Desa Wisata Kebon Ayu dan Panen Golden Melon, Menarik Minat Pengunjung

- Jurnalis

Minggu, 3 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

harianlombok.com – Lombok Barat, Memiliki Daya Tarik dengan alam perawan yang Natural kemudian berlokasi ditengah hamparan sawah hijau yang diapit pemandangan perbukitan, Desa Wisata kebun Melon yang terletak didesa Kebon Ayu, Merayu mikat dan menggoda Wisatawan Yang Datang berkunjung untuk mengisi liburan ditempat ini.

Dalam keterangannya kepada harianlombok.com, Jumarsa Hanya Kepala Desa Kebon Ayu menjelaskan, bahwa awal mula dirinya mengagas “Grand House Golden Melon” ini ketika Bupati Lombok Barat mencanangkan Program Sitebel dalam rangka menguatkan ekonomi pedagang kecil pada Agustus 2021 lalu.

Baca Juga :  HUT Ke- 62, Mungkin Ini Ulang Tahun Korem 162/WB Yang Terakhir

Daya pikat lokasi ini melahirkan inisiatif saya untuk menciptakan seuatu yang menarik menjadi bermanfaat dan menghasilkan nilai yang menguntungkan untuk pemasukan Desa dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Grand House Golden Melon ini, awalnya berada dilahan seluas Satu Hektar, namun seiring dengan pesatnya peningkatan jumlah pengunjung yang tertarik dengan produk wisata panen Melon mengalami peningkatan, masyarakat mulai melirik peluang dan mengambil moment untuk ikut berpartisipasi.

Baca Juga :  Insiden Upacara HUT RI 78 Disumbawa, Langkah Spontan Serda Asturiyanto Dapat apresiasi Danrem 162/WB

Jumlah Grand House yang ada saat ini masih hanya empat buah, dan keterbatasan ini merupakan persoalan yang pertama, kunjungan wisatawan yang ramai tersebut tidak seimbang dengan Grand House yang tersedia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keterbatasan jumlah Grand House adalah salah satu persoalan yang kerap mengundang rasa iba, tatkala pengunjing datang dari jarak yang cukup jauh dengan harapan memetik atau memanen melon, tetapi sampai dilokasi terlambat karena buah melon yang akan dipetik sudah habis. “Jelas Jumarsa”

Menyikapi persoalan diatas, saat ini kami sedang mengupayakan penambahan Grand House untuk menambah produksi untuk mengobati kekecewaan para wisatawan yang datang karena niat awal memang untuk memetik Melon.

Baca Juga :  HMI Komisariat Persiapan Teknik Universitas Hamzanwadi Coastal Clean Up Pantai Labuhan Haji

Menurut Jumarsa, kesadaran penduduk yang sudah mampu membaca peluang juga akan membantu karena mereka yang memiliki lahan disekitar kawasan ini sanggup menanam Buah Destinasi yang menjadi Favorit Desa Wisata Kebon Ayu ini.

Berita Terkait

Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026
Yusri Ketua DPRD Lotim Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang, Perkuat Wawasan Kebangsaan
Meski Jasad Korban Pada Kondisi Terjepit, Tim SAR Gabungan Selesaikan Evakuasi
Remaja Hanyut Di Air Terjun Temburun Nanas, Tim SAR Perluas Area Pencarian 
SAR Mataram Lakukan Pencarian Korban Hanyut Di Jalur Air Terjun Tibu Ijo
Balita 2,5 Tahun Hilang Tanpa Jejak, Tim SAR Gabungan Susuri Sungai Sembalun
Tim SAR Gabungan Perkuat Pencarian Balita Hilang Di Sumbawa Barat
10 Ribu Tanah Disertifikasi PTSL 2026, Tunggakan 2025 Prioritas Utama
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 10:55 WIB

Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB

Yusri Ketua DPRD Lotim Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang, Perkuat Wawasan Kebangsaan

Rabu, 8 April 2026 - 07:43 WIB

Meski Jasad Korban Pada Kondisi Terjepit, Tim SAR Gabungan Selesaikan Evakuasi

Rabu, 8 April 2026 - 00:03 WIB

Remaja Hanyut Di Air Terjun Temburun Nanas, Tim SAR Perluas Area Pencarian 

Senin, 6 April 2026 - 15:25 WIB

SAR Mataram Lakukan Pencarian Korban Hanyut Di Jalur Air Terjun Tibu Ijo

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:21 WIB

Balita 2,5 Tahun Hilang Tanpa Jejak, Tim SAR Gabungan Susuri Sungai Sembalun

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:49 WIB

Tim SAR Gabungan Perkuat Pencarian Balita Hilang Di Sumbawa Barat

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:09 WIB

10 Ribu Tanah Disertifikasi PTSL 2026, Tunggakan 2025 Prioritas Utama

Berita Terbaru

Lombok Timur

Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:55 WIB