HARIANLOMBOK.Com–Memberikan pelayanan semakin baik bagi masyarakat menjadi salah satu tujuan dibangunnya Gedung Pelayanan BPKB Polres Lombok Timur.
Kasat Lantas Polres Lotim, AKP Abdul Rachman, S.Tr.K., S.IK., mengungkapkan bahwa gedung pelayanan Pembuatan BPKB dan Plat Nomor Kendaraan kini jauh lebih layak setelah dibangun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebelumnya ruangan sempit seperti labirin, sekarang sudah modern dengan sistem antrian dan input data canggih,” katanya saat ditemui di kantor Satlantas Rabu, (25/02/2026).
Peningkatan ini kata dia fokus pada kecepatan pelayanan, terutama akses arsip untuk mutasi kendaraan. “Dulu lambat, sekarang sangat cepat karena fasilitas arsip bagus,” tambahnya.
Lebih lanjut mengenai fasilitas pendukung juga ditingkatkan untuk mendukung kinerja petugas.
Sementara itu, mengenai keluhan masyarakat soal birokrasi SIM yang berbelit, AKP Rahman menegaskan bahwa jika semua syarat lengkap, SIM bisa jadi hari itu juga.
“Tidak ada yang sampai dua hari kecuali gagal tes psikologi atau kesehatan di luar Satlantas,” jelasnya.
Untuk tes psikologi kata AKP Rahman dilakukan lembaga independen untuk menghindari adanya potensi pelanggaran, sehingga dipisahkan dari Polres meski dulu sempat satu lokasi.
Data permohonan SIM bulanan tercatat normal mencapai 15-30 per hari termasuk perpanjangan, tapi Februari 2026 rendah karena faktor puasa.
“Targetnya semua masyarakat layak berkendara punya SIM,” terangnya.
Untuk masyarakat yang memperpanjang SIM, cukup tes psikologi dan kesehatan tanpa tes tulis, praktek, dengan biaya Rp100.000 roda empat dan Rp80.000 untuk roda dua, plus psikologi Rp100.000 dan kesehatan Rp35.000.
AKP Rahman juga mengajak masyarakat laporkan keluhan resmi agar bisa dievaluasi. “Hubungi kami langsung untuk analisis dan tindak lanjut, supaya pelayanan semakin baik,” pungkasnya













