Latihan CSSR, Antisipasi Gempa Bumi Saat Penyelenggaraan Ajang Event MotoGP

- Jurnalis

Kamis, 10 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN LOMBOK – Gempa bumi berkekuatan 5,5 SR dengan kedalaman 10 KM terjadi di perairan barat pulau Lombok, pada Kamis (10/3/2022) pagi. Akibatnya sebuah rumah yang sedang direnovasi roboh di Desa Beleke.

Ferdi (35), seorang tukang bangunan asal Merembu Labuapi yang sedang bekerja dilaporkan tertimpa reruntuhan bangunanTim rescue Kantor SAR Mataram menemukan korban dalam posisi tidur dan tertimpa beton dibagian kaki.

Sebelumnya tim rescue harus menyingkirkan beton yang menghalangi akses ke korban dengan cara Cutting, Breaching dan Breaking. Selanjutnya dilakukan stabilisasi dan evakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Gerung dengan menggunakan mobil ambulance untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.Kejadian tersebut merupakan rangkaian simulasi CSSR (colapse structure and rescue) atau penanganan korban reruntuhan yang diselenggarakan oleh Kantor SAR Mataram dalam mendukung event MotoGP.

Baca Juga :  Kasrem Korem 263/WB : TMMD ke-126/2025 Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Persit KCK Korcab Rem 162 PD IX /Udayana Gelar Perayaan HUT ke-76.

Sebagai langkah antisipasi bencana alam gempa bumi saat balap internasional tersebut berlangsung, mengingat Negara Indonesia terletak di atas tiga lempeng bumi yakni Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia. Sehingga dibutuhkan latihan SAR untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal dan profesional.

“Kita latihkan terkait bencana gempa bumi yang mengakibatkan korban tertimpa reruntuhan dengan penanganan sesuai SOP (Standard Operating Procedure),” kata Nanang Sigit PH Kepala Kantor SAR Mataram usai membuka rapat koordinasi (rakor) dan latihan SAR pada Rabu (9/3/2022) di Lombok Barat.

Baca Juga :  Mahasiswa UNW Mataram Terpilih Menjadi Duta Ispirasi Mewakili NTB

Sejalan dengan tujuan latihan SAR, digelarnya rapat koordinasi merupakan wujud sinergitas antara Basarnas dengan instansi/pihak terkait untuk mendapatkan kesamaan pola pikir dan pola tindak.

“Rakor sendiri juga diarahkan ke kesiapan itu juga (MotoGP), kesiapan antar instansi maupun tim lain, saling koordinasi, dan bekerja sama,” imbuhnya.

Berita Terkait

6 Surat Tanah Tradisional Tak Berlaku Lagi Mulai Februari 2026
Dinas Sosial Lombok Timur Persiapkan Program Sembako Rp 30 Miliar di 2026
Evaluasi MBG Lombok Timur 2025: Capaian Gemilang dan Strategi Penguatan 2026
LLK Selong Buka Pelatihan Kerja Gratis, Warga Lombok Timur Siap Berdaya
Warga Pesisir Bersyukur: 214 Bidang Tanah Bersertifikat di Desa Padak Guar
Rakor Pemkab Lombok Timur: Capaian APBD 2025 Solid, Siap Eksekusi 2026 Tanpa Penumpukan
Kantor Pertanahan Lombok Timur Serahkan 42 Sertipikat Elektronik ke Warga Desa Pemongkong
1,5 Miliar APBD Lotim untuk Kandang Ayam Petelur di Labuhan Haji, Mulai Produksi Akhir 2026
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:34 WIB

6 Surat Tanah Tradisional Tak Berlaku Lagi Mulai Februari 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:24 WIB

Dinas Sosial Lombok Timur Persiapkan Program Sembako Rp 30 Miliar di 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 22:12 WIB

Evaluasi MBG Lombok Timur 2025: Capaian Gemilang dan Strategi Penguatan 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 11:46 WIB

LLK Selong Buka Pelatihan Kerja Gratis, Warga Lombok Timur Siap Berdaya

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:01 WIB

Warga Pesisir Bersyukur: 214 Bidang Tanah Bersertifikat di Desa Padak Guar

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:09 WIB

Kantor Pertanahan Lombok Timur Serahkan 42 Sertipikat Elektronik ke Warga Desa Pemongkong

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:05 WIB

1,5 Miliar APBD Lotim untuk Kandang Ayam Petelur di Labuhan Haji, Mulai Produksi Akhir 2026

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:58 WIB

Sangkal Tudingan Ilegal, Kuasa Hukum PT Sino Indo Mutiara Berikan Klarifikasi 

Berita Terbaru

Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN Lotim, Darmawan Wibowo

Lombok Timur

6 Surat Tanah Tradisional Tak Berlaku Lagi Mulai Februari 2026

Jumat, 23 Jan 2026 - 10:34 WIB