Kepada Danrem 162/WB, Tgh. Muhlis Ibrahim Akui Hubungan Emosional TNI Dengan Pesantren

- Jurnalis

Senin, 4 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

harianlombok.com – Lombok Barat,Dalam rangka mempererat hubungan antara Korem 162/WB dengan Pondok Pesantren yang ada diwilayah satuan tugas, Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo MM melaksanakan kunjungan silaturahmi ke PP Al-Islahuddiny Kediri Lombok Barat, Senin ( 4/7/22 ).

Kehadiran Brigjen TNI Sudarwo Aris Nurcahyo, S.Sos., M.M., beserta Rombongan diterima oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Islahuddin Tgh.Muhlis Ibrahim Yang didampingi beberapa Tuan Guru dan Pengurus Ponpes.

Dalam suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan, Danrem mengungkapkan meskipun keyakinan saya berbeda, tetapi saya sudah terbiasa dan tetap membangun komunikasi bahkan hubungan emosional dengan tokoh-tokoh agama tanpa melihat perbedaan.

Kehadiran saya di Pondok Pesantren ini, bukan kali pertama, namun jabatan saya yang berbeda, sebelumnya saya menjabat Kasrem, kemudian dipercayakan untuk menggantikan Brigjen TNI ( Purn ) Lalu Rudy yang sudah memasuki masa Pensiun Jelas Danrem.

Baca Juga :  Mutasi Jabatan Dilingkungan Korem 162/WB, Sejumlah Perwira Dapat Tugas Baru

Hubungan kami dengan Pak Lalu Rudy, sudah seperti saudara, dan sesuai pesan beliau setelah menduduki jabatan sebagai Orang Nomor satu dijajaran Korem 162/WB saya akan melanjutkan program yang sudah kami rencanakan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Silaturahmi ini untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat Danrem 162/WB yang baru, dan “Kunjungan ini juga untuk mendapat masukan dari tokoh agama serta dukungan spiritual dalam melayani masyarakat NTB yang mayoritas beragama Islam dan masih kental dengan adat istiadatnya,” Papar Jendral yang Humanis.

Pada kesempatan itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al Islahuddiny Kediri,Tgh.Muhlis Ibrahim yang didampingi beberapaTuan Guru dan Pengurus Menyampaikan terima kasih atas penghargaan kunjungan Danrem secara khusus ke Pondok Pesantren Islahuddin.
Beliau juga memaparkan bahwa pondok pesantren Islahuddin berdiri sejak lama dan memiliki 58 cabang yang tersebar dipulau Lombok dan dan beberapa cabang juga tersebar diluar Lombok bahkan luar Provonsi.

Baca Juga :  Danrem 162 Letakan Batu Pertama Pembangunan Pos Ramil Praya Barat

Soal keyakinan yang berbeda, siapapun pemimpin dia adalah Ulil Amri Mingkum dan harus diikuti sebagai pemimpin.
Sejarah hubungan antara ponpes Islahuddin dengannTNI AD sudah mendarah daging.
Tgh Mukhlis menjelaskan sejak Orang Tua Kami mendirikan dan mensyiarkan Islam, hubungan dengan TNI AD sangat dekat.

Baca Juga :  Haul ke 100 TGH Umar Kelayu Dihadiri Paslon Luthfi-Wahid dan Rohmi-Firin

Bahkan beliau mengakui andai tak ada TNI Mungkin kami tidak bisa seperti ini, karena dalam sejarah pembantaian PKI para ulama mengambil peran dan menyatu dengan TNI AD.
Membangun Hubungan emosional dengan TNI adalah Suatu Kebanggaan Bagi kami karena sejarah mencatat antara perjuangan Islam dengan Tentara tidak akan bisa dipisahkan.

Diakhir kunjungan Danrem memberikan Cinderamata kepada Pimpinan Pondok Pesantren Islahuddin sebagai tanda Tali asih, turut hadir mendampingi Danrem 162/WB Kasi Ter Kasrem 162/WB Letkol Czi I Gusti Putu Dwika, Dandim 1606 Letkol Arm Arief Rahman, Kapenrem 162 Mayor Inf Asep Okinawa, Dantim Interem 162/WB Kapten Chb Wahyu Amri.

Berita Terkait

Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Komisi Pemberantasan Korupsi Mulai Intensifkan Penyidikan
Presedium FPII : Labeli “Londo Ireng Pada Insan Pers”, Membuka Fakta Bahwa Prabowo Negarawan Tak Berbobot
Sebut wartawan Londo Ireng, PWO IN Anggap Prabowo Ngomongan Orang Keblinger
Usai Geledah Kantor Bupati Lombok Barat, Tim KPK Datangi Dinas PUPR dan Pendopo Bupati
KPK Geledah Sejumlah Ruangan Di Kantor Bupati Lombok Barat
Meski Diwarnai Dinamika, Garda Satu NTB Apresiasi Penyelenggaraan Porprov 2026 ‎
Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Tanjung Katupa, 45 Orang Penumpang Selamat
Tegas, TGH. Muhlis Ibrahim Berikan Deadline  3×24 Jam Kepada TV One Untuk Datang Minta Maaf
Berita ini 114 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:33 WIB

Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Komisi Pemberantasan Korupsi Mulai Intensifkan Penyidikan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:29 WIB

Presedium FPII : Labeli “Londo Ireng Pada Insan Pers”, Membuka Fakta Bahwa Prabowo Negarawan Tak Berbobot

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:50 WIB

Sebut wartawan Londo Ireng, PWO IN Anggap Prabowo Ngomongan Orang Keblinger

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

KPK Geledah Sejumlah Ruangan Di Kantor Bupati Lombok Barat

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:02 WIB

Meski Diwarnai Dinamika, Garda Satu NTB Apresiasi Penyelenggaraan Porprov 2026 ‎

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:31 WIB

Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Tanjung Katupa, 45 Orang Penumpang Selamat

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:11 WIB

Tegas, TGH. Muhlis Ibrahim Berikan Deadline  3×24 Jam Kepada TV One Untuk Datang Minta Maaf

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:54 WIB

Tayangan Berita Tv One Di Protes Keras Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddin

Berita Terbaru