Capaian dan Kinerja Pj Bupati Lotim Triwulan III Diapresiasi oleh Tim Evaluator

- Jurnalis

Jumat, 12 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN LOMBOK – Penjabat (Pj.) Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik, didampingi Pj.Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Asisten, serta sejumlah pimpinan OPD, mengikuti rangkaian evaluasi kinerja penjabat kepala daerah triwulan ke III, Jum’at, (12 di lantai 8 Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Pj Bupati, memaparkan 10 indikator termasuk pemerintahan, layanan publik, kesehatan, pendidikan, perizininan, lapangan kerja dan sub indikator lainnya.

Beberapa capain, seperti di bidang pelayanan kesehatan masyarakat dengan pemenuhan cakupan kesehatan semesta (universal health coverage=UHC) dijabarkan di hadapan evaluator yang terdiri dari 8 orang. Setelah mencapai 95% lebih pada akhir 2023, di pertengahan tahun 2024 ini, Lombok Timur telah mencapai UHC 99,16% setara 1,392.488 jiwa dari total 1.404.343 jiwa sehingga target UHC tahun 2024 yakni 98 % sudah terlampaui. Pemerintah sendiri mengalokasikan anggaran/dana lebih dari Rp. 73 miliar pada tahun 2024 dengan peningkatan hampir Rp.34 miliar dibanding tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya pencegahan sejak dini terhadap polio, perhatian terhadap petugas gizi sebagai ujung tombak di lapangan, komitmen tersebut, juga mendapat apresiasi dari tim evaluator, terdapat 219.458 anak umur 0-7 tahun menjadi sasaran dengan ketersediaan 4.122 pos PIN.

Baca Juga :  Masyarakat Lotim Diminta Jangan Mudah Percaya Hasil Hitung Cepat Presisi

Secara khusus, Pemda berupaya memberikan perlindungan kepada masyarakat rentan seperti petani tembakau, juga Badan Keamanan Desa (BKD) serta nelayan. Pemda memfasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 4.800 orang anggota BKD, petani tembakau 17.500 orang, dan nelayan 550 orang, dengan total dana Rp. 2.967.340.000.

” Kita fasilitasi pekerja rentan seperti petani tembakau, anggota BKD untuk program BPJS ketenakerjaan, pemerintah harus hadir untuk menopang semua itu,” jelasnya.

Selain itu, Pj. Bupati juga memaparkan, Pemda juga menjalin MoU dengan Yayasan Relief Islami Indonesia untuk pemberdayaan masyarakat dalam penanganan kemiskinan ekstrem. Tidak itu saja, Pemda juga tengah berupaya menuntaskan pelayanan Air Bersih melalui SPAM Pantai Selatan yang akan menyediakan 10.000 Sambungan Rumah (SR) bagi 25.000 jiwa yang diperuntukkan untuk meningkatkan capaian kebutuhan air minum warga Lombok Timur.

Dari sisi pengendalian inflasi daerah yang terus dipantau setiap pekannya, Pemda bekerja sama dengan daerah penghasil bawang merah, dalam hal ini Kabupaten Bima, melakukan stabilisasi harga bahan pokok. Mendirikan Kios Inflasi bekerja sama dengan Bank Indonesia, Bank NTB Syariah dan BUMD, juga melanjutkan kegiatan sidak bersama Forkopimda ke Agen dan Distributor bahan pokok, termasuk sidak distributor dan agen pupuk bersubsidi menjadi langkah yang ditempuh Pemda di bawah kepemimpinan Pj. Bupati H. Muhammad Juaini Taofik.

Baca Juga :  Dansatgas TMMD Kodim 1615/Lotim Yakin Pembangunan Pemukiman Tuntas Sesuai Target

Tidak itu saja, salah satu program peningkatan akses keuangan masyarakat, yaitu LOTIM BERKEMBANG sebagai salah satu upaya mendorong tumbuh kembang sektor UMKM yang telah berjalan, mampu menjangkau 1.655 UMKM dengan nilai subsidi Rp.463.665.000 dan nilai kredit Rp.15.455.500.000.

Yang juga didorong Pemda adalah, optimalisai pajak daerah melalui digitalisasi. Pemda telah me-launching aplikasi e-pajak daerah terintegrasi Kanal Digital (administrasi dan Pembayaran). Sampai dengan bulan Juni 2024 tercatat transaksi non tunai untuk pajak daerah mencapai Rp. 27,733 miliar lebih.

” Pemerintah Lombok Timur terus berupaya memastikan hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjembatani kebutuhan masyarakat dan para pelaku usaha, serta elemen-elemen lainnya agar terwujud keselarasan demi mewujudkan Lombok Timur Berkemajuan,” ucapanya.

Di aspek pelayanan publik, keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) menjadi pola pelayanan baru bagi masyarakat Lombok Timur.

Baca Juga :  Angin Segar Pemkab Lotim: THR Rp500 Ribu Pertama untuk Kader Posyandu dan BKD Desa

Hal itu karena masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai bentuk layanan publik di tempat yang menyatu dengan kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) tersebut.

MPP menyediakan 17 gerai pelayanan mulai dari kependudukan hingga BPJS Ketenagakerjaan. Bahkan ada pula gerai UMKM dan Dekranasda dengan produk kerajinan-kerajinan, souvenir dan makanan khas produk UMKM.

” Keberadaan MPP diharapkan dapat memberikan pengalaman mengurus pelayanan publik yang lebih nyaman, cepat, dan tepat bagi masyarakat, sebagai upaya optimalisasi pelayanan publik,” harap Pj.Bupati.

Terlepas dari apresiasi tim evaluator terhadap kinerja pengendalan inflasi, stunting pelayanan publik, Pj. Bupati dalam kesempatan tersebut, menyampaikan komitmen untuk melaksanakan semua saran dan masukan yang disampaikan tim evaluator, seperti peningkatan pengawasaan distribusi pupuk bersubsidi di tengah-tengah petani.

Pj. Bupati menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak, atas capaian dan kinerja, kerjasama selama ini dalam melaksanakan pemerintahan, pembangunan dan upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih kepada rekan-rekan. Ini bukan capain personil, ini hasil team work yang baik,”tambahnya usai mengikuti evaluasi kinerja.***

Berita Terkait

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil
Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal
Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan
FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab
Lantik PLT Sekda, Wabup Nurul Adha Ingatkan, ‘Melantik Itu Tidak Berat, Yang Berat Amanah Jabatan”
Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat
Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 
Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal

Selasa, 8 September 2026 - 12:31 WIB

FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab

Selasa, 8 September 2026 - 09:03 WIB

Lantik PLT Sekda, Wabup Nurul Adha Ingatkan, ‘Melantik Itu Tidak Berat, Yang Berat Amanah Jabatan”

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat

Kamis, 3 September 2026 - 09:16 WIB

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 

Rabu, 2 September 2026 - 08:33 WIB

Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Kepala Dinas Dukcapil Lombok Timur: Pencapaian IKD Sudah 11,17% dari Target 15%

Berita Terbaru