Luthfi-Wahid akan Terbitkan KLP dan KLS untuk Layanan Pendidikan dan Kesehatan Gratis

- Jurnalis

Kamis, 3 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luthfi-Wahid akan Terbitkan KLP dan KLS untuk Layanan Pendidikan dan Kesehatan Gratis bagi Warga Miskin. (FOTO : HARIAN LOMBOK).

Luthfi-Wahid akan Terbitkan KLP dan KLS untuk Layanan Pendidikan dan Kesehatan Gratis bagi Warga Miskin. (FOTO : HARIAN LOMBOK).

HARIAN LOMBOK – Para relawan paslon bupati Lombok Timur (Lotim), H. M. Syamsul Luthfi – H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid) diminta lebih dini mendata masyarakat miskin yang belum memperoleh akses layanan Pendidikan dan Kesehatan yang mudah dan gratis.

Temuan di lapangan menunjukkan, masih cukup banyak warga miskin yang tidak terakses secara menyeluruh untuk layanan Pendidikan dan Kesehatan. Karena itu, pasangan Luthfi-Wahid akan menerbitkan Kartu Lotim Pintar (KLP) dan Kartu Lotim Sehat (KLS).

Sebagaimana terungkap dalam beberapa kali di berbagai tempat pertemuan dengan relawan, Syamsul Luthfi mengingatkan agar para relawan mendata warga yang masih belum terakses layanan Pendidikan dan Kesehatan gratis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Persoalan ini memang tidak hanya terjadi di daerah kita saja, tetapi di hampir seluruh daerah di Indonesia”, katanya, Kamis 3 Oktober 2024.

Data penduduk yang terus berubah karena migrasi, kelahiran dan kematian, membuat aparat pemerintah daerah harus cermat dan mengikuti perkembangan zaman dan selalu tersedia data up to date.

Baca Juga :  BAZNAS Lotim Bukti Semangat Pahlawan Lewat Penyaluran ZIS Rp 5,2 Milyar dalam 100 Hari Kerja, Bantu 10.434 Mustahik

“Karena itu para relawan Lutrhfi-Wahid harus peka dengan setiap perkembangan di tengah masyarakat”, katanya.

Terhadap kasus ketimpangan pemberian KIP oleh negara, misalnya, banyak ditemukan warga yang mestinya menerima KIP karena datang dari keluarga miskin, tapi malah yang memiliki kartu KIP tersebut yakni warga dari golongan ekonomi menengah ke atas.

‘’Ini tentu menimbulkan kecemburuan di tengah masyarakat. Oleh karena itu kalau ditakdirkan Luthfi-Wahid memimpin, maka kita akan tutupi kekurangan program kartu KIP dari pemerintah pusat itu dengan menerbitkan kartu KLP yang dibiayai oleh APBD Lombok Timur, sehingga tidak satu pun warga miskin yang tidak terlayani pendidikan gratis”, ujarnya.

Demikian halnya dengan warga miskin yang belum terlayani soal kesehatannya karena kartu KIS yang diterbitkan pemerintah pusat.

“Kita akan terbitkan KIS versi daerah, yakni KLS dengan talangan APBD Lotim bagi masyarakat yang belum terakses layanan kesehatan,’’ ucap cucu pahlawan nasional almagfurulahu maulanasyeikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ini.

Baca Juga :  Targetkan 12 Parpol Pengusung, Bukti Keseriusan Luthfi-Wahid Maju Pilkada Lotim 2024

‘’Sehingga tidak perlu lagi kita mendengar adanya diskriminasi pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan (faskes) yang di Lombok Timur,’’ tambah mantan anggota DPR RI dua periode ini.

Pendataan yang dilakukan oleh para relawan secara lebih dini tersebut, kata Syamsul Luthfi, akan bisa melengkapi dan menyempurnakan data-data yang telah ada di pemerintah daerah. ‘’Sehingga kalau nanti Luthfi – Wahid ditakdirkan memimpin Lombok Timur, maka akan lebih gampang untuk merealisasikan program tersebut, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaannya tidak akan menimbulkan kecemburuan,’’ ucapnya.

