Mataram – NTB Pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT-TNI) ke 81 5 Oktober 2026 berlangsung di Lapangan Trisula Yonif 742 / SWT Mataram Nusa Tenggara Barat.
Adapun Thema yang di usung kali ini adalah “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Upacara dipimpin oleh Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., selaku Inspektur Upacara. Upacara diikuti prajurit TNI, ASN, serta berbagai unsur dan komponen masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Provinsi NTB diantaranya Gubernur NTB, Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB, Wakapolda NTB, Danlanal Mataram, Danlanud ZAM, serta sejumlah pejabat pemerintahan, TNI-Polri, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat serta keluarga besar TNI dan tamu undangan.
Dalam amanat Panglima TNI, Danrem 162/Wira Bhakti menyampaikan bahwa peringatan HUT Ke-81 TNI merupakan momentum untuk memperkuat tekad dan komitmen seluruh prajurit dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi seluruh kekayaan Nusantara.
Disampaikan pula apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI dimana pun bertugas atas dedikasi, loyalitas, kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.
“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” demikian penekanan dalam amanat yang dibacakan pada upacara tersebut.
Seiring dengan semakin kuatnya dukungan negara terhadap TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan, seluruh prajurit dituntut untuk meningkatkan kompetensi, kesiapan dan profesionalisme sesuai bidang tugas masing-masing.
Dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berkembang, TNI juga dituntut untuk mampu merespons berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah hingga tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya negara.
Untuk menjawab berbagai tantangan tersebut, seluruh prajurit TNI ditekankan agar menjadikan **PRIMA** sebagai budaya dalam melaksanakan pengabdian.
Lima penekanan tersebut meliputi “Profesional”, dengan menguasai tugas dan tanggung jawab serta meningkatkan kompetensi melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis; “Responsif”, dengan meningkatkan kepekaan terhadap perubahan dan potensi ancaman; “Integratif”, dengan membangun sinergi bersama seluruh komponen bangsa; Modern, dengan menguasai dan mengoptimalkan Alpalhankam serta teknologi, dan Adaptif, dengan menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai pembelajaran serta terus mengembangkan inovasi.
Danrem 162/Wira Bhakti menegaskan bahwa semangat HUT Ke 81 TNI bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat soliditas, profesionalisme dan sinergi TNI dengan seluruh komponen bangsa.
“TNI kuat bersama rakyat merupakan kekuatan utama dalam menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Korem 162/Wira Bhakti akan terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen bangsa, serta melaksanakan tugas secara profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif” tegas Danrem 162/Wira Bhakti.“tegas Danrem.
Melalui momentum HUT Ke-81 TNI Tahun 2026, Danrem 162/Wira Bhakti mengajak seluruh prajurit dan komponen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan, menjaga kondusivitas wilayah, serta bersama-sama mendukung pembangunan nasional demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. Penrem162.
Penulis : Achmad Sahib
Editor : Achmad Sahib
Sumber Berita : Penrem 162/WB















