Benahi Kondisi Tanah, Kadis Pertanian Berikan Solusi Dampak Galian C

- Jurnalis

Selasa, 5 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Pertanian Kabupaten Lombok Timur Ir. Sahri. ( Foto : Royani )

Kadis Pertanian Kabupaten Lombok Timur Ir. Sahri. ( Foto : Royani )

HARIAN LOMBOK – Lahan pertanian Lombok Timur yang berada di wilayah dekat tambang galian C tentu akan  terkena imbas dari limbah Galian tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur Ir. Sahri mengatakan, imbas galian tambang pasir tentu berpengaruh terhadap kondisi irigasi dan tanah pertanian, sehingga masyarakat sebagai petani mengeluh dan berpengaruh terhadap penghasilan petani.

Untuk itu ia memberikan solusi kepada petani dengan membantu menyuburkan kondisi tanah seperti semula yaitu dengan pembenah tanah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Petani bisa gunakan pupuk kompos, dengan begitu kondisi tanah bisa stabil dan digunakan kembali untuk bercocok tanam,” terangnya, Selasa 05 Maret 2024.

Jika mereka tidak menggunakan pupuk kompos maka tanah tersebut tidak bisa maksimal unsur tanahnya selama 115 tahun sampai 125 tahun.

“Sebab akibat galian C, permukaan tanah kena sedimen limbah. Memang tidak banyak hanya 1 cm sedimennya, kalau terus-terusan akan menumpuk dan dampaknya ratusan tahun,” jelasnya.

Hal itu kata dia, perlu sekali ini di sosialisasikan kepada kelompok tani untuk antisipasi dari dampak galian C. ***

Penulis : Royan

Berita Terkait

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil
Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal
Hasbi Kades Kuripan’ Induk: Visi Misi Hanya Retorika, Masyarakat Menunggu Ekspektasi
Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan
FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab
Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat
Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 
Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Dinsos Lotim Buka Pengaduan Data Perlinsos hingga Desember, Warga Bisa Sanggah Desil

Kamis, 17 September 2026 - 18:03 WIB

Terobosan BPN: 17 Kantah Terapkan PERINTIS 10 Hari, Warga Samarinda Bisa Ambil Sertipikat Lebih Cepat dari Jadwal

Rabu, 16 September 2026 - 14:26 WIB

Hasbi Kades Kuripan’ Induk: Visi Misi Hanya Retorika, Masyarakat Menunggu Ekspektasi

Selasa, 15 September 2026 - 20:52 WIB

Alami Kecelakaan, Pendaki Rinjani Asal Cina Di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Selasa, 8 September 2026 - 12:31 WIB

FWMO Lotim Gelar Diskusi : Wartawan Harus Berimbang, Akurat, dan Bertanggung Jawab

Senin, 7 September 2026 - 16:09 WIB

Di Wisuda Politeknik Agraria STPN, Sri Sultan Tekankan: Ilmu Pertanahan Harus Menghubungkan Peta, Manusia, dan Martabat

Kamis, 3 September 2026 - 09:16 WIB

Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Pengukuran Terjadwal Setelah Membayar SPS 

Rabu, 2 September 2026 - 08:33 WIB

Siswa SMP Dilarang Bawa Motor, Pemkab Lombok Timur Ditantang Siapkan Angkutan Pelajar

Berita Terbaru