Bupati Lotim Gerakkan Camat dan Kades Urus PBI JK hingga Tunggakan PBB

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lotim H. Haerul Warisin

Bupati Lotim H. Haerul Warisin

LOMBOK TIMUR – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengajak camat dan kepala desa untuk bersinergi guna melakukan re-aktivasi peserta penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), pemdanan data terpadu kesejahteraan sosial, dan Operasi Kejar (opjar) tunggakan PBB sejak tahun 2013. Ajakan tersebut disampaikan pada Rapat Koordinasi Bupati beserta Camat dan Kepala Desa se-Lombok Timur yang berlangsung Kamis, (26/6) di Ballroom Kantor Bupati.

Bupati menjelaskan sejak Mei lalu 95.526 kepesertaan PBI JK Lombok Timur di-nonaktifkan. Hal serupa juga terjadi di seluruh Indonesia. Bupati mengaku telah menyelesaikan persoalan tersebut setelah berkoordinasi dengan kementerian sosial, kendati diakui prosesnya masih berjalan. Namun demikian untuk kesinambungannya dibutuhkan partisipasi aktif kades untuk melakukan pembaruan data penduduknya secara berkala.

Baca Juga :  Pemda Lombok Timur Gelar Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah

“Pemadanan data yang dilakukan juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dalam pembayaran kepesertaan BPJS yang dibayarkan pemda,” jelas Bupati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh sebab itu Bupati juga mengingatkan agar kades untuk aktif melaporkan pelayanan kesehatan yang diterima masyarakatnya di layanan kesehatan yang ada. Langkah ini juga sebagai bentuk upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara terkait tunggakan PBB sejak tahun 2013 yang jumlahnya mencapai lebih dari Rp. 55 miliar,  Bupati menyampaikan akan menurunkan tim yang dipimpin oleh eselon III didampingi eselon IV dan tenaga honorer untuk melakukan Opjar di tiap Kecamatan

Baca Juga :  Didukung Perindo, Ini Komitmen Syamsul Luthfi-Abdul Wahid

“Kita minta Camat melakukan pengawasan dan koordinasi dengan pihak desa,” terangnya.

Ia menegaskan agar kegiatan ini dilakukan dengan sungguh-sungguh dan saling mendukung antara semua pihak. Bupati berjanji kecamatan dengan realisasi tertinggi akan mendapat hadiah umroh. Opjar ini merupakan hasil rekomendasi BPK RI.

Selanjutnya Sekda, yang mendampingi Bupati pada kesempatan itu menyampaikan dari 95 ribu lebih masyarakat Lombok Timur yang merupakan peserta PBI JKN yang dinonaktifkan, 21 ribu lebih telah dikurangi.

“Dari jumlah tersebut 10 ribu lebih  telah meninggal dunia dan hampir 11 ribu pindah. Dengan kondisi tersebut Sekda mengeklaim dapat menghemat Rp 9,5 miliar,” sebutnya.

Baca Juga :  Warga Pesisir Bersyukur: 214 Bidang Tanah Bersertifikat di Desa Padak Guar

Terkait penduduk yang sudah meninggal dunia, telah pula ditandatangani akta kematiannya secara kolektif oleh pihak desa. Sekda berharap ke depan, pelaporan kematian dapat dilakukan secepat pelaporan kelahiran.

Sekda menutup penyampaiannya dengan mengingatkan bahwa pelayanan yang baik akan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Selain dihadiri camat dan kepala desa, kegiatan tersebut dihadiri pula sejumlah pimpinan OPD terkait seperi Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lombok Timur. ***

Penulis : Royani, S. Kom

Berita Terkait

Kualitas SDM Prioritas ATR/BPN saat Buka Ujian PPAT 2026 dengan 7.886 Pendaftar
BAZNAS Lotim Perkuat Pemberdayaan dengan Kartu Asuransi untuk Kelompok Tani Gunung Malang
Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Komisi Pemberantasan Korupsi Mulai Intensifkan Penyidikan
KPK Geledah Sejumlah Ruangan Di Kantor Bupati Lombok Barat
Nusron Minta Layanan Pertanahan Lebih Mudah dan Cepat, Janji Bangun Kepercayaan Publik
Polres Lotim Intensifkan Edukasi, Patroli, dan Penegakan Hukum untuk Tekan Pelanggaran Lalu Lintas
78 Pejabat Baru BPN Siap Ditarik Rotasi Wilayah dan Jabatan untuk Percepat Reformasi SDM
Bidang Pengairan PUPR Lotim Bakal Kerjakan  Ratusan Titik Irigasi dan Sumur Bor, Ditengah Efisiensi Anggaran 
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Kualitas SDM Prioritas ATR/BPN saat Buka Ujian PPAT 2026 dengan 7.886 Pendaftar

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:50 WIB

BAZNAS Lotim Perkuat Pemberdayaan dengan Kartu Asuransi untuk Kelompok Tani Gunung Malang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:33 WIB

Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Komisi Pemberantasan Korupsi Mulai Intensifkan Penyidikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

KPK Geledah Sejumlah Ruangan Di Kantor Bupati Lombok Barat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:07 WIB

Nusron Minta Layanan Pertanahan Lebih Mudah dan Cepat, Janji Bangun Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:43 WIB

Polres Lotim Intensifkan Edukasi, Patroli, dan Penegakan Hukum untuk Tekan Pelanggaran Lalu Lintas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:59 WIB

78 Pejabat Baru BPN Siap Ditarik Rotasi Wilayah dan Jabatan untuk Percepat Reformasi SDM

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:53 WIB

Bidang Pengairan PUPR Lotim Bakal Kerjakan  Ratusan Titik Irigasi dan Sumur Bor, Ditengah Efisiensi Anggaran 

Berita Terbaru