Rumah Sakit Sehat BAZNAS di Lombok Timur, Warisan Baru untuk Pelayanan Kesehatan Dhuafa

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BAZNAS Lotim H. Muhammad Kamli

Ketua BAZNAS Lotim H. Muhammad Kamli

HARIANLOMBOK.Com- Kabupaten Lombok Timur (Lotim) menorehkan sejarah baru di bidang kesehatan dan filantropi Islam. BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Pusat telah menunjuk Lotim sebagai lokasi pembangunan Rumah Sakit Sehat BAZNAS (RSSB), yang akan menjadi satu-satunya dan Pilot Project pertama di seluruh Indonesia.

 

Kabar gembira ini disampaikan oleh Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, dalam keterangannya hari ini Jumat (5/12) “Alhamdulillah, melalui proses dan ikhtiar yang cukup panjang, Lombok Timur dipercaya menjadi tuan rumah dan penerima manfaat program Rumah Sakit Sehat BAZNAS,” ujar H. Muhammad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebagai wujud nyata komitmen ini, rombongan BAZNAS Pusat yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS, akan tiba di Lombok Timur pada Kamis, 11 Desember 2025. Kedatangan 7 orang rombongan ini akan disambut langsung oleh Bapak Bupati Haji Herwarsi di Pendopo.

Baca Juga :  Dari Latihan Militer ke Pelayanan Publik: Wamen Ossy Harap ASN Komcad Terapkan Nilai Disiplin dan Empati

 

Selain meninjau persiapan pembangunan RSSB, kehadiran rombongan BAZNAS Pusat juga dalam rangka membuka Rapat Koordinasi Daerah (Raporda) BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat.

 

Setelah acara di Pendopo, rombongan akan langsung menuju lokasi yang telah disiapkan, yakni Rumah Sakit Labuhan Haji. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, atas kebijakan Bupati, telah melimpahkan rumah sakit tersebut kepada BAZNAS Lombok Timur.

 

“Bapak Bupati begitu semangatnya mengembalikan marwah rumah sakit itu. Kita ketahui, pembangunan pondasi awalnya dibangun dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang pada waktu itu bernama BASDA Kabupaten Lombok Timur,” jelas H. Muhammad.

Baca Juga :  Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

 

Rumah Sakit Labuhan Haji nantinya akan berganti fungsi dan nama menjadi Rumah Sakit Sehat BAZNAS. Sementara itu, pelayanan RS Lotim Labuhan Haji akan dipindah ke lokasi baru di Kecamatan Masbagi (sekitar Pasar Hewan Masbagi). Kesepakatan alih fungsi ini telah 100% disetujui, menyusul persentasi kondisi rumah sakit yang dilakukan langsung oleh Bupati dan jajaran di BAZNAS Pusat.

 

Sesuai dengan namanya, Rumah Sakit Sehat BAZNAS didirikan untuk melayani kaum fakir dan miskin. H. Muhammad menegaskan bahwa semua masyarakat Lombok Timur yang membutuhkan pelayanan kesehatan di RSSB akan digratiskan 100% dari seluruh biaya.

Baca Juga :  Puluhan Pemilih Potensial di Sakra Barat Terancam Disandera Hak Pilihnya

 

Komitmen BAZNAS Lotim terhadap kesehatan kaum dhuafa sudah terlihat, di mana saat ini telah menanggung premi BPJS Kesehatan untuk 1.000 orang miskin setiap bulannya. Kehadiran RSSB ini diharapkan semakin memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di Lombok Timur. Masyarakat miskin maupun fakir dipersilakan untuk hadir dan memanfaatkan Rumah Sakit Sehat BAZNAS untuk kembali sehat lahir dan batinnya.

 

“Seluruh biaya yang bersangkutan, termasuk yang berhubungan dengan BPJS, akan ditanggulangi sepenuhnya oleh BAZNAS Kabupaten Lombok Timur,” pungkasnya.

Berita Terkait

Senggigi Sunset Show Terobosan Baru, Meramaikan Pusat Central Pariwasata NTB
Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil
Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal
Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan
Didorong Kembali Oleh Para Tokoh, Ahmad Kariawan Akan Tampil Kembali Mengisi Bursa Pemilihan Kades Jagaraga Indah
FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab
Lantik PLT Sekda, Wabup Nurul Adha Ingatkan, ‘Melantik Itu Tidak Berat, Yang Berat Amanah Jabatan”
Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 10:03 WIB

Senggigi Sunset Show Terobosan Baru, Meramaikan Pusat Central Pariwasata NTB

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal

Selasa, 15 September 2026 - 20:52 WIB

Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Senin, 14 September 2026 - 15:13 WIB

Didorong Kembali Oleh Para Tokoh, Ahmad Kariawan Akan Tampil Kembali Mengisi Bursa Pemilihan Kades Jagaraga Indah

Selasa, 8 September 2026 - 12:31 WIB

FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab

Selasa, 8 September 2026 - 09:03 WIB

Lantik PLT Sekda, Wabup Nurul Adha Ingatkan, ‘Melantik Itu Tidak Berat, Yang Berat Amanah Jabatan”

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat

Berita Terbaru