Baru Digunakan Sehari, Mesin Air Bantuan TMMD di Loyok Hilang

- Jurnalis

Sabtu, 5 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga saksikan mesin sumur bor sudah tidak ada di lokasi . ( Foto : Harian Lombok / Royan).

Warga saksikan mesin sumur bor sudah tidak ada di lokasi . ( Foto : Harian Lombok / Royan).

HARIAN LOMBOK – Warga desa loyok masih resah terhadap pengawasan fasilitas umum, lantaran hilangnya mesin air sumur bor bantun dari TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Loyok, Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur pada 20 September 2024.

Mendengar peristiwa kehilangan tersebut Kepala Dusun Loyok Induk, Muhammad Mursyidin Khair, menyatakan keterkejutannya atas hilangnya mesin yang baru sehari digunakan.

Baca Juga :  Pj Bupati Lotim Apresiasi Pelaksanaan TMMD ke 121 Kodim 1615/Lotim

“Untungnya, mesin langsung diganti oleh pihak proyek,” ujar Mursyidin dengan nada kesal di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga desa yang sangat mengandalkan fasilitas air bersih kini dilanda kecemasan. “Semoga mesin baru ini awet dan nggak hilang lagi,” harap seorang warga yang enggan disebut namanya.

Mursyidin menekankan pentingnya pengawasan lebih ketat. Dia menyebut keamanan adalah tanggung jawab bersama, baik aparat desa, polisi, maupun warga. “Kita semua harus peduli dan jangan lengah,” ujarnya.

Baca Juga :  Parsel Lebaran yang Memiskinkan: Refleksi atas Budaya Konsumsi Kelas Menengah

Pihak Intelijen Kodim kini menyelidiki kasus ini dengan harapan pelaku segera tertangkap. Insiden ini menjadi pengingat akan perlunya sistem keamanan yang lebih baik.

Mesin baru telah terpasang, tetapi kekhawatiran masih menyelimuti warga. Mereka kini lebih waspada menjaga fasilitas umum. Kejadian ini, meski tampak sederhana, berdampak besar bagi warga Desa Loyok, menyoroti perlunya pengawasan dan kolaborasi lebih baik antara warga dan aparat.

Baca Juga :  Peringati Hantaru ke 65, Kantah Lotim Raih Dua Penghargaan Tingkat Provinsi

Desa Loyok kini jadi perhatian, tidak hanya karena kehilangan mesin, tetapi juga tekad warganya menjaga fasilitas yang ada. Upaya ini diharapkan mencegah insiden serupa dan memastikan keamanan fasilitas publik di masa depan. ***

Berita Terkait

Polres Lotim Intensifkan Edukasi, Patroli, dan Penegakan Hukum untuk Tekan Pelanggaran Lalu Lintas
78 Pejabat Baru BPN Siap Ditarik Rotasi Wilayah dan Jabatan untuk Percepat Reformasi SDM
Bidang Pengairan PUPR Lotim Bakal Kerjakan  Ratusan Titik Irigasi dan Sumur Bor, Ditengah Efisiensi Anggaran 
Kementerian ATR/BPN dan DPR Bahas RUU Administrasi Pertanahan
Korban Hipotermia di Bukit Savana Dandaun Di Evakuasi Tim SAR 
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 diterima, Pemda Lombok Timur Janji Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD 
Hemat Waktu dan Biaya: Cara Praktis Mengetahui Tarif Pertanahan Sebelum ke Kantor BPN
Ribuan Pelamar Berebut Kursi, STPN Gelar SPTB di Yogyakarta dan Cikeas
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:43 WIB

Polres Lotim Intensifkan Edukasi, Patroli, dan Penegakan Hukum untuk Tekan Pelanggaran Lalu Lintas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:59 WIB

78 Pejabat Baru BPN Siap Ditarik Rotasi Wilayah dan Jabatan untuk Percepat Reformasi SDM

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:53 WIB

Bidang Pengairan PUPR Lotim Bakal Kerjakan  Ratusan Titik Irigasi dan Sumur Bor, Ditengah Efisiensi Anggaran 

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:16 WIB

Kementerian ATR/BPN dan DPR Bahas RUU Administrasi Pertanahan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:37 WIB

Korban Hipotermia di Bukit Savana Dandaun Di Evakuasi Tim SAR 

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:01 WIB

Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 diterima, Pemda Lombok Timur Janji Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD 

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:05 WIB

Hemat Waktu dan Biaya: Cara Praktis Mengetahui Tarif Pertanahan Sebelum ke Kantor BPN

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:56 WIB

Ribuan Pelamar Berebut Kursi, STPN Gelar SPTB di Yogyakarta dan Cikeas

Berita Terbaru