Pemkab Lotim Gelar Rakor Pencegahan Tindak Pidana Terintegrasi Bersama KPK

- Jurnalis

Kamis, 13 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Lombok Timur H. M. Juaini Taofik, Satgas V.1 Korsup KPK, Dian Patria, Pj. Sekda H. Hasni. (Foto : Harianlombok.com/Royan).

Pj. Bupati Lombok Timur H. M. Juaini Taofik, Satgas V.1 Korsup KPK, Dian Patria, Pj. Sekda H. Hasni. (Foto : Harianlombok.com/Royan).

LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim), menggelar Rapat Koordinasi Pencegahan Tindak Pidana Terintegrasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), pada Kamis 13 Juni 2024.

Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari dengan agenda rapat koordinasi antara lain evaluasi hasil Monitoring Centre for Prevention (MCP) dan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2023, dan sosialisasi MCP tahun 2024 serta rencana aksi tindak lanjut SPI.

MCP merupakan tolok ukur bagi KPK-RI dalam upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi, di mana terdapat 8 (delapan) area intervensi, yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan (pelayanan terpadu satu pintu), Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, pengelolaan barang milik daerah dan tata kelola dana Desa.

Sedangkan, SPI adalah program KPK-RI yang pelaksanaannya menekankan peran serta masyarakat baik dari unsur intern, ekstern dan ahli dalam memantau kinerja instansi penyelenggara negara terkait pelayanan publik. Dari hasil skor SPI 2023 se NTB, Kabupaten Lombok Timur berada di posisi ke dua dengan nilai 72.46%.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati HM. Juaini Taofik menyampaikan dari 8 area intervensi MCP KPK, yang menjadi fokus Lombok Timur adalah peningkatan PAD. Berdasarkan arahan Mendagri setiap daerah harus mampu meningkatkan PAD hingga 50%, sementara Lombok Timur masih dibawah 20%.

Baca Juga :  KPK Endus Dugaan Pungli Retribusi di Gili Tramena Capai Miliaran Rupiah

“Untuk melalukan peningkatan tersebut, kami telah mengeluarkan kebijakan seluruh kepala pasar yang semulanya dipegang oleh unsur masyarakat kini diganti oleh ASN. Penerapan kebijakan ini menghasilkan PAD yang jauh lebih tinggi hingga 30 juta,” jelasnya.

Selain itu ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan KPK dalam mencegah tindak pidana korupsi.

“Kita berharap KPK dapat memberikan pembinaan dan arahan agar Lombok Timur menjadi lebih baik,” pintanya.

Sementara itu, Satgas V.1 Korsup KPK, Dian Patria menyampaikan, KPK tidak hanya bicara penindakan tapi juga berupaya memperbaiki tata kelola pemerintah daerah dari upaya memperibaiki sistem dan memastikan bahwa setiap sektor dan Perangkat Daerah Pemda dipastikan tidak ada potensi korupsi.

Baca Juga :  Diduga Salah Diagnosis, Oknum Dokter di Lotim Vonis Pasien Positif TB

Rapat koordinasi ini membahas berbagai strategi dan langkah konkret dalam pencegahan korupsi, termasuk penguatan pengawasan internal, peningkatan transparansi dalam pengelolaan anggaran, serta pengembangan sistem pelaporan yang efektif.

“Kita harapkan dengan rakor ini bisa tercipta sinergi yang lebih baik antara Pemkab Lombok Timur dan KPK RI dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi, sehingga tercipta pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi,” pesannya.

Acara yang berlangsung di Rupatama II tersebut dihadiri oleh Pj. Bupati Lombok Timur H. M. Juaini Taofik, Pj. Sekda H. Hasni, ketua dan wakil ketua DPRD Lombok Timur, perwakilan dari KPK RI, Kepala OPD, serta Seluruh Camat se-Kabupaten Lombok Timur.***

Penulis : Royan

Berita Terkait

Program Bedah Rumah Diperkuat Sertipikasi Tanah Gratis, Warga Jakarta Terima Manfaat Berlapis
Urus Tanah Kini Bisa di CFD: ATR/BPN Hadir di Tengah Keramaian
Kompak dan Terus Berkembang, FWMO Lotim Susun Program Kerja Setelah Milad ke-8
Pendaki Rinjani Cedera Di Bukit Pegangsingan, Tim SAR Gabungan Bergerak Evakuasi
Bhumi ATR/BPN Bantu Masyarakat Telusuri Informasi Geospasial Pertanahan
Layanan Pertanahan Jemput Bola, Warga Surakarta dan Salatiga Terbantu ATR/BPN Dekat
Wamen ATR Tekankan Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah untuk Atasi Persoalan Wilayah
Dengan Prinsip Trilogi, Nurdin Siap Membangun Desa Gapuk Berkesinambungan 
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:08 WIB

Program Bedah Rumah Diperkuat Sertipikasi Tanah Gratis, Warga Jakarta Terima Manfaat Berlapis

Kamis, 5 November 2026 - 15:18 WIB

Urus Tanah Kini Bisa di CFD: ATR/BPN Hadir di Tengah Keramaian

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Kompak dan Terus Berkembang, FWMO Lotim Susun Program Kerja Setelah Milad ke-8

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Pendaki Rinjani Cedera Di Bukit Pegangsingan, Tim SAR Gabungan Bergerak Evakuasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Masyarakat Telusuri Informasi Geospasial Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Layanan Pertanahan Jemput Bola, Warga Surakarta dan Salatiga Terbantu ATR/BPN Dekat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Wamen ATR Tekankan Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah untuk Atasi Persoalan Wilayah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Dengan Prinsip Trilogi, Nurdin Siap Membangun Desa Gapuk Berkesinambungan 

Berita Terbaru

Lombok Timur

Urus Tanah Kini Bisa di CFD: ATR/BPN Hadir di Tengah Keramaian

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:18 WIB