkan sila-sila Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Kampung Pancasila tidak hanya menjadi tempat tinggal bagi warganya, tetapi juga sebuah simbol konkrit dari upaya membangun kesatuan dalam keberagaman.
Penerapan konsep ini memberikan landasan kuat untuk memupuk semangat persatuan dan gotong royong di tingkat Desa.
Agus Bhakti mengingatkan “Penyematan Status Kampung Pancasila itu sudah lama direncanakan, namun baru sekarang bisa terealisasi dan diharapkan Desa Danger akan menjadi Desa Pelopor Kampung Pancasila di Kabupaten Lombok Timur”.
“Kita berharap Desa Danger ini menjadi pelopor kampung Pancasila, dan menjadi Desa yang akan menerapkan nilai-nilai  kandungan idiologi Pancasila.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila itu akan menjadi falsapah hidup bagi masyarakat di Desa Danger ini dalam kehidupan sehari-hari dan kita juga berharap akan menjadi contoh bagi Desa-Desa lainnya,”ungkapnya
Desa Danger terpilih sebagai Kampung Pancasila, seperti yang dikatakan sebelumnya, karena memiliki sejarah pada masa penjajahan Belanda, dimana Jalur Danger merupakan momok bagi Belanda, kemudian disini terdapat markas BANTENG HITAM “Para Pejuang Sasak” dibuktikan adanya monumen perjuangan  Banteng Hitam di halaman Masjid “Nurul Jihad”.
Danger Selatan merupakan markas perundingan mereka untuk menyusun kekuatan melawan penjajah, lahirnya nama DANGER juga merupakan bagian penting sebab ketika itu, wilayah ini merupakan tempat markas para pejuang yang terkenal sangat ditakuti sehingga disebutlah sebagai pemukiman DANGER, oleh musuh atau tentara kolonial.
Dan dibuktikan dengan adanya para pejuang ‘Laskar Banteng Hitam” yang  membebaskan Lombok Timur dari para penjajah, diantaranya; Tgh. Mahsun, H. Misbah, H. Pahrudin, H. Masri, H. Sapoan, H. Sahrudin, Amaq Nursam, Amaq Masirah, Amaq Rat, Mahasiun, adalah para peteran yang dikenal dan cukup ditakuti tentara musuh. “Ucap Danrem diakhir pernyataannya”.
Sejumlah pihak tampak hadir pada acara peresmian kampung Pancasila Kasi Log Kasrem 162/WB, Kolonel Arm Heri Bayu Widiatmoko, Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, Kadis PMD Kab. Lombok Timur, Drs. Sulamun Rahman, Wakapolres Lombok Timur, Kompol Raditia Suharta, Camat Masbagik, Agus Safandi, Kapolsek Masbagik, Iptu Ery Susanto. Kades Danger, Kaspul Hadi. (Penrem 162/WB ).
Baca Juga :  Ketua PDIP NTB Dukung Rannya Nyalon Jadi Anggota DPD RI

Berita Terkait

10.738 Tanah Lombok Timur Siap Bersertifikat Elektronik, Validasi NIB Digencarkan
Bupati Lotim Lepas Kloter I 378 JCH, Ingatkan Ibadah Ikhlas Demi Haji Mabrur
Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026
Yusri Ketua DPRD Lotim Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang, Perkuat Wawasan Kebangsaan
Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian Diacara Pengukuhan MUI NTB
Nusron Wahid Bongkar Penyebab Sertipikat NTB Terhambat: BPHTB Jadi Musuh, Perda Solusinya
PDAM Lotim Diminta Dukung Penuh Program MBG dan Koperasi Merah Putih dengan Air Bersih
Polres Lotim Galakkan Tilang Lagi, Kesadaran Berlalu Lintas Masyarakat Menurun
Berita ini 106 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:07 WIB

10.738 Tanah Lombok Timur Siap Bersertifikat Elektronik, Validasi NIB Digencarkan

Selasa, 21 April 2026 - 09:21 WIB

Bupati Lotim Lepas Kloter I 378 JCH, Ingatkan Ibadah Ikhlas Demi Haji Mabrur

Sabtu, 18 April 2026 - 10:55 WIB

Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB

Yusri Ketua DPRD Lotim Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang, Perkuat Wawasan Kebangsaan

Minggu, 12 April 2026 - 17:29 WIB

Nusron Wahid Bongkar Penyebab Sertipikat NTB Terhambat: BPHTB Jadi Musuh, Perda Solusinya

Kamis, 9 April 2026 - 11:49 WIB

PDAM Lotim Diminta Dukung Penuh Program MBG dan Koperasi Merah Putih dengan Air Bersih

Rabu, 8 April 2026 - 11:18 WIB

Polres Lotim Galakkan Tilang Lagi, Kesadaran Berlalu Lintas Masyarakat Menurun

Rabu, 8 April 2026 - 10:05 WIB

Paripurna DPRD Lombok Timur: LKPJ 2025 Disahkan, Bupati Komitmen Perbaiki Koordinasi Dana Pusat

Berita Terbaru

Lombok Timur

Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:55 WIB