10.738 Tanah Lombok Timur Siap Bersertifikat Elektronik, Validasi NIB Digencarkan

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala ATR/BPN Lombok Timur, I Komang Suarta

Kepala ATR/BPN Lombok Timur, I Komang Suarta

HARIANLOMBOK.Com- Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Lombok Timur menunjukkan progres signifikan dalam pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2026. Hingga saat ini, sebanyak 10.738 bidang tanah telah tuntas dilakukan pengukuran dan kini memasuki fase krusial validasi serta pengumuman.

 

Kepala ATR/BPN Lombok Timur, I Komang Suarta, mengungkapkan bahwa tahapan saat ini difokuskan pada pengumuman Nomor Identifikasi Bidang (NIB) di tingkat desa. Hal ini dilakukan untuk memastikan data fisik yang ada di lapangan selaras dengan identitas pemilik.

 

Dalam proses validasi ini, Komang menggunakan istilah yang unik untuk menggambarkan kecocokan data. Ia menyebutkan bahwa sertifikat hanya bisa diterbitkan jika data fisik dan data yuridis (hukum) sudah dinyatakan sinkron atau “kawin”.

 

“Setelah validasi, istilahnya sudah ‘kawin’. Antara data fisik hasil pengukuran dengan data yuridisnya sudah klop. Kalau sudah ‘kawin’ dan valid, baru bisa kita dorong ke proses pemberkasan hingga penerbitan serripikat tanah secara berangsur,” jelas Suarta, pada Senin (20/4/2026).

Baca Juga :  Tragis..!! Pelajar Tenggelam, Pengelola Kolam Renang Taman Narmada Tak Penuhi SOP

 

Proses ini, lanjutnya, bertujuan untuk meminimalisir kesalahan administrasi atau kekeliruan nama (selulernya) agar tidak muncul permasalahan hukum atau sengketa di kemudian hari.

 

BPN Lombok Timur juga menerapkan sistem filtrasi yang ketat. Berdasarkan data terkini, sebanyak 1.446 bidang tanah sudah berhasil terentri ke dalam sistem. Dalam proses ini, sistem digital BPN akan secara otomatis mendeteksi jika ada bidang tanah yang sebelumnya sudah bersertifikat.

 

“Kelihatan nanti di sistem, kalau ternyata bidang tersebut sudah bersertifikat, maka pengajuan baru akan langsung kita tolak. Ini bagian dari komitmen kita untuk menjaga integritas data pertanahan,” tegas Suarta.

Baca Juga :  Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian Diacara Pengukuhan MUI NTB

 

Menariknya, seluruh output dari program PTSL 2026 di Lombok Timur ini dipastikan akan berbentuk Sertifikat Elektronik. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital Kementerian ATR/BPN untuk memberikan kemudahan akses sekaligus keamanan yang lebih baik bagi masyarakat.

 

Suarta mengimbau masyarakat yang tanahnya masuk dalam daftar 10.738 bidang tersebut untuk aktif memantau pengumuman di desa masing-masing guna melakukan klarifikasi nama sebelum proses penerbitan sertifikat final dilakukan secara bertahap.

Berita Terkait

Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN
Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat
Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB
50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR
5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang
Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:54 WIB

Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN

Senin, 25 Mei 2026 - 11:53 WIB

Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:26 WIB

Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Kamis, 30 April 2026 - 08:55 WIB

Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad

Rabu, 29 April 2026 - 15:39 WIB

75% Kalteng Kawasan Hutan, Gubernur Diminta Gerak Cepat Reforma Agraria lewat GTRA

Berita Terbaru

Lombok Barat

Copee Morning, Perekat Hubungan Korem 162/WB Dengan Insan Jurnalis

Jumat, 5 Jun 2026 - 01:28 WIB