Urung Maju di Pilkada Lotim, Haji Nas Bawa Gerbong ke Luthfi-Wahid

- Jurnalis

Jumat, 30 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pose foto bersama calon bupati Lombok Timur, H. M. Syamsul Luthfi dan H. Abdul Wahid bersama tim pemenangan saat silaturahmi di kediaman H. Nasruddin. (Foto: Harian Lombok).

Pose foto bersama calon bupati Lombok Timur, H. M. Syamsul Luthfi dan H. Abdul Wahid bersama tim pemenangan saat silaturahmi di kediaman H. Nasruddin. (Foto: Harian Lombok).

HARIAN LOMBOK – Mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H Nasruddin mengurungkan niat maju pada Pilkada Lombok Timur 2024 usai gagal menerima rekomendasi Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Nasruddin yang sebelumnya telah mantap bertarung bersama dengan sejumlah pasangan calon, seperti Suryadi Jaya Purnama (SJP), namun gagal di tengah jalan, karena SJP memilih TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin dari Nahdlatul Wathan (NW) sebagai wakilnya.

Dengan gagalnya maju di Pilkada Lombok Timur tahun ini, kini Nasruddin memilih untuk bergabung bersama pasangan calon Syamsul Luthfi-Abdul Wahid (Luthfi-Wahid) dengan membawa seluruh tim dan gerbongnya.

Nasruddin ditunjuk sebagai dewan pembina tim pemenangan Luthfi-Wahid.

Kepada wartawan, Nasrudin mengungkapkan alasannya bergabung di gerbong tim pemenangan Luthfi-Wahid.

Menurutnya, saat ini dari sejumlah nama calon yang telah mendaftarkan diri di KPU Lombok Timur, hanya Luthfi-Wahid pasangan yang paling rasional dan ideal di antara calon lainnya.

“Luthfi-Wahid adalah pasangan yang ideal, pasangan yang layak menjadi pemimpin di Kabupaten Lombok Timur saat ini,” kata Haji Nas sapaan akrabnya, Jumat 30 Agustus 2024.

Karena itu, Haji Nas minta masyarakat Lombok Timur harus berpikir kritis dalam menentukan pilihan dan mengajak untuk memilih pasangan Syamsul Luthfi-Abdul Wahid.

H.M.Syamsul Luthfi diwawancara awak media usai bertemu dengan H.Nasruddin. (Foto: Harian Lombok).

Dari segi visi dan misi, paslon Luthfi-Wahid yang memang dibutuhkan untuk keberlanjutan pembangunan daerah yang berjuluk Gumi Patuh Karya.

Baca Juga :  Pilkada Lombok Timur 2024, PDI Perjuangan Putuskan Usung Syamsul Luthfi-Abdul Wahid

Dia juga mengatakan, dia bersama dengan timnya juga telah bertemu secara langsung dengan H. M. Syamsul Luthfi dan H. Abdul Wahid sebagai calon Bupati dan wakil Bupati yang diusung partai Perindo, PKB, Partai Ummat Partai Garuda dan PKN itu.

Ditegaskannya, berlabuhnya dia ke kubu Luthfi-Wahid juga murni atas dasar hati nurani dan hubungan emosional.

Terkait dirinya yang ditinggal oleh Suryadi Jaya Purnama alias SJP, menurutnya itu hal yang lumrah dalam politik, mengingat sifat politik yang dinamis

“Kita tahu politik itu dinamis, politik itu bebas, satu menit pun bisa berubah jadi tidak boleh kecewa kalaupun kita tidak diusung oleh salah satu partai yang tentunya kami kader di sana,” katanya.

Baca Juga :  Tiga Korban Terserat Ombak, Jatuh Saat Swaphoto Ditebing Orong Bukal, 
Pose foto bersama H. Nasruddin dengan Paslon Luthfi – Wahid bersama tim pemenangan. (Foto: Harian Lombok).

Haji Nas menegaskan, dengan telah bergabungnya bersama Luthfi-Wahid, dia berjanji akan bekerja keras demi memenangkan pada Pilkada Lombok Timur.

“Tentunya kita harus bekerja keras. Banyak silaturahmi, banyak turun ke masyarakat-masyarakat”, katanya.

Dia menegaskan, dua komponen yang dimiliki Luthfi-Wahid untuk menang di Pilkada Lombok Timur ini, antara lain karena tim yang solid hingga biaya yang cukup.

“Insya Allah beliau (Luthfi-Wahid), ada segalanya, massa banyak, jamaah NWDI dan NU dan juga logostiknya, insya Allah sudah siap semua,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Copee Morning, Perekat Hubungan Korem 162/WB Dengan Insan Jurnalis
Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN
SPPG Sukaraja 3 Tetap Beroperasi Meski Diduga Belum Penuhi Standar BGN, Ada Apa dengan Pengawasan?
Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat
Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB
50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR
Berita ini 253 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:28 WIB

Copee Morning, Perekat Hubungan Korem 162/WB Dengan Insan Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:54 WIB

Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:17 WIB

SPPG Sukaraja 3 Tetap Beroperasi Meski Diduga Belum Penuhi Standar BGN, Ada Apa dengan Pengawasan?

Senin, 25 Mei 2026 - 11:53 WIB

Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:26 WIB

Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Berita Terbaru

Lombok Barat

Copee Morning, Perekat Hubungan Korem 162/WB Dengan Insan Jurnalis

Jumat, 5 Jun 2026 - 01:28 WIB