Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP Abdul Rachman, S.Tr.K., S.I.K.

Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP Abdul Rachman, S.Tr.K., S.I.K.

HARIANLOMBOK.Com- Lombok Timur — Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP Abdul Rachman, S.Tr.K., S.I.K., menegaskan bahwa penindakan terhadap pelanggar lalu lintas dilakukan secara rutin dan dinamis, bukan sebagai operasi terpusat dengan jadwal tetap. Menurutnya, tindakan represif tersebut merupakan upaya terakhir setelah serangkaian langkah  preventif seperti edukasi dan patroli dijalankan secara berkelanjutan.

 

“Preemptifnya edukasi, preventifnya patroli, itu sudah senantiasa dilakukan. Namun masih ditemui beberapa pelanggaran sehingga kami lakukan upaya paksa berupa tilang,” ujar Abdul Rachman saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/05/26).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

AKP Abdul Rachman menekankan bahwa semua jenis pelanggaran lalu lintas berpotensi mendapat penindakan, tidak hanya pelanggaran terkait penggunaan helm. Penindakan tidak mengikuti patokan waktu atau lokasi tetap; tim lalu lintas Polres akan bergerak secara dinamis menindak di area-area yang masih banyak pelanggaran atau rawan kecelakaan.

Baca Juga :  Bulog Sediakan 8 Ton Beras Fortivit untuk Pemda Lotim

 

“Jika ada pelanggaran, kami lakukan di sana. Tidak ada patokan waktu, tidak ada lokasi yang jelas kami menyesuaikan,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, kepala satuan mengatakan proses penindakan dapat berlangsung setiap hari selama tidak ada kegiatan kepolisian lain yang bertumpuk. Pemilihan lokasi operasi didasarkan pada evaluasi harian dan kondisi di lapangan, sehingga upaya penegakan hukum bisa lebih tepat sasaran.

 

Terkait masukan dari masyarakat soal perlunya penindakan di malam hari, Abdul Rachman menyatakan pihaknya akan mempertimbangkan dan melakukan evaluasi lokasi serta jam yang membutuhkan penindakan.

Baca Juga :  Satlantas Lotim Pasang  Banner Semi-Permanen di Titik Rawan Kecelakaan

 

 “Kita sadari masyarakat sering merasa aman melanggar saat malam karena menilai tidak ada petugas di jalan, sehingga penegakan pada malam hari mungkin perlu diperkuat,” kata dia.

 

Kolaborasi lintas instansi juga terus dijalankan. Polres bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melalui kegiatan Operasi Gabungan (OPGAB), di mana pemeriksaan termasuk aspek pajak kendaraan menjadi fokus Bapenda. Meski demikian, penindakan di lapangan bersifat lebih luas dan tidak hanya bergantung pada keterlibatan Bapenda yang memiliki keterbatasan hari operasional.

Baca Juga :  Alat Berat Beroperasi Tambang Ilegal Sekotong, Kodim 1606 Mataram Siap Bantu Pemerintah Ambil Langkah Tegas

 

Dampak penindakan yang digencarkan selama hampir sebulan terakhir mulai tampak. Menurut Abdul Rachman, frekuensi pelanggaran menurun di lokasi-lokasi yang kerap ditindak, dan kesadaran pengguna jalan menunjukkan peningkatan meski belum mencapai kepatuhan penuh.

 

 “Perubahannya ada, itulah yang kami inginkan; kami ingin perubahan itu terus berlanjut sampai semuanya tertib,” ujarnya.

 

AKP Abdul Rachman mengingatkan bahwa kedisiplinan berkendara harus lahir dari kesadaran, bukan semata takut ditilang. Penggunaan helm, misalnya, harus dipandang sebagai kebutuhan keselamatan pribadi dan publik, bukan sekadar untuk menghindari sanksi. Ia mengimbau masyarakat agar tidak menunggu penyesalan, melainkan mempersiapkan diri dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama.

Berita Terkait

Polresta Mataram Sisir Lokasi Sabung Ayam Usai Terima Aduan Warga
Dengan Prinsip Trilogi, Nurdin Siap Membangun Desa Gapuk Berkesinambungan 
Pembalap Motto GP Asal Spanyol Alami Kecelakaan,Tim Medis Basarnas Evakuasi Dengan Helikopter
Basarnas Matangkan Kesiapsiagaan Evakuasi Medis Udara Menyambut MotoGP Mandalika 2026 
Matangkan Kesiapan Pengamanan dan Evakuasi MotoGP 2026, Korem 162/WB Paparan Sistem Tactical Floor Game
Kodam XXX/Rinambora Resmi Terbentuk, Presiden Prabowo Tunjuk Mayjen Edi Saputra Sebagai Pangdam Pertama
Upacara HUT TNI 81, Korem 162/WB Teguhkan Komitmen “TNI kuat Bersama rakyat”
Kurangi Peran “Joki” Sertifikat, ATR/BPN Hadirkan MasNya untuk Edukasi Warga di TikTok
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Polresta Mataram Sisir Lokasi Sabung Ayam Usai Terima Aduan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Dengan Prinsip Trilogi, Nurdin Siap Membangun Desa Gapuk Berkesinambungan 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Pembalap Motto GP Asal Spanyol Alami Kecelakaan,Tim Medis Basarnas Evakuasi Dengan Helikopter

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Basarnas Matangkan Kesiapsiagaan Evakuasi Medis Udara Menyambut MotoGP Mandalika 2026 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Matangkan Kesiapan Pengamanan dan Evakuasi MotoGP 2026, Korem 162/WB Paparan Sistem Tactical Floor Game

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Upacara HUT TNI 81, Korem 162/WB Teguhkan Komitmen “TNI kuat Bersama rakyat”

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kurangi Peran “Joki” Sertifikat, ATR/BPN Hadirkan MasNya untuk Edukasi Warga di TikTok

Rabu, 30 September 2026 - 17:17 WIB

Konstatering Laham Samota, Kuasa Hukum Sri Marjuni Beberkan Perbedaan Batas dan Letak Objek 

Berita Terbaru