HARIANLOMBOK.Com- Kebakaran rumah yang terjadi di Desa Teko, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, menjadi perhatian serius berbagai pihak, terutama dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Timur. Insiden yang dipicu oleh konsleting listrik ini menghanguskan satu unit rumah warga lengkap dengan seluruh isinya, menimbulkan kerugian material yang cukup besar dan kondisi memprihatinkan bagi keluarga korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua 1 BAZNAS Lombok Timur, H. Murzoko, didampingi oleh Camat Pringgabaya, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta anggota DPRD dari Partai PKB, Mahrus, melakukan kunjungan langsung ke lokasi kebakaran, Senin (27/10/2025). Mereka menyaksikan secara langsung kondisi rumah yang hangus terbakar dan berinteraksi dengan keluarga korban untuk mendapatkan gambaran lengkap situasi yang dihadapi.
Dari hasil verifikasi yang dilakukan di lapangan, total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 300 juta. Angka ini meliputi kerusakan fisik rumah beserta seluruh barang berharga yang tidak sempat diselamatkan. Insiden ini tentu meninggalkan beban berat bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal sekaligus berbagai kebutuhan hidup mereka.
Menanggapi kondisi tersebut, H. Murzoko menyatakan bahwa BAZNAS Lombok Timur akan segera merespons dengan menyalurkan bantuan dana yang diperlukan untuk membantu pemulihan dan kebutuhan mendesak korban.
“Insyaallah BAZNAS akan ikut berpartisipasi untuk menuntaskan penderitaan mereka yang kena terbakar,” ujarnya penuh harap. Pernyataan ini menunjukkan komitmen BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat, infaq, dan sedekah, untuk memberikan dukungan nyata kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
Lebih lanjut, Wakil Ketua 1 BAZNAS juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bersinergi dalam penanganan bantuan terhadap korban kebakaran ini. Ia berharap Dinas Sosial, anggota DPRD, serta masyarakat sekitar dapat bersama-sama memberikan bantuan, baik secara materil maupun dukungan moril agar korban dapat segera bangkit kembali.
Kondisi kebakaran yang memprihatinkan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya konsleting listrik di lingkungan rumah tangga. Selain itu, kejadian ini juga memperlihatkan betapa pentingnya dukungan cepat dan terkoordinasi antara lembaga pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat guna meminimalisir dampak bencana.
“Dengan adanya bantuan dan perhatian dari berbagai pihak, diharapkan keluarga korban di Desa Teko dapat segera memulihkan kondisi hidupnya dan kembali menata masa depan mereka dengan lebih baik,” pungkasnya.















