Inovasi Pemkab Lombok Timur dan Baznas Dorong 1.000 Warga Miskin Ekstrem Terdaftar JKN

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANLOMBOK.Com- Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur dan BPJS Kesehatan dalam pelaksanaan program Skema Sharing Iuran (SSI) untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penandatanganan perjanjian kerja sama ini berlangsung di Ruang Rapat Utama (Rupatama) 1 Kantor Bupati pada Selasa (23/09/2025).

 

‎Kerja sama ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memperluas cakupan jaminan kesehatan, khususnya bagi masyarakat miskin ekstrem. Sebanyak 1.000 jiwa dari kelompok tersebut akan terdaftar sebagai peserta JKN melalui program SSI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

‎Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam sambutannya menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat.

 

‎‎“Secara perlahan dan bertahap, saya terus memikirkan cara agar masyarakat miskin ekstrem mendapatkan kemudahan, baik dari sisi kesehatan maupun peningkatan ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga :  Presedium ITK-NTB: Autore Corporasi Asing Ilegal, Yang Backing Buta Konstitusi

 

‎Menurut Bupati, kolaborasi antara Pemda, Baznas, dan BPJS Kesehatan adalah langkah penting untuk memastikan hak dasar masyarakat terpenuhi.

 

 

‎‎“Ini merupakan upaya nyata kami untuk melengkapi dan memastikan 1.000 orang miskin ekstrem terjamin kesehatannya melalui JKN,” tambahnya.

 

 

‎Ia juga menekankan bahwa efisiensi anggaran daerah tidak berarti pengurangan bantuan, tetapi justru memaksimalkan penggunaannya untuk kebutuhan yang nyata dan berdampak langsung pada masyarakat.

 

‎Deputi Direksi Wilayah 11 Bali – Nusa Tenggara, Mangisi Raja Simarmata, mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Lombok Timur, termasuk pembentukan tim “SMART JKN” yang digagas langsung oleh Bupati.

 

‎“Model ini bisa menjadi solusi efektif bagi tantangan BPJS Kesehatan di daerah lain,” katanya.

 

‎Ia menyebut, berdasarkan data per September 2025, cakupan kepesertaan JKN di Lombok Timur sudah mencapai lebih dari 99%. Namun, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah tingkat keaktifan peserta yang menurun hingga 73%.

Baca Juga :  Angin Segar Pemkab Lotim: THR Rp500 Ribu Pertama untuk Kader Posyandu dan BKD Desa

 

 

‎BPJS Kesehatan, lanjutnya, telah melakukan diskusi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mencari solusi, salah satunya dengan mendorong program donasi dan kolaborasi dengan lembaga filantropi seperti Baznas.

 

‎Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. Fathurrahman, mengakui bahwa turunnya tingkat keaktifan peserta berdampak langsung pada optimalisasi program JKN. Untuk mengatasi hal ini, Dinas Kesehatan menggandeng berbagai pihak, termasuk rumah sakit swasta dan lembaga non-pemerintah.

 

‎“Kami mencoba untuk terus menjalin kerja sama seperti ini guna meningkatkan kepesertaan aktif BPJS Kesehatan,” ujarnya.

 

‎Program SSI menjadi salah satu solusi yang diandalkan. Melalui kerja sama ini, Baznas Lotim mendanai iuran JKN bagi 1.000 warga miskin ekstrem yang belum terdaftar atau memiliki keanggotaan tidak aktif.

 

‎‎Setelah penandatanganan perjanjian, dilakukan penyerahan simbolis kartu peserta JKN kepada perwakilan masyarakat penerima manfaat. Momen haru tercipta ketika Bupati Lombok Timur bersama jajaran BPJS Kesehatan menyerahkan bantuan kursi roda kepada tiga warga yang membutuhkan.

Baca Juga :  Danrem 162/WB Dampingi Menparekraf RI Kunjungan kerja di Lombok Timur

 

 

‎Sebagai bentuk apresiasi, BPJS Kesehatan menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Baznas Lombok Timur atas kontribusinya dalam mendukung program SSI. Baznas Lotim menjadi lembaga filantropi pertama di wilayah tersebut yang turut serta dalam program ini.

 

‎Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dari Dinas Sosial, PMD, Bappeda, Dinas Kesehatan, Dikbud, Koperasi dan UMKM, BKPSDM, Bagian Kerja Sama, serta perwakilan dari Baznas dan masyarakat penerima manfaat program.

 

‎Program SSI adalah mekanisme kolaboratif antara pemerintah, lembaga filantropi, dan BPJS Kesehatan untuk menjamin kepesertaan JKN bagi masyarakat tidak mampu. Skema ini memungkinkan pembiayaan iuran dilakukan secara bersama, untuk memastikan keberlanjutan dan inklusivitas program JKN di tingkat daerah.

Berita Terkait

10.738 Tanah Lombok Timur Siap Bersertifikat Elektronik, Validasi NIB Digencarkan
Bupati Lotim Lepas Kloter I 378 JCH, Ingatkan Ibadah Ikhlas Demi Haji Mabrur
Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026
Ketua Umum DEPA-RI Ingatkan Mentri Haji Tak Ceroboh Soal “War Tiket Haji”
Yusri Ketua DPRD Lotim Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang, Perkuat Wawasan Kebangsaan
Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian Diacara Pengukuhan MUI NTB
Nusron Wahid Bongkar Penyebab Sertipikat NTB Terhambat: BPHTB Jadi Musuh, Perda Solusinya
PDAM Lotim Diminta Dukung Penuh Program MBG dan Koperasi Merah Putih dengan Air Bersih
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 10:07 WIB

10.738 Tanah Lombok Timur Siap Bersertifikat Elektronik, Validasi NIB Digencarkan

Selasa, 21 April 2026 - 09:21 WIB

Bupati Lotim Lepas Kloter I 378 JCH, Ingatkan Ibadah Ikhlas Demi Haji Mabrur

Sabtu, 18 April 2026 - 10:55 WIB

Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:17 WIB

Ketua Umum DEPA-RI Ingatkan Mentri Haji Tak Ceroboh Soal “War Tiket Haji”

Rabu, 15 April 2026 - 16:37 WIB

Yusri Ketua DPRD Lotim Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang, Perkuat Wawasan Kebangsaan

Minggu, 12 April 2026 - 17:29 WIB

Nusron Wahid Bongkar Penyebab Sertipikat NTB Terhambat: BPHTB Jadi Musuh, Perda Solusinya

Kamis, 9 April 2026 - 11:49 WIB

PDAM Lotim Diminta Dukung Penuh Program MBG dan Koperasi Merah Putih dengan Air Bersih

Rabu, 8 April 2026 - 11:18 WIB

Polres Lotim Galakkan Tilang Lagi, Kesadaran Berlalu Lintas Masyarakat Menurun

Berita Terbaru

Lombok Timur

Kementrian ATR/BPN Awasi HGU-HGB Cegah Karhutla 2026

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:55 WIB