RS Lombok Timur di Labuhan Haji Dinilai Paling Ideal Jadi Rumah Sehat Baznas Terbesar di Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANLOMBOK.Com- Ketua Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (Baznas RI), Prof. Dr. H. Noor Ahmad, MA, menilai Rumah Sakit Lombok Timur di Labuhan Haji sebagai fasilitas paling ideal untuk dikembangkan menjadi Rumah Sehat Baznas (RSB) terbesar di Indonesia. Penilaian tersebut disampaikan usai melakukan verifikasi faktual pada Kamis (11/12/2025).

 

Menurut Noor Ahmad, kondisi bangunan dan sarana pendukung rumah sakit tersebut sudah sangat memadai. Fasilitas yang ada dinilai lengkap dan siap untuk dimanfaatkan. “Fasilitasnya sangat cocok dan pas, karena sudah lengkap. Tinggal pembahasan untuk segera direalisasikan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menjelaskan, pengembangan RS Lombok Timur menjadi Rumah Sehat Baznas akan melibatkan sinergi erat antara pemerintah daerah dan Baznas. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, melalui Bupati dan Sekda, disebut telah menyatakan kesiapannya untuk mengembalikan pengelolaan rumah sakit tersebut kepada Baznas.

Baca Juga :  Kantah Lotim Tutup 2025 dengan Prestasi PTSL 100 Persen, Siap Sasar Desa Baru di 2026

 

“Sudah disampaikan bahwa ini dibangun oleh kekuatan pemerintah dengan Baznas. Pak Bupati juga sudah menyampaikan akan dikembalikan ke Baznas karena Pemerintah Lombok Timur sudah mencari penggantinya,” jelasnya.

 

Dalam kunjungan tersebut, Noor Ahmad bersama rombongan meninjau langsung kondisi fisik bangunan, peralatan medis, dan kelengkapan fasilitas lainnya. “Kami datang untuk melihat langsung situasi dan sekaligus bangunannya, peralatannya, dan kondisinya yang lengkap. Alhamdulillah kami sudah mendapatkan gambaran bagaimana ke depan harus kami bersikap,” katanya sembari I menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur atas inisiatif pengembalian aset rumah sakit kepada Baznas.

Baca Juga :  Bupati Berharap Pengurus KORPRI Lombok Timur Tanamkan Jiwa Korsa 

 

Baznas RI saat ini mengelola 38 Rumah Sehat Baznas di berbagai daerah di Indonesia, yang umumnya berstatus klinik pratama. Namun, RS Lombok Timur dinilai memiliki potensi berbeda karena merupakan bekas rumah sakit dengan fasilitas yang lebih besar. “Di Indonesia ini kami punya 38 Rumah Sehat Baznas. Barangkali rumah sakit ini nanti menjadi milik Baznas, dan ini akan menjadi Rumah Sehat Baznas terbesar di Indonesia karena merupakan bekas rumah sakit,” ungkapnya.

 

Ke depan, Baznas menargetkan status yang lebih tinggi untuk fasilitas kesehatan di Lombok Timur tersebut. Jika selama ini RSB berbentuk klinik pratama, maka RS Lombok Timur diharapkan dapat dipertahankan sebagai rumah sakit dan bahkan ditingkatkan menjadi rumah sakit tipe C.

Baca Juga :  Kemah di Bukit Pergasingan, Anggota Pramuka Saka Wira Kartika Disematkan Bed Danramil Sembalun

 

“Rumah Sehat Baznas biasanya seperti klinik pratama. Rumah sakit ini yang akan kita pertahankan ke depan, siapa tahu bisa naik ke tipe C. Itu yang nanti kita fokuskan,” tegas Noor Ahmad.Dengan dukungan penuh Baznas RI dan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, rencana transformasi RS Lombok Timur di Labuhan Haji menjadi Rumah Sehat Baznas dipandang sebagai langkah strategis dalam penguatan layanan kesehatan berbasis zakat.

 

Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya kalangan dhuafa, serta memperkuat peran zakat dalam pembangunan sektor kesehatan di daerah.

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Lombok Timur Serahkan 42 Sertipikat Elektronik ke Warga Desa Pemongkong
1,5 Miliar APBD Lotim untuk Kandang Ayam Petelur di Labuhan Haji, Mulai Produksi Akhir 2026
Perangi Kemiskinan: Baznas dan Pemkab Lotim Serahkan 25 Rumah Mahyani, 24 Paket RLH, plus 20 Gerobak Z-Kuliner
Inspektorat Lotim Terbitkan 4 Surat Penugasan Audit Khusus Desa di Awal 2026
Respons Cepat Damkar Padamkan Kebakaran Akibat Korsleting Router di Simpang Empat Taman Rinjani Selong
Masyarakat Nelayan Dan Pelaku Wisata Bahari Sekotong, Desak Tutup PT Sino Indo Mutiara Ditutup
Ribuan Jema’ah Padati Lokasi Haul dan Harlah, Miq Iqbal Menyebut Dirinya Gubernur Yatama Wal Masakin
Kantah Lotim Tutup 2025 dengan Prestasi PTSL 100 Persen, Siap Sasar Desa Baru di 2026
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:09 WIB

Kantor Pertanahan Lombok Timur Serahkan 42 Sertipikat Elektronik ke Warga Desa Pemongkong

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:05 WIB

1,5 Miliar APBD Lotim untuk Kandang Ayam Petelur di Labuhan Haji, Mulai Produksi Akhir 2026

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:09 WIB

Perangi Kemiskinan: Baznas dan Pemkab Lotim Serahkan 25 Rumah Mahyani, 24 Paket RLH, plus 20 Gerobak Z-Kuliner

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:54 WIB

Inspektorat Lotim Terbitkan 4 Surat Penugasan Audit Khusus Desa di Awal 2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:28 WIB

Masyarakat Nelayan Dan Pelaku Wisata Bahari Sekotong, Desak Tutup PT Sino Indo Mutiara Ditutup

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:07 WIB

Ribuan Jema’ah Padati Lokasi Haul dan Harlah, Miq Iqbal Menyebut Dirinya Gubernur Yatama Wal Masakin

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:16 WIB

Kantah Lotim Tutup 2025 dengan Prestasi PTSL 100 Persen, Siap Sasar Desa Baru di 2026

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:41 WIB

75 Warga Lotim Dideportasi Malaysia: Bahaya Jalur Ilegal Terbukti

Berita Terbaru