Tuntut Ganti Rugi Pemanfaatan Mata Air Ambung, LSM Garuda Bersama Puluhan Masyarakat Datangi Kantor Bupati Lombok Timur

- Jurnalis

Senin, 9 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuntut Ganti Rugi Pemanfaatan Mata Air Ambung, LSM Garuda Indonesia Bersama Puluhan Masyarakat Datangi Kantor Bupati Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Tuntut Ganti Rugi Pemanfaatan Mata Air Ambung, LSM Garuda Indonesia Bersama Puluhan Masyarakat Datangi Kantor Bupati Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

HARIAN LOMBOK – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam LSM Garuda Indonesia dipimpin langsung oleh Direktur LSM Garuda Indonesia, M. Zaini, mendatangi Kantor Bupati Lombok Timur, Senin 9 September 2024.

Kedatangan mereka guna menuntut penyelesaian pembayaran ganti rugi atas penggunaan Mata Air Ambung oleh Pemerintah Daerah Lombok Timur (Pemda Lotim) sebagai sumber air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Kedatangan rombongan masyarakat tersebut dilatarbelakangi oleh ketidakjelasan pembayaran ganti rugi pemanfaatan yang hingga saat ini belum diselesaikan oleh pihak Pemda Lotim.

Mata Air Ambung, yang digunakan sebagai salah satu sumber utama PDAM Lombok Timur, dianggap penting oleh masyarakat setempat, dan mereka merasa dirugikan karena hak mereka belum terpenuhi.

Namun, setibanya di Kantor Bupati, massa yang berharap bertemu dengan Pj Bupati Lombok Timur tidak dapat menemui yang bersangkutan. Pj Bupati dikabarkan sedang tidak berada di tempat pada saat massa mendatangi kantor tersebut.

Baca Juga :  Puluhan Pemilih Potensial di Sakra Barat Terancam Disandera Hak Pilihnya

Zaini dan Asmadi selaku perwakilan masyrakat dalam keterangannya kepada awak media, menyampaikan kekecewaannya terhadap ketidakhadiran Pj Bupati dan menegaskan bahwa jika tuntutan masyarakat tidak segera dipenuhi, maka mereka akan kembali menggelar aksi  dengan membawa massa yang lebih besar.

“Kami datang dengan niat baik, ingin menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Pj Bupati. Namun, karena pak Pj Bupati tidak ada di tempat, kami akan datang lagi dengan tidak kurang dari 500 massa aksi jika masalah ini tidak segera diselesaikan,” tegas Zaini.

Baca Juga :  Kondisi PDAM Lombok Timur Dinilai Sudah Sangat Tidak Layak Secara Bisnis Profit Oriented

Masyarakat yang tergabung dalam aksi ini berharap agar Pemda Lombok Timur segera merespons tuntutan mereka dan menuntaskan pembayaran ganti rugi yang dinilai telah tertunda selama 30 tahun lebih.

Mereka juga menekankan pentingnya keadilan bagi masyarakat yang terkena dampak dari penggunaan Mata Air Ambung.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemda Lotim belum memberikan tanggapan resmi terkait aksi tersebut maupun tuntutan yang disampaikan oleh masyarakat.***

Berita Terkait

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil
Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal
Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan
FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab
Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat
Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 
Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar
Kepala Dinas Dukcapil Lombok Timur: Pencapaian IKD Sudah 11,17% dari Target 15%
Berita ini 431 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal

Selasa, 15 September 2026 - 20:52 WIB

Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Selasa, 8 September 2026 - 12:31 WIB

FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat

Kamis, 3 September 2026 - 09:16 WIB

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 

Rabu, 2 September 2026 - 08:33 WIB

Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Kepala Dinas Dukcapil Lombok Timur: Pencapaian IKD Sudah 11,17% dari Target 15%

Berita Terbaru