Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANLOMBOK.Com- Kabupaten Lombok Timur (Lotim) semakin serius mewujudkan mimpi pendidikan menyeluruh. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim gencar melakukan advokasi ke pemerintah daerah untuk menerapkan wajib belajar 13 tahun.

 

Sosialisasi ini digelar di  TPK SKB Lombok Timur dihadiri Kabid PAUD Lotim beserta jajaran OPD seperti Bappeda, Dinas PMD , KCD (PAUD/PNF/Paket C), dan Kemenag bertujuan menuntaskan anak tidak sekolah, yang jumlahnya masih tinggi di wilayah ini.

 

“Ini masih tahap sosialisasi dari pemerintah pusat melalui advokasi ke daerah, untuk meyakinkan betapa pentingnya pendidikan prasekolah,” tegas  Kabid Paud Lotim LM. Jauhari Marjan, MPd., Kamis (23/04/2026).

Kabid PAUD Lotim Jauhari Marjan, MPd.

Ia menjelaskan, masyarakat biasa mengenal wajib belajar 9 tahun (SD-SMP) atau 12 tahun (SD-SMP-SMA). Kini, sejak 2025, aturan baru mencakup 13 tahun yakni 1 tahun PAUD/prasekolah, 6 tahun SD/MI, 3 tahun SMP/MTs, dan 3 tahun SMA/MA/SMK. Langkah ini selaras dengan Undang-Undang No. 1 tentang hak pendidikan layak dan bermutu.

 

Program ini tentu  sudah dimasukkan ke DIPA Dikbud untuk sosialisasi secara masif. Jauhari juga  menyampaikan bahwa baru saja menghadiri rapat koordinasi nasional di Jakarta bersama 515 kabupaten/kota se-Indonesia, dipimpin Direktorat PAUD. Kabupaten Lotim dan Lombok Utara (KLU) bahkan berpotensi menjadi pilot project nasional.

Baca Juga :  Tantangan Implementasi AI dan Coding pada Pendidikan Dasar: Jangan Terburu-buru Mengikis Fondasi Pendidikan

 

Bayangkan kata dia, jika  anak PAUD yang lanjut ke SD akan punya sertifikat atau surat keterangan resmi, memastikan transisi pendidikan yang mulus.

Data pendukungnya menggembirakan. Lotim punya 1.200 unit PAUD, dengan 1.070 unit menerima dana BOS 2025/2026 dari pemantauan penerima BOP/BOS.

Baca Juga :  Partai Gelora Resmi Usung Paket Syamsul Luthfi-Abdul Wahid

 

Program wajib belajar 13 tahun ini jadi prioritas nomor satu dari sembilan program pemerintah, didukung BPMP, Direktorat PAUD, dan Kementerian Pendidikan Dasar-Menengah.

 

“InsyaAllah, Lotim punya keinginan tinggi jalankan ini sebagai pilot project,” terang Jauhari Marjan penuh optimisme.

 

Inisiatif ini tak hanya mengangkat derajat pendidikan lokal, tapi juga jadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Dengan kolaborasi lintas instansi, Lotim siap ubah masa depan ribuan anak.

 

Berita Terkait

Copee Morning, Perekat Hubungan Korem 162/WB Dengan Insan Jurnalis
Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN
Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat
Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Raih Simpati Wisatawan, Investor Mulai Bangun Apartemen Di Kawasan KEK Mandalika
Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR
Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi, Kajari Mataram Panggil Ketua PMI Lobar
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:28 WIB

Copee Morning, Perekat Hubungan Korem 162/WB Dengan Insan Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:54 WIB

Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:26 WIB

Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:10 WIB

Raih Simpati Wisatawan, Investor Mulai Bangun Apartemen Di Kawasan KEK Mandalika

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:32 WIB

Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi, Kajari Mataram Panggil Ketua PMI Lobar

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Berita Terbaru

Lombok Barat

Copee Morning, Perekat Hubungan Korem 162/WB Dengan Insan Jurnalis

Jumat, 5 Jun 2026 - 01:28 WIB