HARIANLOMBOK.Com- Menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran tahun 1447 H, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Perhubungan telah menyiapkan strategi pengamanan lalu lintas. Langkah ini mengikuti arahan dari rapat koordinasi tingkat provinsi yang dihadiri seluruh kepala dinas perhubungan NTB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Timur, Safwan, menyatakan bahwa pihaknya akan fokus mengantisipasi titik-titik rawan yang telah teridentifikasi “Titik rawan utama meliputi Pasar Tumpah, pintu masuk Jenggik, dan Kayangan,” ujarnya saat ditemui di Kantornya, Rabu (04/03/2026)
Ia menjelaskan, arahan setelah melakukan rqpat bersa Polres terkait dengan antisipasi lonjakan, di mana tim khusus akan dibentuk untuk pengawasan intensif di lokasi-lokasi potensial padat tersebut, termasuk Rarang, Masbagik, dan Aikmel.
Pengawasan mulai dilaksanakan H-7 Lebaran, meski puncak arus mudik diprediksi H-5 dan arus balik H+5.
“Kita koordinasikan dengan tim untuk memastikan pengawasan efektif,” tambah Safwan.
Sementara fasilitas pendukung seperti rambu lalu lintas telah terpasang di sebagian besar titik sesuai standar, meski penerangan jalan masih ada beberapa yang perlu perbaikan intensif agar optimal berfungsi.
Safwan juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalan atus mudik “Silakan cek kondisi kendaraan sebelum berangkat, pastikan layak jalan, dan prioritaskan keselamatan. Jaga kesehatan selama perjalanan agar mudik lancar dan selamat sampai bertemu keluarga”Pungkasnya.













