Lapas Selong dan UNRAM Jajaki Kerja Sama Pengembangan Lahan SAE untuk Riset dan Edukasi

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANLOMBOK.Com- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selong menerima kunjungan dari Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram pada Selasa (04/11/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari rencana survei dan penjajakan kerja sama dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.

 

Rombongan LPPM Universitas Mataram yang dipimpin langsung oleh Sekretaris LPPM UNRAM diterima hangat oleh Kepala Lapas Selong, Ahmad Sihabudin, bersama jajaran pejabat struktural di ruang kerja Kalapas. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas potensi pengembangan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) sebagai wadah sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan perguruan tinggi.

 

“Lahan SAE ini memiliki potensi besar untuk menjadi laboratorium sosial dan riset terapan, di mana konsep pembinaan warga binaan bisa sejalan dengan inovasi akademik dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Kalapas Selong dalam sambutannya.

Baca Juga :  KPK Segel Kawasan Tambang Emas Ilegal di Sekotong, Kerugian Negara Ditaksir Rp 720 Miliar Pertahun

 

Usai berdiskusi, tim LPPM UNRAM bersama Kalapas dan pejabat terkait melanjutkan kunjungan ke Pos SAE Menanga Baris guna melakukan survey lapangan. Survei ini bertujuan mengidentifikasi kondisi lahan, kebutuhan teknis, serta peluang kerja sama di bidang pertanian dan peternakan.

 

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WITA tersebut berjalan dengan lancar dan penuh semangat kolaboratif. Baik pihak Lapas Selong maupun Universitas Mataram berharap kerja sama ini menjadi langkah awal sinergi berkelanjutan dalam mewujudkan pembinaan berbasis edukasi dan riset.

Baca Juga :  ITK-NTB Soroti Revisi RTRW Tanpa Pansus, Warga Lunyuk Panik, Sawah Dipatok Perusahaan

 

Dengan adanya kolaborasi ini, Lapas Selong semakin mantap mengembangkan program pembinaan warga binaan yang produktif, inovatif, dan berdaya saing — sejalan dengan semangat “Pemasyarakatan Produktif, Indonesia Maju.”

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Lombok Timur Serahkan 42 Sertipikat Elektronik ke Warga Desa Pemongkong
1,5 Miliar APBD Lotim untuk Kandang Ayam Petelur di Labuhan Haji, Mulai Produksi Akhir 2026
Perangi Kemiskinan: Baznas dan Pemkab Lotim Serahkan 25 Rumah Mahyani, 24 Paket RLH, plus 20 Gerobak Z-Kuliner
Inspektorat Lotim Terbitkan 4 Surat Penugasan Audit Khusus Desa di Awal 2026
Respons Cepat Damkar Padamkan Kebakaran Akibat Korsleting Router di Simpang Empat Taman Rinjani Selong
Masyarakat Nelayan Dan Pelaku Wisata Bahari Sekotong, Desak Tutup PT Sino Indo Mutiara Ditutup
Ribuan Jema’ah Padati Lokasi Haul dan Harlah, Miq Iqbal Menyebut Dirinya Gubernur Yatama Wal Masakin
Kantah Lotim Tutup 2025 dengan Prestasi PTSL 100 Persen, Siap Sasar Desa Baru di 2026
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:09 WIB

Kantor Pertanahan Lombok Timur Serahkan 42 Sertipikat Elektronik ke Warga Desa Pemongkong

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:05 WIB

1,5 Miliar APBD Lotim untuk Kandang Ayam Petelur di Labuhan Haji, Mulai Produksi Akhir 2026

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:09 WIB

Perangi Kemiskinan: Baznas dan Pemkab Lotim Serahkan 25 Rumah Mahyani, 24 Paket RLH, plus 20 Gerobak Z-Kuliner

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:54 WIB

Inspektorat Lotim Terbitkan 4 Surat Penugasan Audit Khusus Desa di Awal 2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:28 WIB

Masyarakat Nelayan Dan Pelaku Wisata Bahari Sekotong, Desak Tutup PT Sino Indo Mutiara Ditutup

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:07 WIB

Ribuan Jema’ah Padati Lokasi Haul dan Harlah, Miq Iqbal Menyebut Dirinya Gubernur Yatama Wal Masakin

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:16 WIB

Kantah Lotim Tutup 2025 dengan Prestasi PTSL 100 Persen, Siap Sasar Desa Baru di 2026

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:41 WIB

75 Warga Lotim Dideportasi Malaysia: Bahaya Jalur Ilegal Terbukti

Berita Terbaru