FAKSI Desak Setiap Penggunaan Dana Pokir DPRA/DPRK Diumumkan ke Publik

- Jurnalis

Selasa, 22 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN LOMBOK – Aceh, Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial ( FAKSI) Provinsi Aceh, Ronny H, mendesak agar realisasi penggunaan miliaran dana Pokir dewan, baik DPRA maupun DPRK di seluruh Aceh, diumumkan ke publik secara transparan, sehingga dapat diawasi dengan baik oleh masyarakat dan tepat sasaran.

” Kita mendesak agar setiap rupiah dana Pokir yang digunakan diumumkan ke publik, sehingga masyarakat tahu mana Pokir dewan, jadi masyarakat juga bisa mengawasinya, bila perlu dipublis seperti dana desa,” kata Ronny, Selasa, 22 Maret 2022.

Menurut aktivis HAM itu, pengawasan dana Pokir sangat diperlukan, demi menghindari terjadinya penyimpangan dan terwujudnya transparansi anggaran Pokir, yang harus dilandasi hasil reses atau penjaringan aspirasi masyarakat, juga demi terwujudnya keadilan serta kesejahteraan masysarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Pokir itu kan akarnya dari penyerapan aspirasi masyarakat, dan keberadaannya diatur undang – undang, itu total uangnya miliaran, jadi kita harap itu benar – benar bermanfaat bagi masyarakat, dan penggunaannya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, jadi setiap rupiahnya masyarakat mesti tahu dan bisa mengawasinya, jadi jangan sampai ada permainan atau penyimpangan dana Pokir,” tegas Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Aceh itu.

Baca Juga :  Pilkada Lotim 2024, Dukungan NU dan NWDI Kunci Kemenangan Luthfi-Wahid

Menurut Ronny, selama ini realisasi penggunaan dana Pokir dewan terkesan tertutup dan minim publikasi, bahkan banyak masyarakat awam tidak mengetahui keberadaannya sama sekali.

” Padahal itu kan upaya pemenuhan aspirasi masyarakat, tapi lucunya masyarakat sendiri terkadang banyak enggak tahu yang mana pembangunan atau bantuan dari Pokir dewan, dan mana pembangunan dari dana pembangunan pada umumnya, demikian pula yang berbentuk bantuan, ini masih terkesan ada rahasia dan terselubung,” ungkap pengkritik cadas yang dikenal fokus pada isu sosial seperti kemiskinan, pengangguran, demokrasi dan hak asasi manusia itu.

Baca Juga :  Teladani Perjuangan Founding Fathers Bangsa Indonesia, Rachmat Hidayat Pimpin Doa di Makam Bung Karno

Menurut Ronny, bila terjadi penyimpangan pelaksanaan Pokir? maka hal itu bukan karena semangat Pokir bermasalah. Tetapi menyangkut perbuatan oknum anggota dewan secara pribadi, bukan lembaga.

” Tentu bagi yang melanggar semangat Pokir, ada konsekuensi hukum yang diterima bila terbukti menyalahgunakan Pokir,” tegas putera Idi Rayeuk tersebut.

Dia mendesak penggunaan dana Pokir diperjelas dan tidak mengarah kepada kekaburan, apalagi dikuasai oleh pihak – pihak yang tidak berhak.

” Kita minta itu benar -benar diperjelas, elemen masyarakat harus ketat mengaswasi itu, karena itu juga duit negara untuk pembangunan dan kemajuan masyarakat, bukan untuk memperkaya diri dan keluarga, atau hal menyimpang lainnya, dan bila perlu, itu diumumkan di setiap wilayah atau desa sasaran layaknya dana desa,” tegas putera Idi Rayeuk tersebut.

Dia mengungkapkan, bahwa pihaknya bersama elemen sipil lainnya, akan meningkatkan pengawasan terhadap setiap Pokir dewan di Aceh, khususnya di Aceh Timur, agar benar – benar dapat terpenuhinya aspirasi masyarakat di daerah secara optimal.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Massa Pendukung Luthfi-Wahid Iringi Pendaftaran di KPU Lotim

” Kita akan awasi itu, dan kita juga minta penegak hukum meningkatkan pengawasannya, supaya itu semua benar – benar terlaksana sebagaimana harapan masyarakat,” pungkas alumni Universitas Ekasakti itu menutup keterangannya.

Atas tinjauan legal formal dan sosio politik, sangat jelas dan terang bahwa POKIR adalah program legal dan legitimate yang dimiliki oleh setiap anggota dewan bahkan sebuah program yang mulia bagi masyarakat didaerah pemilihannya untuk diperjuangkan dan direalisasikan secara benar, karena dalam kenyataannya masih banyak masyarakat yang merasa belum merasa mendapatkan keadilan dalam pembanguan baik fasilitas fisik maupun non pisik dari pemerintah yang harus terus diperjuangkan hak-haknya oleh anggota dewan yang mewakili masyarakatnya.

Berita Terkait

Teluk Sepi Makan Korban, Pemancing Tenggelam Di Temukan Meninggal
Nusron Wahid Ingatkan Surveyor Jaga Integritas untuk Lawan Mafia Tanah di Musyawarah Nasional MASKI
Terseret Kasus Dana Siluman, Dua Anggota DPRD NTB Di Tangkap Kejaksaan
Karya Nyata TMMD 126/2025 Bukti Pengabdian TNI Pada Masyarakat
Terseret Ombak Dari Batu Dagong Ditemukan Tewas Diperairan Gili Meringkik
Target Rampung, Prajurit Satgas TMMD 126 Kodim 1606 Mataram Laksanakan Finishing
Seorang Pelajar Di Kabarkan Terseret Bah Air Terjun Sekoah, Lombok Utara 
Tim Wasev Apresiasi Antusias Masyarakat Dilokasi Kegiatan TMMD-126 Kodim 1606 Mataram
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 12:06 WIB

Teluk Sepi Makan Korban, Pemancing Tenggelam Di Temukan Meninggal

Rabu, 26 November 2025 - 10:12 WIB

Nusron Wahid Ingatkan Surveyor Jaga Integritas untuk Lawan Mafia Tanah di Musyawarah Nasional MASKI

Kamis, 20 November 2025 - 18:24 WIB

Terseret Kasus Dana Siluman, Dua Anggota DPRD NTB Di Tangkap Kejaksaan

Sabtu, 8 November 2025 - 10:06 WIB

Karya Nyata TMMD 126/2025 Bukti Pengabdian TNI Pada Masyarakat

Jumat, 7 November 2025 - 17:19 WIB

Terseret Ombak Dari Batu Dagong Ditemukan Tewas Diperairan Gili Meringkik

Kamis, 6 November 2025 - 12:31 WIB

Target Rampung, Prajurit Satgas TMMD 126 Kodim 1606 Mataram Laksanakan Finishing

Senin, 3 November 2025 - 12:11 WIB

Seorang Pelajar Di Kabarkan Terseret Bah Air Terjun Sekoah, Lombok Utara 

Sabtu, 1 November 2025 - 13:12 WIB

Tim Wasev Apresiasi Antusias Masyarakat Dilokasi Kegiatan TMMD-126 Kodim 1606 Mataram

Berita Terbaru

Lombok Barat

Teluk Sepi Makan Korban, Pemancing Tenggelam Di Temukan Meninggal

Kamis, 4 Des 2025 - 12:06 WIB