Soal volume terbatas anggaran yang ditransfer oleh pemerintah pusat, demikian Luthfi yang juga mantan Ketua DPRD Lombok Timur dan Wakil Bupati Lotim ini, pihaknya memiliki pengalaman masalah dinamika penganggaran di pemerintah pusat selama dirinya duduk di DPR RI.

“Sebesar apa pun anggaran yang digunakan, asalkan demi pendidikan dan kesehatan masyarakat miskin, kita akan adakan”, katanya.

Baca Juga :  Karang Taruna Desa Waringin Ajak Masyarkat Ciptakan Pilkada Damai di Lombok Timur

Tidak semata berharap transfer anggaran dari pemerintah pusat dan tak perlu mengandalkan pinjaman atau utang banyak-banyak dari pusat pula, kata Luthfi, kepemimpinan Lombok Timur akan diikhtiarkan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

“Pada lima tahun kepemimpinan Luthfi – Wahid, Insya Allah, akan diikhtiarkan untuk memperoleh PAD hingga Rp 1 triliun,’’ katanya, dan tentu saja PAD dimaksud untuk menambah sharing anggaran program yang dialokasikan pemerintah pusat di Lombok Timur.

Program-program sesuai visi-misi yang ada, kata Luthfi, tidak muluk-muluk, tetapi cukup realistis, baik sumber pendanaan maupun pelaksanaan program.

“Karena itu data menjadi sangat penting, baik data pelayanan Pendidikan dan Kesehatan, hingga data-data sumber PAD yang akan dikelola dengan lebih baik”, ujarnya.

Di sinilah peran penting pendataan tersebut harus dilakukan sembari tim relawan turun mensosialisasikan program Luthfi-Wahid.***

Berita Terkait

Kompak dan Terus Berkembang, FWMO Lotim Susun Program Kerja Setelah Milad ke-8
Pendaki Rinjani Cedera Di Bukit Pegangsingan, Tim SAR Gabungan Bergerak Evakuasi
Bhumi ATR/BPN Bantu Masyarakat Telusuri Informasi Geospasial Pertanahan
Layanan Pertanahan Jemput Bola, Warga Surakarta dan Salatiga Terbantu ATR/BPN Dekat
Wamen ATR Tekankan Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah untuk Atasi Persoalan Wilayah
Dengan Prinsip Trilogi, Nurdin Siap Membangun Desa Gapuk Berkesinambungan 
Kodam XXX/Rinambora Resmi Terbentuk, Presiden Prabowo Tunjuk Mayjen Edi Saputra Sebagai Pangdam Pertama
Kurangi Peran “Joki” Sertifikat, ATR/BPN Hadirkan MasNya untuk Edukasi Warga di TikTok
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Kompak dan Terus Berkembang, FWMO Lotim Susun Program Kerja Setelah Milad ke-8

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Pendaki Rinjani Cedera Di Bukit Pegangsingan, Tim SAR Gabungan Bergerak Evakuasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Masyarakat Telusuri Informasi Geospasial Pertanahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Wamen ATR Tekankan Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah untuk Atasi Persoalan Wilayah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Dengan Prinsip Trilogi, Nurdin Siap Membangun Desa Gapuk Berkesinambungan 

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Kodam XXX/Rinambora Resmi Terbentuk, Presiden Prabowo Tunjuk Mayjen Edi Saputra Sebagai Pangdam Pertama

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kurangi Peran “Joki” Sertifikat, ATR/BPN Hadirkan MasNya untuk Edukasi Warga di TikTok

Kamis, 24 September 2026 - 13:10 WIB

KPK Ringkus Tersangka Dugaan Pemerasan Di Pemkab Bolaang Mongondow Utara

Berita Terbaru