Rusak Parah Jalan Jenggik Menuju Desa Lando, Hasan Gauk : Mana Jalan Mulus Sepanjang Jalan?

- Jurnalis

Jumat, 20 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LOTIM , HarianLombok – Tiga tahunan lebih jalan Kabupaten dari arah Desa Jenggik ke Desa Lando Kecamatan Terara, Lotim, tidak pernah diperhatikan oleh Pemkab Lotim sehingga mengalami kerusakan yang sangat parah. Hal ini dikeluhkan oleh banyak masyarakat baik dari masyarakat setempat dan pengguna jalan.

Jalan ini terhitung jalan yang rawan kecelakaan karena kondisinya banyak yang berlubang, becek, batuan krikil yang berserakan dan ini lebih dari 30an titik dan sangat parah kerusakannya.

“Coba sesekali Pak Bupati atau Wakil Bupati Lombok Timur dan jajaran Pemkab Lotim jalan-jalan ke tempat kami sambil melihat kondisi jalan, apakah para pejabat ini nantinya akan menikmati jalan tersebut atau sebaliknya,” cetus pria yang akrab disapa Hasan Gauk

Pria yang juga merupakan Sekjen DPP Kasta NTB ini mengatakan bahwa jalan Kabupaten ini seringkali lubang-lubang jalan ditimbun dengan tanah urug hasil saweran masyarakat. Namun saat turun hujan tanah urug tersebut kembali lagi terbawa arus air yang mengakibatkan jalanan licin sehingga rawan terjadi kecelakaan.

Baca Juga :  Hak Pekerja Terjamin Jelang Lebaran: Disnakertrans Lotim Imbau Bayar THR Lebih Awal

Sementara kata dia dalam Pasal 273; (1) setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (1) sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakan Kendaraan dan/atau barang dipidana dengan penjara paling lama 6 (enam) bulan atau denda paling banyak Rp 12.000.000.00 (dua belas juta rupiah).

Baca Juga :  Kemenag Lombok Timur Ikut Meriahkan Pawai 1 Muharram 1447 H

Ia berharap besar jalan Kabupaten ini segera diperbaiki demi kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan di sisa-sisa masa jabatan yang akan berakhir September 2023 mendatang mengingat, bahwa Kabupaten Lombok Timur adalah Kabupaten dengan penduduk terbanyak di NTB.

“Kami juga menagih janji Bupati dan wakil bupati yang mengatakan “Jalan mulus sepanjang jalan, air mengalir sepanjang tahun” itu bukan hanya sekedar ucapan. Karena hutang janji adalah malapetaka bagi seorang pimpinan, terlebih Ia seorang muslim,”pungkasnya (HL)

Berita Terkait

Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat
GPS Bersatu Desak Pemerintah Periksa Sistem Sanitasi Dapur MBG di PTC Pancor
Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR
5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang
Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad
75% Kalteng Kawasan Hutan, Gubernur Diminta Gerak Cepat Reforma Agraria lewat GTRA
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:53 WIB

Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:02 WIB

GPS Bersatu Desak Pemerintah Periksa Sistem Sanitasi Dapur MBG di PTC Pancor

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:26 WIB

Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Kamis, 30 April 2026 - 08:55 WIB

Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad

Rabu, 29 April 2026 - 15:39 WIB

75% Kalteng Kawasan Hutan, Gubernur Diminta Gerak Cepat Reforma Agraria lewat GTRA

Berita Terbaru