SPAM Pantai Selatan akan Beroperasi Awal Tahun 2025 

- Jurnalis

Kamis, 12 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirtek PDAM Lotim, L. Sriadi. (Foto: Harian Lombok/Royan).

Dirtek PDAM Lotim, L. Sriadi. (Foto: Harian Lombok/Royan).

HARIAN  LOMBOK – Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan merupakan Program Strategis Nasional untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat wilayah Lombok Timur bagian Selatan.

Direktur Teknik (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur, L. Sriadi mengatakan saat ini, SPAM Pantai Selatan masih dalam tahap uji fungsi pengairan dengan debit air sebesar 50 liter/detik

PDAM Lotim yang nantinya selaku penerima hibah program SPAM Pantai Selatan dari PUPR Lotim memastikan bahwa program tersebut beroperasi pada awal tahun 2025.

Sementara, masyarakat yang menerima manfaat air bersih akan dikenakan biaya atau tarif sesuai Peraturan Daerah( Perda). Hal ini berlaku terhadap semua pelanggan PDAM.

“Bedanya untuk pelanggan SPAM mereka gratis pemasangan Sambungan Rumah (SR) saja, pembayaran perbulannya tetap sama dengan pelanggan lainnya berdasarkan hitungan water meter,” katanya Kamis, 11 September 2024.

Baca Juga :  Pemkab Lotim Jalin Kerjasama Hasil Pertanian dengan Kabupaten Jember 

Adapun tarif pelanggan kata Mik Adi, yaitu untuk kategori rumah tangga Rp 2.000 /kubik air, sedangkan bisnis per kubiknya Rp 4 000.

“Tarif rumah tangga ada yang tergolong mampu dan tidak mampu, kalau pemakaian lebih dari 10 liter/ kubik masuk kategori masyarakat mampu,” jelasnya.

Dia melanjutkan, biaya normalnya masyarakat yang memasang water meter sebesar Rp 1. 495.000 dengan jarak rumah pelanggan 4 meter dari jaringan pipa, kalau jaraknya lebih akan dikenakan biaya tambahan.

Baca Juga :  Penyerahan Sertipikat Elektronik Program PTSL di Desa Sambelia, Lombok Timur 

“Misalkan rumah masyarakat yang ingin masang jaraknya dari jaringan pipa PDAM 15 meter maka pipa 11 meternya di tanggung pelanggan”, katanya.

Dengan adanya progam SPAM Pantai Selatan semoga masyarakat selatan bisa menikmati dan semakin dekat dengan air bersih.

“Alhamdulillah kebutuhan masyarakat nanti bisa terpenuhi mereka juga tidak perlu lagi mengambil air tangki,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Dari Kota Mataram, KPK Mulai Rangkaian JNBA 2026 untuk Perkuat Budaya Int
Dari Latihan Militer ke Pelayanan Publik: Wamen Ossy Harap ASN Komcad Terapkan Nilai Disiplin dan Empati
Musnahkan 591.64 Gram Ganja, Kapolresta Mataram Ajak Masyarakat Bersama Berantas Narkoba
Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN
Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat
Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB
50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Berita ini 236 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:07 WIB

Dari Kota Mataram, KPK Mulai Rangkaian JNBA 2026 untuk Perkuat Budaya Int

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:00 WIB

Dari Latihan Militer ke Pelayanan Publik: Wamen Ossy Harap ASN Komcad Terapkan Nilai Disiplin dan Empati

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:56 WIB

Musnahkan 591.64 Gram Ganja, Kapolresta Mataram Ajak Masyarakat Bersama Berantas Narkoba

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:54 WIB

Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN

Senin, 25 Mei 2026 - 11:53 WIB

Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:26 WIB

Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:19 WIB

Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Berita Terbaru