Kejar Turunkan Angka Stunting, Kodim 1615/Lotim Lakukan Kolaborasi

- Jurnalis

Jumat, 15 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur – Kasus stunting sampai dengan saat ini masih menjadi fokus penanganannya di hampir setiap daerah tidak terkecuali di NTB dan Lombok Timur khususnya. Stunting adalah suatu kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak apabila dibandingkan dengan anak-anak seusianya disebabkan karena kurangnya asupan nutrisi selama pertumbuhan pada anak.

Berkaitan dengan itu, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro bersama jajarannya melakukan upaya penurunan angka stunting khususnya di wilayah Kabupaten Lombok Timur dengan pemberian nutrisi tambahan kepada anak stunting.

Dibeberkan Bayu Sigit, pemberian nutrisi tambahan kepada anak stunting ini mulai dilakukan sejak bulan Agustus lalu dan akan terus berlanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“In syaa Allah kegiatan pemberian nutrisi tambahan ini sebagai langkah awal dalam penurunan angka stunting dan akan terus kita lakukan setiap bulan, dan sekarang sudah memasuki bulan kedua,” ungkapnya.

Baca Juga :  Paparan DPRD Lombok Timur Tentang Raperda Inisiatif Rencana Induk Kepariwisataan Tahun 2024-2038

Adapun jumlah anak stunting yang menjadi anak asuh Kodim 1615/Lotim sampai saat ini berjumlah sekitar 30 anak lebih yang tersebar diseluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Timur dengan menyerahkan bantuan langsung ke rumah mereka sehingga terdata dengan baik by name by address.

Penanganan stunting ini tidak hanya menjadi tugas pemerintah, namun menjadi tugas bersama untuk saling berkolaborasi dan bekerjasama semua pihak melalui berbagai program percepatan penurunan angka stunting di Lombok Timur.

“Jadi kita datangi rumah mereka dan menyerahkan langsung bantuan nutrisi tambahan meskipun nilainya tidak seberapa sehingga bisa memantau perkembangannya setiap bulan,” ujar Bayu Sigit.

Baca Juga :  Pangdam IX/Udayana Tinjau Kesiapan RS TK.IV Sultan Abdul Kahir II Bima.

Mantan Danyonif 742/SWY itu juga menyebutkan dari beberapa laporan anak asuh tersebut ada yang sudah mengalami peningkatan berat badan meskipun tidak terlalu signifikan dan apabila sudah normal maka akan diganti dengan anak asuh yang lain meskipun kedepan tetap akan dilakukan pemantauan.

Terkait dengan anak stunting, ia juga sudah melakukan koordinasi dengan salah satu rumah sakit di Lombok Timur untuk penanganannya karena ditemukan salah satu anak asuhnya dibagian pergelangan tangan kanan kaku, namun jika dipegang baru bisa menggerakan jari-jarinya.

“In syaa Allah semoga bisa dibantu sehingga kedepan dia bisa kembali normal seperti anak-anak yang lain,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dusun Anak Dui Desa Kesik Kecamatan Masbagaik Afifuddin yang ikut mendampingi penyerahan bantuan nutrisi kepada salah satu warganya menjelaskan perkembangan berat badan dua bulan terakhir putri dari warganya yang terkena stunting itu mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya.

Baca Juga :  BAPERA Usul Penjabat Kepala Daerah di Isi oleh SEKDA

“Alhamdulillah ada peningkatan semula pada bulan lalu berat badannya sekitar 6,5 kg dan bulan ini mengalami kenaikan berat badan menjadi 7 kg lebih, naiknya sekitar 700 gram,” terangnya

Afifudin juga mengucapkan terimakasih kepada Komandan Kodim Lombok Timur dan jajarannya yang telah bersama-sama membantu penanganan penurunan stunting khususnya di Desa Kesik dan berharap ini akan terus berlanjut karena akan berdampak langsung kepada masyarakat terutama warga yang membutuhkan.

Adapun jenis nutrisi tambahan yang diberikan kepada anak stunting yang menjadi anak asuh Kodim 1615/Lotim diantaranya telur, susu, biskuit, kacang hijau dan beras.

Berita Terkait

Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad
75% Kalteng Kawasan Hutan, Gubernur Diminta Gerak Cepat Reforma Agraria lewat GTRA
Lombok Timur Bangun 70 Embung Antisipasi Kekeringan, Pokir Dewan Jadi Andalan Petani Selatan
Ceramah di Pesantren, Nusron Ingatkan ASN ATR/BPN Layani Rakyat Sepenuh Hati
Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur
10.738 Tanah Lombok Timur Siap Bersertifikat Elektronik, Validasi NIB Digencarkan
Bupati Lotim Lepas Kloter I 378 JCH, Ingatkan Ibadah Ikhlas Demi Haji Mabrur
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:35 WIB

Kamis, 30 April 2026 - 08:55 WIB

Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad

Rabu, 29 April 2026 - 15:39 WIB

75% Kalteng Kawasan Hutan, Gubernur Diminta Gerak Cepat Reforma Agraria lewat GTRA

Rabu, 29 April 2026 - 11:32 WIB

Lombok Timur Bangun 70 Embung Antisipasi Kekeringan, Pokir Dewan Jadi Andalan Petani Selatan

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WIB

Ceramah di Pesantren, Nusron Ingatkan ASN ATR/BPN Layani Rakyat Sepenuh Hati

Kamis, 23 April 2026 - 21:32 WIB

Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur

Selasa, 21 April 2026 - 10:07 WIB

10.738 Tanah Lombok Timur Siap Bersertifikat Elektronik, Validasi NIB Digencarkan

Selasa, 21 April 2026 - 09:21 WIB

Bupati Lotim Lepas Kloter I 378 JCH, Ingatkan Ibadah Ikhlas Demi Haji Mabrur

Berita Terbaru

Ucapan HARDIKNAS Ketua serta Wakil Ketua dan Sekwan DPRD Lotim

Lombok Timur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:35 WIB