Banjir Bima, Pencarian Hari Kedua Tim SAR Masih Nihil

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bima-Kantor SAR Mataram, melalui Pos SAR Bima, melanjutkan operasi pencarian intensif terhadap seorang warga, Abdul Wahab (70 tahun), yang dilaporkan hilang terseret arus banjir di sungai wilayah Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Pencarian ini memasuki hari kedua pada Kamis, 20 November 2025.

Koordinator Pos SAR Bima, M. Darwis, menjelaskan bahwa upaya pencarian masih difokuskan pada penyisiran aliran sungai dan area sekitar tempat korban hanyut.

Baca Juga :  Pelda (K) Dewi Dapat Tugas Jadi Babinsa Wanita Pertama di NTB

Laporan hilangnya korban, yang merupakan warga Kelurahan Kumbe, diterima Kantor SAR Mataram dari BPBD Kota Bima pada Rabu sore, 19 November. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Upaya pencarian mandiri oleh masyarakat sekitar sempat dilakukan sebelum dilaporkan ke pihak berwajib.

“Korban Abdul Wahab dilaporkan terseret arus setelah tiba-tiba debit air sungai meningkat drastis menjadi banjir deras saat korban buang air kecil,” jelas M. Darwis.

Setelah menerima laporan, Tim Rescue Pos SAR Bima segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Truk Personel. Tim dilengkapi dengan peralatan utama untuk operasi SAR air, seperti Perahu Karet, Aqua Eye, Drone Thermal, medis, komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya.

Baca Juga :  Kasrem Korem 263/WB : TMMD ke-126/2025 Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Operasi pencarian pada hari kedua ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur gabungan, yaitu Pos SAR Bima, Kodim 1608/Bima, Polairud Polres Bima Kota, TSBK Kota Bima, BPBD Kota Bima, Tagana Kota Bima, masyarakat setempat, dan pihak terkait lainnya.

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Lombok Timur Serahkan 42 Sertipikat Elektronik ke Warga Desa Pemongkong
1,5 Miliar APBD Lotim untuk Kandang Ayam Petelur di Labuhan Haji, Mulai Produksi Akhir 2026
Sangkal Tudingan Ilegal, Kuasa Hukum PT Sino Indo Mutiara Berikan Klarifikasi 
Perangi Kemiskinan: Baznas dan Pemkab Lotim Serahkan 25 Rumah Mahyani, 24 Paket RLH, plus 20 Gerobak Z-Kuliner
Inspektorat Lotim Terbitkan 4 Surat Penugasan Audit Khusus Desa di Awal 2026
Respons Cepat Damkar Padamkan Kebakaran Akibat Korsleting Router di Simpang Empat Taman Rinjani Selong
Masyarakat Nelayan Dan Pelaku Wisata Bahari Sekotong, Desak Tutup PT Sino Indo Mutiara Ditutup
Ribuan Jema’ah Padati Lokasi Haul dan Harlah, Miq Iqbal Menyebut Dirinya Gubernur Yatama Wal Masakin
Berita ini 44 kali dibaca
Pencarian Korban Banjir Bima, Hingga Hari Kedua, Tim SAR belum dapat petunjuk keberadaan korban

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:09 WIB

Kantor Pertanahan Lombok Timur Serahkan 42 Sertipikat Elektronik ke Warga Desa Pemongkong

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:05 WIB

1,5 Miliar APBD Lotim untuk Kandang Ayam Petelur di Labuhan Haji, Mulai Produksi Akhir 2026

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:58 WIB

Sangkal Tudingan Ilegal, Kuasa Hukum PT Sino Indo Mutiara Berikan Klarifikasi 

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:09 WIB

Perangi Kemiskinan: Baznas dan Pemkab Lotim Serahkan 25 Rumah Mahyani, 24 Paket RLH, plus 20 Gerobak Z-Kuliner

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:54 WIB

Inspektorat Lotim Terbitkan 4 Surat Penugasan Audit Khusus Desa di Awal 2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:28 WIB

Masyarakat Nelayan Dan Pelaku Wisata Bahari Sekotong, Desak Tutup PT Sino Indo Mutiara Ditutup

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:07 WIB

Ribuan Jema’ah Padati Lokasi Haul dan Harlah, Miq Iqbal Menyebut Dirinya Gubernur Yatama Wal Masakin

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:16 WIB

Kantah Lotim Tutup 2025 dengan Prestasi PTSL 100 Persen, Siap Sasar Desa Baru di 2026

Berita Terbaru