Dinas Sosial Lombok Timur Persiapkan Program Sembako Rp 30 Miliar di 2026

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Sosial Lotim Hj. Siti Aminah

Kadis Sosial Lotim Hj. Siti Aminah

HARIANLOMBOK.Com– Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur tengah mempersiapkan penyaluran paket sembako senilai Rp 30 miliar untuk tahun 2026. Anggaran ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 40 miliar.

 

Meski demikian Kepala Dinas Sosial Lombok Timur  Siti Aminah menekankan komitmen untuk menjalankan program ini dengan baik melalui koordinasi intensif dengan pihak terkait bahwa saat ini tim masih fokus pada tahap administrasi, dan survei lapangan.

 

“Kita harus persiapkan sebaik-baiknya supaya aman dan berjalan lancar,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (21/01/2026).

 

Proses ini mencakup koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi tepat sasaran.

Baca Juga :  Hasil Rapat Bersama Komisi II DPRI , Pagu Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026 Ditetapkan Rp9,49 Triliun

Sasaran utama adalah kelompok miskin ekstrem berdasarkan data desil kemiskinan yang sudah terframe di sistem DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional).

 

“Kita prioritaskan desil 1 dulu, baru lanjut ke desil berikutnya setelah habis,” tegasnya.

 

Ia melanjutkan, jumlah penerima belum ditentukan karena masih menunggu hasil survei, yang juga akan memengaruhi harga sembako seperti beras, minyak goreng, dan gula kebutuhan paling mendesak masyarakat.

Baca Juga :  Kalapas Selong Hadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di SLB Negeri 1 Lombok Timur

 

Distribusi direncanakan selesai sebelum Lebaran 2026 untuk menghindari keterlambatan seperti tahun lalu, menyebabkan penyaluran molor hingga selesai Ramadan. Meski anggaran turun, dinas optimis program ini tetap efektif.

 

“Kita survei dulu, baru tentukan sasaran dan angka pastinya,” pungkasnya.

Berita Terkait

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR
5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang
Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad
75% Kalteng Kawasan Hutan, Gubernur Diminta Gerak Cepat Reforma Agraria lewat GTRA
Lombok Timur Bangun 70 Embung Antisipasi Kekeringan, Pokir Dewan Jadi Andalan Petani Selatan
Ceramah di Pesantren, Nusron Ingatkan ASN ATR/BPN Layani Rakyat Sepenuh Hati
Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Kamis, 30 April 2026 - 08:55 WIB

Silaturahmi di Pesantren Az-Zahra: Menteri ATR Beri Apresiasi Sertipikat Digital Ustaz Somad

Rabu, 29 April 2026 - 15:39 WIB

75% Kalteng Kawasan Hutan, Gubernur Diminta Gerak Cepat Reforma Agraria lewat GTRA

Rabu, 29 April 2026 - 11:32 WIB

Lombok Timur Bangun 70 Embung Antisipasi Kekeringan, Pokir Dewan Jadi Andalan Petani Selatan

Kamis, 23 April 2026 - 23:12 WIB

Ceramah di Pesantren, Nusron Ingatkan ASN ATR/BPN Layani Rakyat Sepenuh Hati

Kamis, 23 April 2026 - 21:32 WIB

Lotim Gencarkan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun,  Langkah Maju Pendidikan di Lombok Timur

Berita Terbaru

Lombok Timur

5 Menit Jadi, Kisah Suparmi Kagum Urus Roya Tanah di Semarang

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:41 WIB