Disdag Lotim Anggarkan Biaya Pemeliharaan Pasar Sebesar 3 Persen dari Pendapatan 

- Jurnalis

Rabu, 27 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi atap pasar Pancor

Kondisi atap pasar Pancor

Harian Lombok – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten LomboK Timur (Lotim) melalui Dinas Perdagangan (Disdag) mengalokasikan anggaran pemeliharaan pasar sebesar 3 persen dari target pendapatan yang di peroleh dinas.

“Artinya sekitar Rp 600 juta lebih dari target yang dibebankan yakni sebesar Rp 21 Milyar,” Kata Kepala Disdag H. Mahsin S.Pd., MM yang didampingi Kabid Perdagangan L. Fathul Kasturi, SP, pada Rabu, (27/03/2024).

Baca Juga :  Pj Bupati Lotim Apresiasi Kegiatan Baksos IDI 

Anggaran pemeliharaan ini kata dia, diperuntukkan terhadap 38 pasar di Lotim yang membutuhkan pemeliharaan. Untuk nilainya di sesuaikan dengan tingkat kerusakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Anggaran pemeliharaan yang diterima pasar tidak sama atau proporsional karena dilihat dari jumlah kebutuhan,” terangnya .

Ia juga menyebut adanya anggran dari Dinas Perikanan yang dititip sebesar Rp 400 juta yang digunakan untuk memperbaiki khusus los pasar ikan.

Baca Juga :  Fokus di Dua Desa, Akhirnya Program TMMD Ke-121 Kodim 1615 Lotim Tuntas 100 Persen 
Kondisi atap pasar Pancor

Dirinya menambahkan, khusus untuk pasar Pancor pada tahun ini di anggarkan sebesar Rp. 100 juta rupiah dari Pemda untuk rehab.

PPK Perdagangan Hari Yuliawan, SP., MM

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Disdag Hari Yuliawan, SP., MM mengatakan, pelaksanaan untuk kegiatan pemeliharaan pasar rencananya akan dikerjakan setalah Hari Raya Idul Fitri.

“Habis lebaran kita kerjakan saat ini masih dalam tahap perencanaan. Kalau kita suruh rekanan kerjakan sekarang, bisa-bisa rekanan tidak bisa kita bayar,” ujarnya.

Baca Juga :  Dua Raperda Ditetapkan DPRD, Pj Bupati Lotim Ucapkan Terima Kasih

Saat ini pihaknya tengah fokus terhadap persiapan lebaran untuk pengendalian harga barang.

Tapi lanjut dia, tidak semua pasar yang dapat anggaran pemeliharaan. Dan besaran dana yang diperoleh setiap pasar nilainya variatif mulai dari Rp 30 juta hingga Rp 100 juta rupiah.***

Penulis : Royani, S. Kom

Berita Terkait

Volume Dokumen Meledak, Kepala BPN Lombok Timur Tekankan Penguatan Sistem Arsip
Dari Latihan Militer ke Pelayanan Publik: Wamen Ossy Harap ASN Komcad Terapkan Nilai Disiplin dan Empati
Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN
Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat
Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR
5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:07 WIB

Volume Dokumen Meledak, Kepala BPN Lombok Timur Tekankan Penguatan Sistem Arsip

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:00 WIB

Dari Latihan Militer ke Pelayanan Publik: Wamen Ossy Harap ASN Komcad Terapkan Nilai Disiplin dan Empati

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:54 WIB

Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN

Senin, 25 Mei 2026 - 11:53 WIB

Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:26 WIB

Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Berita Terbaru

Hukrim

Gandeng Kreator Konten, KPK Kemas Kampanye Antikoru

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:20 WIB