Evaluasi MBG Lombok Timur 2025: Capaian Gemilang dan Strategi Penguatan 2026

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANLOMBOK.Com– Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur bersama DPRD menggelar Rapat Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Rapat DPRD Lantai 3, Senin (19/01/2026).

Rapat ini menjadi momentum krusial untuk membedah capaian tahun pertama pelaksanaan di 2025 serta merumuskan strategi menghadapi tantangan 2026.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur sekaligus Ketua Satgas MBG, H. Muhammad Juaini Taofik, memaparkan data menggembirakan dari Badan Pusat Statistik (BPS). “Program MBG bukan hanya pemenuhan gizi, tapi motor penggerak ekonomi baru yang berkontribusi nyata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lombok Timur,” tegasnya.

Baca Juga :  Wujudkan Impian Sang Ibu, Sertu Adhamuddin Rela Sisihkan Gaji Demi Bangun Mushalla

 

Hadir koordinator wilayah kabupaten-kecamatan serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), rapat menyoroti catatan penting. Sekda mendorong sekolah memimpin langsung momen makan bersama untuk distribusi tepat sasaran.

 

 “Sekolah yang komunikatif dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan lancar,” tambahnya.

Baca Juga :  Warga di Lokasi Program TMMD 121 Dibekali Pengetahuan Penanggulangan Bencana

 

Ketua MBG Lombok Timur, Agamawan, mengklarifikasi insiden di Kembangsari: kurangnya edukasi konsumsi (siswa bawa pulang susu kedelai hingga basi) dan kualitas bahan mitra (susu mendekati kedaluwarsa). “Kami perketat seleksi dan pengawasan mitra ke depan,” ujarnya tegas.

 

Hingga Januari 2026, 213 SPPG terdaftar di sistem, melampaui target 159 unit, meski 40 unit masih persiapan operasional. Tantangan lain adalah validasi data penerima manfaat pasca-revisi Juknis pusat, dengan sinkronisasi Dapodik, EMIS, dan BKKBN untuk tambahan kategori seperti ibu hamil/menyusui, balita, serta penjaga sekolah.

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Lombok Timur Turut Berduka Cita

 

Pemda rencanakan terobosan: bentuk Bidang Monitoring Independen pertengahan 2026 melibatkan masyarakat dan wali murid untuk keluhan cepat. Kepala Regional SPPG, Eko Prasetyo, tekankan monitoring berjenjang oleh Satgas Kabupaten agar kendala lapangan langsung dilaporkan ke provinsi-pusat.

Berita Terkait

Kualitas SDM Prioritas ATR/BPN saat Buka Ujian PPAT 2026 dengan 7.886 Pendaftar
BAZNAS Lotim Perkuat Pemberdayaan dengan Kartu Asuransi untuk Kelompok Tani Gunung Malang
Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Komisi Pemberantasan Korupsi Mulai Intensifkan Penyidikan
KPK Geledah Sejumlah Ruangan Di Kantor Bupati Lombok Barat
Nusron Minta Layanan Pertanahan Lebih Mudah dan Cepat, Janji Bangun Kepercayaan Publik
Meski Diwarnai Dinamika, Garda Satu NTB Apresiasi Penyelenggaraan Porprov 2026 ‎
Polres Lotim Intensifkan Edukasi, Patroli, dan Penegakan Hukum untuk Tekan Pelanggaran Lalu Lintas
78 Pejabat Baru BPN Siap Ditarik Rotasi Wilayah dan Jabatan untuk Percepat Reformasi SDM
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Kualitas SDM Prioritas ATR/BPN saat Buka Ujian PPAT 2026 dengan 7.886 Pendaftar

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:50 WIB

BAZNAS Lotim Perkuat Pemberdayaan dengan Kartu Asuransi untuk Kelompok Tani Gunung Malang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:33 WIB

Pasca OTT Bupati Lombok Barat, Komisi Pemberantasan Korupsi Mulai Intensifkan Penyidikan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:08 WIB

KPK Geledah Sejumlah Ruangan Di Kantor Bupati Lombok Barat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:07 WIB

Nusron Minta Layanan Pertanahan Lebih Mudah dan Cepat, Janji Bangun Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:02 WIB

Meski Diwarnai Dinamika, Garda Satu NTB Apresiasi Penyelenggaraan Porprov 2026 ‎

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:43 WIB

Polres Lotim Intensifkan Edukasi, Patroli, dan Penegakan Hukum untuk Tekan Pelanggaran Lalu Lintas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:59 WIB

78 Pejabat Baru BPN Siap Ditarik Rotasi Wilayah dan Jabatan untuk Percepat Reformasi SDM

Berita Terbaru