Kabid Keswan Lotim Bagikan Tips Membeli Hewan Kurban yang Sehat 

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Keswan DRH. Hultatang. (Foto: Harian Lombok/Royan).

Kabid Keswan DRH. Hultatang. (Foto: Harian Lombok/Royan).

HARIAN LOMBOK – Dinas peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Lombok Timur mencatat sampai dengan hari ini terdapat sebanyak 800 ekor hewan ternak yang akan di kurban pada hari raya Idul Adha mendatang.

Kabid Keswan drh. Hultatang, menjelaskan angka 800 hewan ternak yang akan di kurban pada Idul Adha mendatang tersebut merupakan data sementara yang dapat dihimpun dinas peternakan di semua kecamatan di Lombok Timur, diperkirakan angka tersebut akan terus bertambah menjelang satu minggu Idul Adha.

“Untuk sapi saat ini totalnya 632 ekor dan kambing 168 ekor”, ucap drh. Hultatang, saat ditemui media diruang kerjanya, Kamis 30 Mei 2024.

Masih kata Hultatang, mengingat angka hewan yang akan di kurban pada idul adha mendatang akan terus meningkat, dinas peternakan dan kesehatan hewan kemudian membentuk tim pengawasan terhadap hewan kurban di Masing-masing kecamatan dan desa.

“Tugas kami di dinas tentu akan melakukan pengawasan terhadap hewan kurban dan itu kita fokuskan diseluruh desa, adapun tujuan dari dilakukannya pengawasan tidak lain dalam rangka memastikan hewan yang akan dikurban oleh panitia maupun perorangan itu adalah hewan kurban yang sehat cukup umur dan tidak terinfeksi penyakit”, katanya.

Baca Juga :  Masyarakat Lombok Terima Hewan Kurban dari Yayasan HBK Peduli

Kenapa pengawasan terhadap hewan yang akan di kurban ini penting dilakukan oleh dinas peternakan dan kesehatan hewan karena mengingat di lotim masih terdapat kasus hewan ternak yang terinfeksi cacing hati.

“Pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan tujuannya untuk memastikan hewan kurban yang di potong itu betul-betul hewan yang sehat” ulasnya

Baca Juga :  Dua Raperda Ditetapkan DPRD, Pj Bupati Lotim Ucapkan Terima Kasih

Dinas peternakan dan kesehatan hewan juga mengimbau, masyarakat ataupun panitia hewan kurban untuk dapat membeli hewan kurban yang sehat di pasar.

“Ciri-ciri hewan kurban yang sehat adalah gemuk, matanya bersinar cerah tidak ada leleran air mata, tidak ada infeksi cacing pada mata, tidak ada leleran lendir dari mulut dan hidung, kulitnya bersih dan tidak kusam, kakinya tidak pincang, jika disentuh ada respon dan terlihat selalu waspada”, pungkasnya.***

Berita Terkait

Volume Dokumen Meledak, Kepala BPN Lombok Timur Tekankan Penguatan Sistem Arsip
Dari Latihan Militer ke Pelayanan Publik: Wamen Ossy Harap ASN Komcad Terapkan Nilai Disiplin dan Empati
Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN
Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat
Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR
5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:07 WIB

Volume Dokumen Meledak, Kepala BPN Lombok Timur Tekankan Penguatan Sistem Arsip

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:00 WIB

Dari Latihan Militer ke Pelayanan Publik: Wamen Ossy Harap ASN Komcad Terapkan Nilai Disiplin dan Empati

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:54 WIB

Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN

Senin, 25 Mei 2026 - 11:53 WIB

Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:26 WIB

Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Berita Terbaru

Hukrim

Gandeng Kreator Konten, KPK Kemas Kampanye Antikoru

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:20 WIB