
HARIANLOMBOK.Com– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menunjukkan komitmennya dalam mempercepat layanan administrasi kependudukan dengan meluncurkan program “jemput bola” ke sekolah-sekolah. Program ini ditujukan untuk mempermudah para siswa yang telah berusia 17 tahun ke atas mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik tanpa harus mengganggu aktivitas belajar mereka.
Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dukcapil Lombok Timur, Ma’ad Adnan, mengatakan bahwa inisiatif ini diambil untuk mengatasi kendala yang sering dialami siswa, seperti keterbatasan waktu dan jarak untuk mengurus pembuatan KTP di kantor Dukcapil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin memastikan semua siswa yang sudah memenuhi syarat bisa memiliki KTP tanpa harus mengganggu kegiatan belajar mereka,” ujarnya pada Kamis (04/09/25)
Program jemput bola ini tidak hanya meliputi perekaman data KTP baru, tetapi juga membantu siswa yang membutuhkan perubahan data, seperti penyesuaian nama atau tanggal lahir yang belum sinkron antara Kartu Keluarga (KK) dan ijazah.
Ma’ad menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari prioritas yang didorong langsung oleh Bupati Lombok Timur guna meningkatkan kualitas layanan publik di bidang administrasi kependudukan.
“Bupati sangat mendorong kami untuk mempercepat proses ini, sehingga kami proaktif mendatangi sekolah-sekolah,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan program tersebut, pada kunjungan di Madrasah Aliyah Mu’allimin-Mu’allimat NWDI Kelayu, Kecamatan Selong, Dukcapil Lombok Timur berhasil melakukan perekaman KTP untuk sebanyak 28 siswa. Dari jumlah tersebut, 25 KTP telah berhasil dicetak, sementara 3 KTP lainnya masih dalam proses penyelesaian.
Keberhasilan layanan jemput bola ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi erat antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya para pelajar, dalam mengakses hak-hak sipil mereka. Dinas Dukcapil Lombok Timur berkomitmen untuk melanjutkan program serupa di sekolah-sekolah lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Timur.
Dengan program ini, diharapkan seluruh pelajar Lombok Timur dapat segera mendapatkan identitas resmi mereka, yang sangat penting untuk mengakses berbagai layanan dan fasilitas publik sebagai warga negara.













