RSUD dr. R. Soedjono Selong Dituding Lalai, Akibatkan Pasien Anak Meninggal Dunia

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD dr. R. Soedjono Selong Dituding Lalai, Akibatkan Pasien Anak Meninggal Dunia. (Foto: Akun Facebook Lalu Putrayadi Suminggah).

RSUD dr. R. Soedjono Selong Dituding Lalai, Akibatkan Pasien Anak Meninggal Dunia. (Foto: Akun Facebook Lalu Putrayadi Suminggah).

Lombok Timur – Jagat maya media sosial Facebook dihebohkan dengan postingan akun Lalu Purbayadi Suminggah yang menuding Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soedjono Selong lalai dalam memberikan pelayanan medis, yang berujung pada meninggalnya seorang pasien anak.

Dalam postingannya, Lalu Purbayadi Suminggah menulis, “Kembali hari ini RSUD Selong diduga melakukan kelalaian dan sehingga mengakibatkan salah seorang pasien anak meninggal dunia dikarenakan keterlambatan dan kelalain dalam mengambil tindakan. Bahkan katanya tidak ada dokter piket kalau lagi libur”, tulisnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, Babinsa Kodim 1615 Terlibat Dalam Pelayanan KB
RSUD dr. R. Soedjono Selong Dituding Lalai, Akibatkan Pasien Anak Meninggal Dunia.
RSUD dr. R. Soedjono Selong Dituding Lalai, Akibatkan Pasien Anak Meninggal Dunia.

Hingga Selasa, 11 Februari 2025, pukul 08.18 Wita, postingan tersebut telah mendapatkan 103 suka, 146 komentar, dan 125 kali dibagikan.

Kabar ini tentu menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Banyak warganet yang menyayangkan dugaan kelalaian pihak rumah sakit.

Baca Juga :  Basarnas Perkuat Peran Masyarakat Rinjani Lewat Dayamas dan Bimtek SAR

Mereka menuntut agar pihak terkait segera melakukan investigasi dan memberikan penjelasan transparansi terkait kejadian ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD dr. R. Soedjono Selong belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan di medsos tersebut.***

Berita Terkait

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil
Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal
Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab
Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat
Plh Sekda Lombok Barat Pantau Kesiapan Petugas Damkarmat dan Waspadai Aduan Prank
Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal

Selasa, 15 September 2026 - 20:52 WIB

Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Selasa, 15 September 2026 - 11:37 WIB

Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

Selasa, 8 September 2026 - 12:31 WIB

FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat

Sabtu, 5 September 2026 - 09:39 WIB

Plh Sekda Lombok Barat Pantau Kesiapan Petugas Damkarmat dan Waspadai Aduan Prank

Kamis, 3 September 2026 - 09:16 WIB

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 

Berita Terbaru