Kades Kalijaga Timur Untung Besar dari Hasil Pungutan 5 Lokasi Tambang Galian C 

- Jurnalis

Selasa, 13 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Kalijaga Timur (Kaltim) His Wathon, S.Pd.

Kades Kalijaga Timur (Kaltim) His Wathon, S.Pd.

HARIAN LOMBOK – Tidak hanya menarik sumbangan dari desa tetangga, yakni Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba. Kepala Desa Kalijaga Timur (Kaltim) juga meraup pundi-pundi rupiah dari pengusaha Tambang yang berada di wilayah Kaltim.

Hal itu disampaikan oleh Pemilik Tambang Amaq Damian, pada Selasa 13 Agustus 2024. “Ada 5 tambang yang ada di wilayah Mamben dan semuanya dimintai uang,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemdes Kalijaga Timur Diduga Lakukan Pungli di Wilayah Desa Mamben

Adapun nama pemilik tambang tersebut, yakni Obet, Sapar, Erik, Ajis, dan Mustayib selain dari Damian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semua milik tambang itu kata dia, mengeluh sebab selama satu tahun nenjabat dan di Lantik menjadi Kepala Desa, setiap Minggu petugas desa memungut biaya kontribusi atau sumbangan dengan nilai yang cukup besar.

Baca Juga :  Persiapan Kunker Wapres Ke NTB, Danrem Pimpin Gelar Pasukan Pengamanan VVIP

“Memang bervarisi di minta, sesuai dengan jumlah Dum Truk yang masuk, mulai dari Rp 500. 000 sampai Rp 1.000 000,” terangnya.

Dia menambahkan, kalau dihitung atau ditotal uang yang berhasil di tarik oleh Kades melalui sektor tambang sangat pantastis nilainya.

Baca Juga :  Tiga Korban Terserat Ombak, Jatuh Saat Swaphoto Ditebing Orong Bukal, 

“Kami minta aparat penagak hukum (APH) agar menindaknya, karena yang namanya sumbangan tidak dipatok berapa jumlah nilainya. Sebab yang namanya sumbangan ke desa itu seikhlasnya dan tidak mengikat,” jelasnya.

Sementara itu pihak Pemerintah Desa Kalijaga Timur saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp (WA) tidak ada jawaban hanya membaca saja hingga berita ini diturunkan.***

Berita Terkait

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil
Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal
Hasbi Kades Kuripan’ Induk: Visi Misi Hanya Retorika, Masyarakat Menunggu Ekspektasi
Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan
FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab
Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat
Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 
Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar
Berita ini 176 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal

Rabu, 16 September 2026 - 14:26 WIB

Hasbi Kades Kuripan’ Induk: Visi Misi Hanya Retorika, Masyarakat Menunggu Ekspektasi

Selasa, 15 September 2026 - 20:52 WIB

Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Selasa, 8 September 2026 - 12:31 WIB

FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat

Kamis, 3 September 2026 - 09:16 WIB

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 

Rabu, 2 September 2026 - 08:33 WIB

Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar

Berita Terbaru