Timses Luthfi-Wahid Sebut Hasil Survei Pasangan Iron-Edwin Hanya Framing Politik

- Jurnalis

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sadarudin, tim pemenangan Syamsul Luthfi-Abdul Wahid. (Foto : Harian Lombok).

Sadarudin, tim pemenangan Syamsul Luthfi-Abdul Wahid. (Foto : Harian Lombok).

LOMBOK TIMUR – Beredar hasil survei yang menampilkan persentase popularitas dan elektabilitas bakal calon Bupati dan bakal calon wakil Bupati pada pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Lombok Timur 2024 yang dimuat di sejumlah media online dan beredar di WhatsApp Group.

Dalam rilis hasil survei yang beredar menonjolkan popularitas dan elektabilitas salah satu bakal calon Bupati dan bakal Clcalon Wakil Bupati Lombok Timur, yakni pasangan H. Haerul Warisin dan H. Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin).

“Pemberitaan hasil survei Pilbup 2024 di Lombok Timur, yang dirilis survei Presisi menampilkan popularitas dan elektabilitas salah satu pasangan bakal calon Bupati dan bakal calon wakil Bupati Lombok Timur tersebut hal yang biasa”, kata Sadarudin yang juga tim pemenangan Syamsul Luthfi-Abdul Wahid, pada Ahad, 9 Juni 2024 melalui keterangan tertulis.

Sadarudin mengatakan hasil yang dirilis Presisi cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan bakal calon yang lain merupakan bagian dari salah satu syarat untuk mendapatkan rekomendasi partai dari pasangan Haji Iron dan Haji Edwin.

“Ya itu kan sebagai salah satu syarat untuk dapatkan rekomendasi partai dan tidak begitu juga hasil sebenarnya karena masih banyak Lembaga-lembaga survei yang lebih kredibel level nasional yang hasilnya sangat bertolak belakang dari rilis yang di Viralkal itu”, jelasnya.

“Hasil Survei dari Poltracking dan Indikator Politik Indonesia ada kami pegang data rilisnya dan hasil sebagai gambaran di kedua lembaga survei kredibel tersebut bahwa pasangan Syamsul Luthfi-Abdul Wahid masih unggul”, kata dia.

Tidak hanya itu kata Sadar, dari hasil survei LSI Denny JA yang terbaru juga pasangan Syamsul Luthfi-Abdul Wahid masih lebih unggul dengan pasangan bakal calon lainya. ” Ini kan sangat bertolak belakng dari yang beredar itu”, katanya.

Baca Juga :  Bersyukur Putra Sasak Jadi Kapolda NTB, Ratusan Warga Lombok Timur Dzikir dan Doa Bersama

Dikatakan juga bahwa memang salah satu syarat mendapatkan rekomendasi atau B.1 KWK tentunya berdasarkan hasil survei dan kemungkinan itu adalah bagian dari sebuah framing sebagai syarat untuk mendapatkan rekom.

“Jadi, pada intinya hasil survei itu sebagai syarat untuk memdapatkan rekomendasi partai dan juga sekarang ini kan zaman digitalisasi jadi wajarlah agar ada rekam jejak dimedia digital dan terpantau di google. Hanya saja yang menjadi persoalan hasil yang dirilis itu sangatlah jauh dari hasil lembaga-lembaga survei kredibel yang ada”,  pungkasnya.

Diketahui pemberitaan di sejumlah  media online, media sosial serta Whatsapp Group hasil rilis Prediksi Survei dan Statistik Indonesia (Presisi) merilis hasil survei untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) Lombok Timur 2024. Haerul Warisin alias Haji Iron menempati posisi tertinggi. Selanjutnya Syamsul Luthfi. Kemudian di posisi ketiga ada H.Rumaksi. Presisi mengungkap, posisi popularitas figur linier dengan elektabilitas.

Baca Juga :  Urung Maju di Pilkada Lotim, Haji Nas Bawa Gerbong ke Luthfi-Wahid

Manager Research dan Statistik Presisi, Candra, mengatakan para bakal calon kepala daerah masih punya waktu sekitar enam bulan untuk menggenjot keterkenalan dan keterpilihannya.

“Masih ada waktu yang relatif lama. Peta politik masih bisa berubah pasca pendaftaran pada Agustus nanti,” kata Candra saat merilis hasil survei di Mataram,  pada Sabtu (8/6).

Candra menilai Pilbup Lombok Timur 2024 cukup kompetitif. Pasalnya, tak ada pasangan petahana yang akan ikut berlaga di pilbup yang akan digelar 27 November 2024. Karena itu, pihaknya menyarankan bagi para bacakada untuk lebih masif melakukan tatap muka ke akar rumput.***

Berita Terkait

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR
5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang
Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad
75% Kalteng Kawasan Hutan, Gubernur Diminta Gerak Cepat Reforma Agraria lewat GTRA
Lombok Timur Bangun 70 Embung Antisipasi Kekeringan, Pokir Dewan Jadi Andalan Petani Selatan
Ceramah di Pesantren, Nusron Ingatkan ASN ATR/BPN Layani Rakyat Sepenuh Hati
Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur
Berita ini 787 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Kamis, 30 April 2026 - 08:55 WIB

Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad

Rabu, 29 April 2026 - 15:39 WIB

75% Kalteng Kawasan Hutan, Gubernur Diminta Gerak Cepat Reforma Agraria lewat GTRA

Rabu, 29 April 2026 - 11:32 WIB

Lombok Timur Bangun 70 Embung Antisipasi Kekeringan, Pokir Dewan Jadi Andalan Petani Selatan

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WIB

Ceramah di Pesantren, Nusron Ingatkan ASN ATR/BPN Layani Rakyat Sepenuh Hati

Kamis, 23 April 2026 - 21:32 WIB

Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur

Berita Terbaru

Lombok Timur

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB