Dandim 1615/Lotim Menilai, Desa Danger Memenuhi Kriteria Yang Layak Jadi Kampung Panca Sila

- Jurnalis

Selasa, 12 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur – Kodim 1615/Lotim mencanangkan Kampung Pancasila di wilayah Kabupaten Lombok Timur. Pencanangan Kampung Pancasila sebelumnya dilakukan pendataan dan pengecekan terkait kondisi desa sesuai versi TNI AD oleh Kasdim 1615/Lotim Mayor Sarbini bersama Pasiter Kapten Inf Agil selama beberapa hari.

Hal itu di ungkapkan Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro disela-sela kesibukannya di Makodim jalan Prof. M. Yamin Selong Lombok Timur, Selasa (12/9/2023).

Sejumlah kriteria yang dimiliki telah terpenuhi sebagai syarat untuk menjadi Kampung Pancasila diantaranya adanya kemajemukan penduduk baik suku, agama, Ras dan lainnya namun kehidupannya sangat harmonis, rukun dan damai, sudah ada dalam tatanan kehidupan masyarakat kampung Danger.

“Maka sesuai Kriteria yang ada seharusnya Kampung Pancasila itu warganya terdiri dari berbagai suku, agama, Ras, adat dan budaya sebagai implementasi dari nilai-nilai Pancasila,” beber Bayu Sigit.

Namun setelah dilakukan penelitian, pihaknya mengalami kesulitan untuk menemukan kriteria umum tersebut karena dilihat dari segi suku penduduknya mayoritas penduduk lokal suku Sasak meskipun ada beberapa orang dari luar daerah dan agama mayoritas di NTB juga muslim.

Selain kriteria itu, ada juga beberapa kriteria yang harus ada di desa tersebut sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat didalamnya seperti adanya pembangunan atau perehaban rumah tidak layak huni (RTLH), pompa hydram, ada anggota TNI baik darat, laut dan udara serta kehidupan masyarakatnya yang rukun, damai dan harmonis disamping kriteria lainnya.

Baca Juga :  Musim Hujan, PDAM Lotim Pastikan Pelayanan Normal Meski Terjadi Gangguan Pipa 

Kedepan pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada Desa Danger sebagai Kampung Pancasila sehingga bisa dijadikan wadah ataupun contoh bagi masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Terpisah, Kepala Desa Danger Kecamatan Masbagik Kaspul Hadi, S.Pd., di Kantor Desa mengatakan terkait dengan penunjukan desanya sebagai Kampung Pancasila oleh Kodim Lotim, pihaknya dengan perangkat desa dan masyarakat senang dan siap mendukung program tersebut.

Menurutnya, desa yang dipimpinnya sudah beberapa kali mengikuti lomba baik di tingkat kabupaten maupun provinsi dan berprestasi seperti juara 1 lomba desa tingkat Kabupaten Lombok Timur dan juara 1 dalam lomba teknologi tepat guna tingkat Provinsi NTB, sedangkan untuk lomba kampung sehat yang diselenggarakan oleh Kepolisian RI (Polri) tahun 2020 menjadi juara 3 setelah Desa Pesanggrahan dan Desa Kembang Kuning.

Baca Juga :  Bupati Lotim Gerakkan Camat dan Kades Urus PBI JK hingga Tunggakan PBB

Selain itu Desa Danger juga pernah dijadikan sebagai tempat Latsitarda tahun 2022 yang terbilang sukses, Kasful Hadi juga menyampaikan beberapa kesiapan untuk mendukung menjadi Kampung Pancasila juga sudah dilakukan seperti gotong royong pembersihan di seputaran desa, pembangunan gapura pintu masuk desa dan rencana perehaban Monumen Banteng Hitam yang merupakan monumen bersejarah para pejuang yang melakukan perlawanan terhadap Belanda.
“Nanti kita kerjakan bersama-sama dengan Kodim dan jajaran serta masyarakat sehingga semuanya bisa berjalan sesuai harapan,” harapnya.

Berita Terkait

Volume Dokumen Meledak, Kepala BPN Lombok Timur Tekankan Penguatan Sistem Arsip
Dari Latihan Militer ke Pelayanan Publik: Wamen Ossy Harap ASN Komcad Terapkan Nilai Disiplin dan Empati
Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN
Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat
Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT
Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB
50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan
Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:07 WIB

Volume Dokumen Meledak, Kepala BPN Lombok Timur Tekankan Penguatan Sistem Arsip

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:00 WIB

Dari Latihan Militer ke Pelayanan Publik: Wamen Ossy Harap ASN Komcad Terapkan Nilai Disiplin dan Empati

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:54 WIB

Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia, Tema Peringatan Harlah 2026 di ATR/BPN

Senin, 25 Mei 2026 - 11:53 WIB

Polres Lombok Timur Tegaskan Penindakan Lalu Lintas Bersifat Rutin dan Dinamis, Bukan Operasi Terpusat

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:26 WIB

Hindari Kesalahan Administrasi Tanah, Ketahui Fungsi Pengecekan Sertipikat dan SKPT

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:19 WIB

Menjelang Musda, Sekjen Demokrat Buka Pintu Lebar untuk Tokoh Muda NTB

Senin, 11 Mei 2026 - 17:04 WIB

50% Tanah Terdaftar, Sulteng Tunjukkan Pertumbuhan Pesat di Sektor Pertanahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:22 WIB

Percepatan Infrastruktur Pantura Jawa, ATR/BPN Fokus pada Tata Ruang dan KKPR

Berita Terbaru

Hukrim

Gandeng Kreator Konten, KPK Kemas Kampanye Antikoru

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:20 WIB