HARIAN LOMBOK – Lahan pertanian Lombok Timur yang berada di wilayah dekat tambang galian C tentu akan terkena imbas dari limbah Galian tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur Ir. Sahri mengatakan, imbas galian tambang pasir tentu berpengaruh terhadap kondisi irigasi dan tanah pertanian, sehingga masyarakat sebagai petani mengeluh dan berpengaruh terhadap penghasilan petani.
Untuk itu ia memberikan solusi kepada petani dengan membantu menyuburkan kondisi tanah seperti semula yaitu dengan pembenah tanah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Petani bisa gunakan pupuk kompos, dengan begitu kondisi tanah bisa stabil dan digunakan kembali untuk bercocok tanam,” terangnya, Selasa 05 Maret 2024.
Jika mereka tidak menggunakan pupuk kompos maka tanah tersebut tidak bisa maksimal unsur tanahnya selama 115 tahun sampai 125 tahun.
“Sebab akibat galian C, permukaan tanah kena sedimen limbah. Memang tidak banyak hanya 1 cm sedimennya, kalau terus-terusan akan menumpuk dan dampaknya ratusan tahun,” jelasnya.
Hal itu kata dia, perlu sekali ini di sosialisasikan kepada kelompok tani untuk antisipasi dari dampak galian C. ***
Penulis : Royan















