Dukcapil Lotim Optimis Layanan KTP Lancar Berkat IKD dan Dukungan Anggaran Pusat

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Dukcapil Lotim Parihin S.Sos, M.AP

Kadis Dukcapil Lotim Parihin S.Sos, M.AP

HARIANLOMBOK.Com– Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur, Parihin S.Sos, M.AP, yakin layanan pembuatan KTP tetap inklusif dan minim keluhan meski blanko fisik terbatas. Dukungan anggaran dari pusat dan provinsi, ditambah penggalakan Identitas Kependudukan Digital (IKD), menjadi kunci utama.

 

Dalam wawancara terbaru, Parihin ungkapkan perolehan dana segar pasca kunjungannya ke Jakarta. “Alhamdulillah, kemarin saya berangkat ke Jakarta dan dapat 10.000 dari sana. Dari Provinsi NTB juga 4.000, total 14.000 blank Insya Allah, dengan pergerakan 4.000-5.000 KTP per bulan, kita aman dalam 2-3 bulan,” katanya optimis saat ditemui diruangannya, Rabu (18/02/2026).

 

Permintaan KTP di Lombok Timur kata Parihin diakui memang tinggi. Data tahun 2022-2025 mencatat 85.000-100.000 permohonan per tahun, didorong syarat KTP valid untuk bantuan sosial. Saat ini, sekitar 7.000-9.000 warga belum memiliki KTP, mayoritas anak usia 17 tahun atau lansia di pelosok.

Baca Juga :  Gerak Cepat Baznas Lombok Timur Bantu Pemulihan Korban Banjir Dusun Aik Beta

 

Untuk antisipasi kekurangan blanko lanjut dia seperti yang sering terjadi pada awal dan akhir tahun lalu, Parihin tekankan IKD sebagai solusi andalan.

 

“Kita sudah edarkan pamflet dan jadwal IKD untuk masyarakat, terutama pegawai. IKD beda dengan KTP fisik tentunya yang punya Android tinggal validasi via ponsel, tak perlu blanko,” jelasnya.

 

IKD pun makin populer lanjut dia menjelaskan karena diterima oleh bank dan layanan publik lainnya. “Masyarakat yang KTP-nya hilang bisa tunjukkan via HP tanpa repot. Kami sampaikan ke UPT-UPT agar tak antre panjang. Tapi, blanko fisik tetap dicadangkan untuk lansia atau pelosok tanpa Android,” tambah Parihin.

Baca Juga :  Keamanan Berlapis di Layanan Pertanahan: ATR/BPN Tekan Risiko Pencurian Sertipikat

 

Sementara Program jemput bola juga terus digeber. “Kalau anggaran menipis, kita komunikasi ke pusat dan provinsi,” pungkasnya. Langkah ini diharapkan cegah keluhan dan pastikan layanan kependudukan merata di Lombok Timur.

 

Berita Terkait

Yusri Ketua DPRD Lotim Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang, Perkuat Wawasan Kebangsaan
Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian Diacara Pengukuhan MUI NTB
Nusron Wahid Bongkar Penyebab Sertipikat NTB Terhambat: BPHTB Jadi Musuh, Perda Solusinya
PDAM Lotim Diminta Dukung Penuh Program MBG dan Koperasi Merah Putih dengan Air Bersih
Polres Lotim Galakkan Tilang Lagi, Kesadaran Berlalu Lintas Masyarakat Menurun
Paripurna DPRD Lombok Timur: LKPJ 2025 Disahkan, Bupati Komitmen Perbaiki Koordinasi Dana Pusat
Antisipasi Modus Penipuan, ATR/BPN Imbau Warga Verifikasi Petugas Pengukur Tanah
Wabup Edwin di Paripurna DPRD: Pendapatan Melebihi Target, Kemiskinan Susut ke 13,53%  
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB

Yusri Ketua DPRD Lotim Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang, Perkuat Wawasan Kebangsaan

Senin, 13 April 2026 - 09:19 WIB

Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian Diacara Pengukuhan MUI NTB

Minggu, 12 April 2026 - 17:29 WIB

Nusron Wahid Bongkar Penyebab Sertipikat NTB Terhambat: BPHTB Jadi Musuh, Perda Solusinya

Kamis, 9 April 2026 - 11:49 WIB

PDAM Lotim Diminta Dukung Penuh Program MBG dan Koperasi Merah Putih dengan Air Bersih

Rabu, 8 April 2026 - 11:18 WIB

Polres Lotim Galakkan Tilang Lagi, Kesadaran Berlalu Lintas Masyarakat Menurun

Minggu, 5 April 2026 - 07:46 WIB

Antisipasi Modus Penipuan, ATR/BPN Imbau Warga Verifikasi Petugas Pengukur Tanah

Jumat, 3 April 2026 - 07:35 WIB

Wabup Edwin di Paripurna DPRD: Pendapatan Melebihi Target, Kemiskinan Susut ke 13,53%  

Kamis, 2 April 2026 - 16:35 WIB

Keamanan Berlapis di Layanan Pertanahan: ATR/BPN Tekan Risiko Pencurian Sertipikat

Berita Terbaru