Warga Mereje Mengungsi Dikandang Sapi, Dandim 1606/Mataram Antar Bantuan Makanan

- Jurnalis

Rabu, 4 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

harianlombok.com – Lobar, Sejumlah warga yang trauma atas kejadian di Mereje Timur akhirnya memilih mengungsi kelokasi yang aman dari ancaman intimidasi.

Dalam kaitan itu, berdasarkan informasi yang diserap anggota Tim Intel Kodim 1606 Mataram, Dandim langsung melakukan pengecekan dilokasi.

Sejumlah bantuan berupa Beras, Minyak Goreng, Mie Instan, Telur dan Air Minum diserahkan kepada para pengungsi Ummat Budha yang berada dipinggiran hutan.
Dalam himbauan kepada masyarakat saat menyerahkan Bantuan Sembako kepada para pengungsi Kolonel. Arm. Arief Rahman berharap agar warga kembali kekampung masing masing.
Kami dari Kodim 1606/Mataram siap menjamin keamanan dan keselamatan warga sembari meyakinkan mereka agar tidak khawatir untuknkembali kerumah.
Para pengungsi yang berada di Dusun Jago Mareje berjumlah sekitar 80 orang dalam kondisi yang cukup memprihatinkan karena menempati satu kandang Sapi sebagai tempat berteduh menghindari panas atau hujan.
Kondisi ini harus segera dinormalisasi karena tidak layak rasanya tinggal dilokasi kandang sapi tutup Arief.

harianlombok.com – Lobar, Sejumlah warga yang trauma atas kejadian di Mereje Timur akhirnya memilih mengungsi kelokasi yang aman dari ancaman intimidasi.

Dalam kaitan itu, berdasarkan informasi yang diserap anggota Tim Intel Kodim 1606 Mataram, Dandim langsung melakukan pengecekan dilokasi.
Sejumlah bantuan berupa Beras, Minyak Goreng, Mie Instan, Telur dan Air Minum diserahkan kepada para pengungsi Ummat Budha yang berada dipinggiran hutan.
Dalam himbauan kepada masyarakat saat menyerahkan Bantuan Sembako kepada para pengungsi Letkol. Arm. Arief Rahman berharap agar warga kembali kekampung masing masing.
Kami dari Kodim 1606/Mataram siap menjamin keamanan dan keselamatan warga sembari meyakinkan mereka agar tidak khawatir untuknkembali kerumah.
Para pengungsi yang berada di Dusun Jago Mareje berjumlah sekitar 80 orang dalam kondisi yang cukup memprihatinkan karena menempati satu kandang Sapi sebagai tempat berteduh menghindari panas atau hujan.
Kondisi ini harus segera dinormalisasi karena tidak layak rasanya tinggal dilokasi kandang sapi tutup Arief.

harianlombok.com – Lobar, Sejumlah warga yang trauma atas kejadian di Mereje Timur akhirnya memilih mengungsi kelokasi yang aman dari ancaman intimidasi.

Dalam kaitan itu, berdasarkan informasi yang diserap anggota Tim Intel Kodim 1606 Mataram, Dandim langsung melakukan pengecekan dilokasi.
Sejumlah bantuan berupa Beras, Minyak Goreng, Mie Instan, Telur dan Air Minum diserahkan kepada para pengungsi Ummat Budha yang berada dipinggiran hutan.
Dalam himbauan kepada masyarakat saat menyerahkan Bantuan Sembako kepada para pengungsi Letkol. Arm. Arief Rahman berharap agar warga kembali kekampung masing masing.
Kami dari Kodim 1606/Mataram siap menjamin keamanan dan keselamatan warga sembari meyakinkan mereka agar tidak khawatir untuknkembali kerumah.
Para pengungsi yang berada di Dusun Jago Mareje berjumlah sekitar 80 orang dalam kondisi yang cukup memprihatinkan karena menempati satu kandang Sapi sebagai tempat berteduh menghindari panas atau hujan.
Kondisi ini harus segera dinormalisasi karena tidak layak rasanya tinggal dilokasi kandang sapi tutup Arief.

 

Pada sambutan awal penyampaian, Kasdim Mataram Letkol. Arh. Yudia mengajak warga pengungsi untuk kembali kerumah masing-masing karena situasi nya sudah aman terkendali.
Sesungguhnya oknum yang melakukan tindakan pembakaran dilokasi semalam, ditengarai bukan merupakan orang-orang setempat, melainkan orang luar.
Kalaupun ada warga sekitar, mereka kemungkinan terpengaruh oleh provokasi orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan tidak menginginkan situasi aman. Ucap Yudia mengingatkan warga.
“Kami dari pihak Kodim 1606/Mataram siap menjamin keamanan dan keselamatan warga.
Siapa saja yang mencoba mengganggu keamanan masyarakat, maka akan berhadapan dengan kami”.
“Karena itu masyarakat tidak perlu khawatir untuk kembali kerumah masing-masing dan kembali beraktifitas seperti biasa”. Tutupnya.

Berita Terkait

Pemancing Asal Sumbawa Ditemukan Tak Bernyawa
Tak Hanya Membantu Pencarian, Komunitas Petualang Lombok Datangi Keluarga Berikan Motivasi
KLU Jadi Lokasi Rakor Pembudayaan Literasi, Inovasi, dan Kreativitas Kemenko PMK
Komunitas Petualang NTB, Ambil Peran Dalam Pencarian dr. Lalu Wisnu
Remaja Berstatus Pelajar Nekat Gantung Diri Lantaran Putus Cinta 
Berujung Damai, Kasus Kekersan Fisik Anak di Lotim
20 Bulan Kerja Dikapal Berbendera Cina Tanpa Gaji, PMI ABK  Asal Surati BP2MI
Soroti Keberadaan TKA Diperusahaan Tambang Pulau Sumbawa, Ketua Presidium ITK Desak Pemerintah Lakukan Penertiban

Berita Terkait

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:09 WIB

Pemancing Asal Sumbawa Ditemukan Tak Bernyawa

Kamis, 9 Mei 2024 - 19:14 WIB

KLU Jadi Lokasi Rakor Pembudayaan Literasi, Inovasi, dan Kreativitas Kemenko PMK

Rabu, 24 April 2024 - 05:50 WIB

Komunitas Petualang NTB, Ambil Peran Dalam Pencarian dr. Lalu Wisnu

Minggu, 14 April 2024 - 14:22 WIB

Remaja Berstatus Pelajar Nekat Gantung Diri Lantaran Putus Cinta 

Kamis, 28 Maret 2024 - 15:56 WIB

Berujung Damai, Kasus Kekersan Fisik Anak di Lotim

Sabtu, 16 Maret 2024 - 00:56 WIB

20 Bulan Kerja Dikapal Berbendera Cina Tanpa Gaji, PMI ABK  Asal Surati BP2MI

Senin, 11 Maret 2024 - 19:01 WIB

Soroti Keberadaan TKA Diperusahaan Tambang Pulau Sumbawa, Ketua Presidium ITK Desak Pemerintah Lakukan Penertiban

Senin, 11 Maret 2024 - 10:24 WIB

Ada Tiang Listrik Ditengah Proyek Paket Pembangunan Akses Jalan Samota, PLN dan PT. Nindya Karya Pada Kemana

Berita Terbaru

Hukrim

Pemancing Asal Sumbawa Ditemukan Tak Bernyawa

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:09 WIB