Nelayan Sekotong, Ditemukan Tewas Diteluk Pewaringan Setelah Tiga Hari Pencarian

- Jurnalis

Senin, 20 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harianlombok.com – Lombok Barat, Nurasah (43), nelayan yang dilaporkan hilang sejak Kamis (16/6) di sekitar Teluk Pewaringan, Sekotong Barat, Lombok Barat akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dilokasi yang sama pada pencarian hari ketiga.

Tim SAR gabungan dari Kantor SAR Mataram, TNI, Polri, P3LS (Perkumpulan Penyelam Profesional Lombok Sumbawa), yayasan Deep Blue Sea, RPAI, nelayan, warga setempat, dan lainnya menemukan korban pada Sabtu (18/6) sore.

Baca Juga :  Dari Air Terjun Selir, Ada Jalur Ekstrim Ke Deniang

“Korban ditemukan pukul 16.29 Wita, ngambang dengan posisi tersangkut di keramba mutiara,” kata Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH.

Jarak penemuan sekitar 500 meter arah Barat dari lokasi ditemukannya perahu korban. Nelayan asal Dusun Pewaringan Desa Pelangan Kec. Sekotong Lombok Barat tersebut dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga yang sudah berada di Teluk Pewaringan.

“sudah diserahkan ke pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan ditutup,”tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Nurasah pergi melaut pada Kamis (16/6) dini hari.

Baca Juga :  Wujudkan Komitmen Menekan peredaran Rokok Ilegal, Kantor Bea Cukai Mataram, Musnahkan Jutaan Batang Rokok Hasil Tangkapan

Namun sekitar jam satu siang perahunya ditemukan tersangkut di longline (keramba) mutiara yang berada di Teluk Pewaringan. Dicurigai korban hilang saat perjalanan pulang mencari ikan.

Sempat dilakukan pencarian oleh nelayan/warga setempat sebelum dilaporkan ke pihak terkait.

Berita Terkait

Didorong Kembali Oleh Para Tokoh, Ahmad Kariawan Akan Tampil Kembali Mengisi Bursa Pemilihan Kades Jagaraga Indah
FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab
Lantik PLT Sekda, Wabup Nurul Adha Ingatkan, ‘Melantik Itu Tidak Berat, Yang Berat Amanah Jabatan”
Hakim PN Selong Ultimatum JPU Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Wartawan Mugni Ilma
Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat
Plh Sekda Lombok Barat Pantau Kesiapan Petugas Damkarmat dan Waspadai Aduan Prank
Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 
Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar
Berita ini 49 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:13 WIB

Didorong Kembali Oleh Para Tokoh, Ahmad Kariawan Akan Tampil Kembali Mengisi Bursa Pemilihan Kades Jagaraga Indah

Selasa, 8 September 2026 - 12:31 WIB

FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab

Selasa, 8 September 2026 - 09:03 WIB

Lantik PLT Sekda, Wabup Nurul Adha Ingatkan, ‘Melantik Itu Tidak Berat, Yang Berat Amanah Jabatan”

Senin, 7 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim PN Selong Ultimatum JPU Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Wartawan Mugni Ilma

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat

Kamis, 3 September 2026 - 09:16 WIB

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 

Rabu, 2 September 2026 - 08:33 WIB

Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:11 WIB

Sadar Lingkungan Bersih, SIMBAR Ajak Pokdarwis Bersihkan Sampah Pantai Cemare

Berita Terbaru