Hamparan Kolam Raksasa Desa Gapuk Menyimpan Misteri Dan Berpotensi

- Jurnalis

Rabu, 30 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN LOMBOK – Lombok Barat, Puluhan Heltar Hamparan Air yang sudah berbentuk Kolam, dipridiksi merupakan sebuah Fenomena Alam yang terbentuk entah dalam prosesnya seperti apa dan kapan kejadiannya.

Begitulah tutur Dindanu Kepala Desa Gapuk Kecamatan Gerung Lombok Barat kepada Media ini saat menunjukkan lokasi Kolam yang harapannya dapat dijadikan sebagai Obyek Wisata Desa di kabupaten Lombok Barat.

Jika dilihat dari bentuk dan Posisi, terlihat bahwa kolam ini memang sangat luas walaupun kemudian sudah dipetak-petak oleh warga sekitar untuk dimanfaatkan sebagai usaha budi daya ikan dan kolam pemancingan.

Sejak saya kecil kolam sudah ada, bahkan orang tua atau para sesepuh didesa ini juga tak tau bagaimana awal mula keberadaan kolam ini, mereka kalau ditanya, jawabannya sama “kolam ini sudah ada waktu saya masih kecil” Jelas Kades Nurdin Dindanu.

Baca Juga :  Dari Air Terjun Selir, Ada Jalur Ekstrim Ke Deniang

Yang kami tahu, dikolam ini kami bisa memancing dengan leluasa, kemudian ikan ikan kecil dengan jenis yang sudah langka ditempat lain, dikolam ini kami masih bisa temukan.

Yang kami perlukan saat ini adalah perhatian khusus, yaitu bagaimana bisa menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi desa ini, karena kolam ini begitu luas dan unik, yang jelas ini adalah sebuah destinasi menarik untuk berwisata, memancing, atau memanfaatkan mata air yang ada guna diolah sebagai air bersih bagi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  DKP Lotim Dampingi Jaksa Intelijen Kejagung Tinjau Progres Kampung Nelayan Merah Putih di Ekas

Intinya kami warga desa Gapuk berharap dukungan dari semua pihak untuk memanpaatkan kolam raksasa ini sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang menguntungkan bagi desa kami.”Ujar Kades”.

Berita Terkait

Warga Pesisir Bersyukur: 214 Bidang Tanah Bersertifikat di Desa Padak Guar
Rakor Pemkab Lombok Timur: Capaian APBD 2025 Solid, Siap Eksekusi 2026 Tanpa Penumpukan
Kantor Pertanahan Lombok Timur Serahkan 42 Sertipikat Elektronik ke Warga Desa Pemongkong
1,5 Miliar APBD Lotim untuk Kandang Ayam Petelur di Labuhan Haji, Mulai Produksi Akhir 2026
Sangkal Tudingan Ilegal, Kuasa Hukum PT Sino Indo Mutiara Berikan Klarifikasi 
Perangi Kemiskinan: Baznas dan Pemkab Lotim Serahkan 25 Rumah Mahyani, 24 Paket RLH, plus 20 Gerobak Z-Kuliner
Inspektorat Lotim Terbitkan 4 Surat Penugasan Audit Khusus Desa di Awal 2026
Masyarakat Nelayan Dan Pelaku Wisata Bahari Sekotong, Desak Tutup PT Sino Indo Mutiara Ditutup
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:01 WIB

Warga Pesisir Bersyukur: 214 Bidang Tanah Bersertifikat di Desa Padak Guar

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:19 WIB

Rakor Pemkab Lombok Timur: Capaian APBD 2025 Solid, Siap Eksekusi 2026 Tanpa Penumpukan

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:09 WIB

Kantor Pertanahan Lombok Timur Serahkan 42 Sertipikat Elektronik ke Warga Desa Pemongkong

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:05 WIB

1,5 Miliar APBD Lotim untuk Kandang Ayam Petelur di Labuhan Haji, Mulai Produksi Akhir 2026

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:58 WIB

Sangkal Tudingan Ilegal, Kuasa Hukum PT Sino Indo Mutiara Berikan Klarifikasi 

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:54 WIB

Inspektorat Lotim Terbitkan 4 Surat Penugasan Audit Khusus Desa di Awal 2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:28 WIB

Masyarakat Nelayan Dan Pelaku Wisata Bahari Sekotong, Desak Tutup PT Sino Indo Mutiara Ditutup

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:07 WIB

Ribuan Jema’ah Padati Lokasi Haul dan Harlah, Miq Iqbal Menyebut Dirinya Gubernur Yatama Wal Masakin

Berita Terbaru