Sitti Rohmi Djalillah Inspirasi Ibu-Ibu NTB

- Jurnalis

Minggu, 23 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitti Rohmi Djalillah bersama Yuli S Komalasari. (Foto: Harianlombok.com).

Sitti Rohmi Djalillah bersama Yuli S Komalasari. (Foto: Harianlombok.com).

HARIAN LOMBOK – Sitti Rohmi Djalillah adalah cucu pahlawan nasional TGKH M. Zainuddin Abdul Madjid, yang dikenal dengan nama Hamzanwadi. Sebagai cucu pertama dari ulama besar yang juga pendiri Pondok Pesantren Darunnahdlatain, Sitti Rohmi memiliki latar belakang yang penuh dengan inspirasi dan dedikasi.

Walaupun berasal dari keluarga besar ulama dan pahlawan nasional, Sitti Rohmi tetap hidup bersahaja dan mandiri. Saat masa mudanya, ia menempuh studi Teknik Kimia di ITS Surabaya. Ketika tinggal di Bekasi, Jawa Barat, ia pernah bekerja sebagai sales keliling peralatan rumah tangga menggunakan sepeda. Perjalanan kariernya terus meningkat hingga menjadi Manajer di PT Newmont Nusa Tenggara. Kemudian, Sitti Rohmi menjadi Ketua DPRD Lombok Timur, dan saat ini menjabat sebagai Rektor Universitas Hamzanwadi, perguruan tinggi yang dirintis oleh kakeknya.

Banyak hal yang dilakoninya sebelum menjadi pejabat negara, termasuk menjadi Ketua Pimpus Muslimat Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah, sebuah organisasi yang memiliki peran penting dalam pemberdayaan wanita. Kiprahnya ini serupa dengan peran Khofifah Indar Parawansa, Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur. Dukungan dari ulama, santri, dan Muslimat NU di Jawa Timur berhasil mengantarkan Khofifah ke posisi tersebut.

Jika Sitti Rohmi Djalillah ditakdirkan menjadi Gubernur NTB pada tahun 2024, ia akan mencetak sejarah sebagai gubernur wanita pertama di NTB. Perempuan telah membuktikan kiprahnya di berbagai tingkatan pejabat eksekutif di NTB, seperti Bupati Bima Indah Damayanti, Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun, serta di legislatif dengan Isvi Ruvaeda sebagai Ketua DPRD NTB dan Hajjah Nurhidayah sebagai Ketua DPRD Lombok Barat.

Di tingkat nasional, peran perempuan juga sangat diperhitungkan. Misalnya, Ibu Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri yang sangat berpengaruh di percaturan internasional, dan Ibu Sri Mulyani, Menteri Keuangan yang telah menjabat dalam berbagai kabinet dari era Presiden Megawati, Presiden SBY, hingga Presiden Jokowi.

Baca Juga :  Kegiatan Olah Raga Dan Bhakti Sosial, Menyambut HUT TNI Ke 78

Jika NTB memilih Sitti Rohmi Djalillah menjadi Gubernur NTB, maka daerah tersebut akan mencetak sejarah dengan menjadikan perempuan sebagai pemimpin yang inspiratif, melanjutkan tradisi kuat perempuan berpengaruh di Indonesia. Pengalamannya yang mumpuni sebagai pejuang kehidupan, pekerja profesional, pejabat legislatif, dan eksekutif tentu membawa harapan bahwa Ummi Rohmi, panggilan akrab dari santri dan masyarakat, akan membawa NTB menuju kemajuan dan daya saing di masa yang akan datang.

Sebagai pendidik, saya sangat terinspirasi oleh kehidupan Ummi Rohmi. Beberapa waktu lalu, saya memimpin diskusi para pegiat lintas aktivitas di Nusa Tenggara Barat langsung bersama beliau. Saya banyak mendapatkan pelajaran berharga dari interaksi singkat dengan Ummi Rohmi. Kesan yang mendalam dan raut keibuan yang tidak hilang meskipun dia pernah menjabat setingkat gubernur di Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  Terlibat Korupsi Rp2,7 Milyar, Kejari Mataram Tahan PPK Dinsos Lobar

Bagi saya, peran ibu setinggi apapun jabatannya tidak akan pernah terlepas dari sifat keibuan itu sendiri—ngemong dan mengayomi. Latar belakangnya sebagai pendidik, pekerja profesional, dan politisi tak membuat dia jumawa dan tidak melupakan perannya sebagai ibu untuk anak-anaknya. Anaknya Abdul Basith adalah ulama/pendidik lulusan Al-Azhar, Kairo, Mesir, sementara anaknya yang lain adalah seorang ibu muda yang menjadi dokter lulusan Universitas Indonesia. Anak bungsunya, buah cinta dengan H. Khairul Rizal, adalah seorang tahfiz cilik.

Inspiratif dan banyak pelajaran yang bisa kita petik dari kehidupannya. Walaupun dia adalah seorang ibu rumah tangga pada umumnya, Sitti Rohmi tidak melepas perannya sebagai istri dan mampu berkontribusi dengan berbagai amanah jabatan yang diembannya.***

Penulis : Royan

Berita Terkait

Kurangi Peran “Joki” Sertifikat, ATR/BPN Hadirkan MasNya untuk Edukasi Warga di TikTok
Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil
Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal
Hasbi Kades Kuripan’ Induk: Visi Misi Hanya Retorika, Masyarakat Menunggu Ekspektasi
Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab
Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kurangi Peran “Joki” Sertifikat, ATR/BPN Hadirkan MasNya untuk Edukasi Warga di TikTok

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal

Rabu, 16 September 2026 - 14:26 WIB

Hasbi Kades Kuripan’ Induk: Visi Misi Hanya Retorika, Masyarakat Menunggu Ekspektasi

Selasa, 15 September 2026 - 20:52 WIB

Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Selasa, 15 September 2026 - 11:37 WIB

Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

Selasa, 8 September 2026 - 12:31 WIB

FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat

Berita Terbaru