Tergulung Ombak, Nelayan di Lombok Timur Hilang Saat Melaut

- Jurnalis

Rabu, 26 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Lombok – Sebanyak dua orang Nelayan asal Desa Belanting kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat diketahui hilang setelah tergulung ombak pada saat melaut mencari ikan Selasa (25/1) . Diketahui Korban bernama Wak Acuk (60) dan saipiddin (40).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram, Nanang Sigit, menjelaskan berdasarkan laporan dari Lalu Hamzah Nuadi pegawai Camat Sambelia tentang adanya Dua orang nelayan hilang.

Baca Juga :  Pelaksana Proyek Rekonstruksi Pembangunan jalan Lembar, Sekotong, Dituding Caplok lahan dan Curi Material

“Dua nelayan itu hilang bersama sampan yang mereka gunakan mencari ikan,” Jelasnya

Ia mengatakan, sekelompok orang nelayan disana sudah melakukan pencarian sejak 08.00 Wita, namun sampai sekarang belum ditemukan. Selasa (25/1)

“Begitu kami menerima info tadi sore, Tim Rescue Pos SAR Kayangan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian korban,”ucapnya

hingga Pukul 20.00 Wita pencarian korban masih tidak membuahkan hasil, rencana pencarian akan dilanjutkan pada Rabu (26/1), pukul 06.00 Wita.

Baca Juga :  Remaja Berstatus Pelajar Nekat Gantung Diri Lantaran Putus Cinta 

Pencarian akan menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) atau jenis perahu yang bisa digunakan untuk berbagai keperluar dan berbagai macam Kondisi cuaca.

Berita Terkait

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil
Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal
Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab
Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat
Plh Sekda Lombok Barat Pantau Kesiapan Petugas Damkarmat dan Waspadai Aduan Prank
Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal

Selasa, 15 September 2026 - 20:52 WIB

Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Selasa, 15 September 2026 - 11:37 WIB

Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

Selasa, 8 September 2026 - 12:31 WIB

FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat

Sabtu, 5 September 2026 - 09:39 WIB

Plh Sekda Lombok Barat Pantau Kesiapan Petugas Damkarmat dan Waspadai Aduan Prank

Kamis, 3 September 2026 - 09:16 WIB

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 

Berita Terbaru