Dr. Kurtubi ; Ares, Lobster dan Pariwisata Adalah Potensi Andalan Lombok

- Jurnalis

Rabu, 1 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

harianlombok.com – ARES Kedebong merupakan Salah satu jenis kuliner masakan Sasak (Suku Sasak) Lombok Nusa Tenggara Barat dimana bahan  bakunya berupa Pohon Pisang Muda yang dimasak dengan bumbu rempah kemudian disantan menjadi masakan khas masyarakat Lombok yang dinamakan ARES.
Tulisan ini adalah isi coretan yang diunggah Dr.Kurtubi disalah satu group WhatsApp Bersama Membangun Lobar, sebagai sebuah reaksi kecintaan terhadap khasanah kuliner khas Suku Sasak yang mungkin tak ditemukan ditempat lain.
Menurut Beliau, Nama kuliner Cantik dan Khas Kuliner Suku Sasak Lombok ini, ternyata secara SCIENCETIFIC membuktikan bahwa batang pisang sebagai bahan baku  kuliner ARES punya KHASIAT yang bagus bagi kesehatan manusia.
“Kita, para Semeton Senamian Sahabat dan Batur Sasak di Lombok, serta para Sahabat Sedulur Meton yang pernah tinggal, sekolah   bekerja atau berkunjung  Lombok/NTB, akan merasa bangga  jika kuliner ARES ini suatu saat kelak menjadi salah satu IKON Kuliner Pariwisata  Nasional”.
Seperti halnya Rendang Padang yang sudah mendunia, Empek empek Terpedo Palembang, Rawon Oli Muwesi Surabaya, Gudeg Muanis Yogya,  Nasi Goreng dan Sate kambing Gurih Kebon Sirih, Kepiting Besar rebus Tarakan, Soto Banjar seedap, dll.
Lombok NTB  sebagai daerah tujuan wisata, harusnya juga terus ditopang oleh berbagai jenis kuliner khas lokal yang sudah banyak dikenal seperti Sate Rembige, Ayam Taliwang, Pelalah, Plecing, Beberok, Sate pusut, dll.
Pengembangan pariwisata di Lombok NTB yang sudah mulai menggeliat lebih dahsyat sejak suksesnya MOTOGP Mandalika, harus diikuti dan dilanjutkan oleh pengembangankuliner secara massif berbahan baku lokal.
Bahkan kuliner berbahan baku Udang/Lobster yang dihasilkan di Sumbawa dan Lombok, punya prospek yang sangat bagus yang nantinya juga bisa mengangkat pariwisata daerah NTB. Seperti yg terjadi dan dialami oleh  Masakan khas Amerika berbahan baku lobster.
Pengunjung / wisatawan ke Amerika umumnya mengetahui bahwa Restoran “RED LOBSTER” yang termasuk kuliner kaum “ELITE” di Amerika, bisa ditemukan  disemua kota besar di Amerika, termasuk di Houston Texas.
Saran saya, sebaiknya  diarahkan agar bibit lobster yang banyak terdapat di NTB yang selama ini dikirim dalam bentuk baby lobster oleh pengusaha-pengusaha besar yang memanfaatkan potensi sumber daya milik kita, semestinya dipelihara dan dibudidayakan oleh para nelayan kita secara massif, tentunya dengan bantuan Pemerintah “Harap Putra Kelahiran Kediri Lombok Barat ini”.
Mereka ini butuh sentuhan bantuan dan bimbingan dari Pemerintah.
Lobster setelah besar baru dipanen untuk di export dan sebagai bahan baku Kuliner lokal yang nantinya kita harapkan bisa menjadi salah satu ikon wisata di NTB.
Houston, 31 Mei 2022.
Dr. Kurtubi
Baca Juga :  Wisatawan Asal Swiss Ditemukan Tewas di Jurang Bukit Dara Gunung Rinjani

Berita Terkait

Kodam XXX/Rinambora Resmi Terbentuk, Presiden Prabowo Tunjuk Mayjen Edi Saputra Sebagai Pangdam Pertama
Upacara HUT TNI 81, Korem 162/WB Teguhkan Komitmen “TNI kuat Bersama rakyat”
Kurangi Peran “Joki” Sertifikat, ATR/BPN Hadirkan MasNya untuk Edukasi Warga di TikTok
Konstatering Laham Samota, Kuasa Hukum Sri Marjuni Beberkan Perbedaan Batas dan Letak Objek 
Senggigi Sunset Show Terobosan Baru, Meramaikan Pusat Central Pariwasata NTB
Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil
Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal
Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Kodam XXX/Rinambora Resmi Terbentuk, Presiden Prabowo Tunjuk Mayjen Edi Saputra Sebagai Pangdam Pertama

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Upacara HUT TNI 81, Korem 162/WB Teguhkan Komitmen “TNI kuat Bersama rakyat”

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kurangi Peran “Joki” Sertifikat, ATR/BPN Hadirkan MasNya untuk Edukasi Warga di TikTok

Rabu, 30 September 2026 - 17:17 WIB

Konstatering Laham Samota, Kuasa Hukum Sri Marjuni Beberkan Perbedaan Batas dan Letak Objek 

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal

Selasa, 15 September 2026 - 20:52 WIB

Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Selasa, 15 September 2026 - 11:37 WIB

Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

Berita Terbaru