Remaja Berstatus Pelajar Nekat Gantung Diri Lantaran Putus Cinta 

- Jurnalis

Minggu, 14 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dan Masyarakat menuju lokasi TKP

Petugas dan Masyarakat menuju lokasi TKP

Harian Lombok – Seorang remaja yang masih berstatus pelajar, inisial IR (13), warga Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur ditemukan tergantung di atas pohon dalam kondisi tidak bernyawa.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh teman korban sekitar pukul 20.00 Wita, pada Sabtu, 13 April 2024.

Melihat kejadian itu, tiga orang teman korban langsung berteriak hingga sejumlah warga berdatangan ke lokasi. Kakak korban yang mengetahui kejadian itu, bergegas ke lokasi dan langsung menurunkan korban yang tergantung dengan kondisi leher terjerat tali, dibantu warga sekitar.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan media ini di lokasi, korban yang masih duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah (MTs) ini, nekat mengakhiri hidupnya diduga karena masalah asmara atau putus cinta dari kekasihnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Program PTSL, ATR/BPN Lombok Barat Gandeng Kejari Mataram

Kapolres Lombok Timur, melalui Kapolsek Jerowaru, IPTU Yudha Aditya Warman menjelaskan, setelah menerima laporan warga terkait kejadian itu, pihaknya langsung menuju lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang police line serta meminta keterangan.

Baca Juga :  Bawaslu Lombok Timur Warning Anggota DPRD Tak Manfaatkan Dana Reses untuk Kampanye Cakada 

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan dari pihak keluarga, korban diduga bunuh diri. Saat ditemukan, posisi kaki korban dengan tanah berjarak hanya sekitar 5 cm,“ terangnya.

Yudha menambahkan, setelah jasad korban berhasil diturunkan, kemudian dievakuasi ke rumah korban. Terhadap kejadian itu, pihak keluarga menganggapnya sebagai sebuah musibah dan menolak untuk dilakukan outopsi. ***

Penulis : Royani, S. Kom

Berita Terkait

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil
Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal
Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan
FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab
Hakim PN Selong Ultimatum JPU Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Wartawan Mugni Ilma
Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat
Plh Sekda Lombok Barat Pantau Kesiapan Petugas Damkarmat dan Waspadai Aduan Prank
Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal

Selasa, 15 September 2026 - 20:52 WIB

Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Selasa, 8 September 2026 - 12:31 WIB

FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab

Senin, 7 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim PN Selong Ultimatum JPU Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Wartawan Mugni Ilma

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat

Sabtu, 5 September 2026 - 09:39 WIB

Plh Sekda Lombok Barat Pantau Kesiapan Petugas Damkarmat dan Waspadai Aduan Prank

Kamis, 3 September 2026 - 09:16 WIB

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 

Berita Terbaru