Langkanya Tabung LPG 3 Kg di Lombok Timur: Antara Kenaikan Permintaan dan Dugaan Ulah Oknum

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Perdagangan Kabupaten Lombok Timur Hadi Fathurahman

Kadis Perdagangan Kabupaten Lombok Timur Hadi Fathurahman

HARIANLOMBOK.Com- Menjelang dan selama bulan Ramadan, masyarakat di Kabupaten Lombok Timur menghadapi kesulitan mendapatkan tabung LPG 3 kilogram. Di berbagai wilayah, antrean panjang terlihat di pengecer, sementara harga jual di lapangan kerap melebihi harga eceran tertinggi (HET).

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Fathurahman, menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan siklus tahunan yang sering terjadi bersamaan dengan meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadan, mirip seperti kenaikan harga cabai. “Begitu kebutuhan meningkat, langsung muncul masalah kelangkaan di tingkat pengecer,” ujarnya saat di temui di ruangannya, Selasa (31/03/2026).

Baca Juga :  Temukan Data Faktual Dengan Aplikasi Tak Sinkron, Mawardi Laporkan ATR BPN Lombok Tengah Ke Polda NTB 

 

Menindaklanjuti laporan media dan temuan di lapangan, Dinas Perdagangan langsung berkoordinasi dengan pihak SPBBE Sikur serta Sales Branch Manager Pertamina untuk wilayah Pulau Lombok, guna memastikan suplai berjalan normal.

 

Dari hasil koordinasi tersebut kata Hadi, pihak Pertamina menegaskan bahwa droping LPG tetap berlangsung secara reguler, dengan jatah 35.000 tabung untuk Lombok Timur. Pertamina bahkan menambah distribusi sebanyak 17.000 tabung tambahan guna menstabilkan pasokan selama periode Ramadan dan Lebaran.

Baca Juga :  Sempat Mangkrak, Pembangunan TPQ Dilanjutkan Melalui Program TMMD Ke-121 Lotim

 

Hadi juga menegaskan bahwa kelangkaan di masyarakat kemungkinan disebabkan oleh ulah oknum pengecer yang menaikkan harga atau penyaluran yang tidak sesuai ketentuan. Saat ini terdapat 18 agen dan 757 pangkalan resmi yang tercatat di Lombok Timur.

 

“Pengawasan kita lukan hingga tingkat pangkalan karena pengecer tidak termasuk dalam jalur distribusi resmi dan hanya diperbolehkan mengambil dari pangkalan yang ditunjuk,” jelasnya.

 

Saat ini dinas perdagangan telah mengeluarkan edaran resmi kepada pangkalan agar tidak melayani pengecer yang menjual di atas HET. Jika ditemukan pelanggaran, sanksinya tegas mulai dari peringatan hingga pencabutan izin distribusi oleh Pertamina.

Baca Juga :  Kantah Loitm Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026 "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat"

 

Selain itu, Dinas juga mencatat adanya beberapa pelaku usaha non-UMKM yang masih menggunakan gas subsidi, padahal peruntukannya hanya bagi masyarakat kecil dan usaha mikro. “Temuan seperti ini akan kami tindaklanjuti bersama aparat penegak hukum bila terbukti melakukan penyalahgunaan,” kata Hadi.

 

Dengan langkah pengawasan terpadu antara pemerintah daerah dan Pertamina, diharapkan distribusi gas LPG 3 kg kembali stabil, dan masyarakat tidak lagi kesulitan memperoleh kebutuhan energi rumah tangga tersebut.

 

Berita Terkait

Kepala Dinas Dukcapil Lombok Timur: Pencapaian IKD Sudah 11,17% dari Target 15%
Revitalisasi Sekolah di Lotim Bertambah, Data Dapodik Jadi Acuan
Layanan Pengukuran Terjadwal Diluncurkan, Masyarakat Dapat Kepastian Waktu Pengukuran Tanah
Indikasi Korupsi Dana Hibah Pilkada Lombok Barat 2024, Naik Tingkat Penyidikan Kejari Mataram 
Jalan Sehat dan Karnaval Budaya Nusantara Ramaikan HUT RI ke 81 dan HUT Desa Jagaraga Ke 76
Hari Ketiga Pencarian Korban KMP Putri Yasmin, Tim SAR gabungan Kerahkan Tiga SRU
Asap Mengepul Dari Sebuah Mobil Box, Di Tengarai Pemicu Kebakaran KMP Putri Yasmin 
Kisah Zia, Siswi MTs di Lombok Timur yang Bertahan Hidup dari Upah Buruh Cuci
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Kepala Dinas Dukcapil Lombok Timur: Pencapaian IKD Sudah 11,17% dari Target 15%

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Lotim Bertambah, Data Dapodik Jadi Acuan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Layanan Pengukuran Terjadwal Diluncurkan, Masyarakat Dapat Kepastian Waktu Pengukuran Tanah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Indikasi Korupsi Dana Hibah Pilkada Lombok Barat 2024, Naik Tingkat Penyidikan Kejari Mataram 

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Hari Ketiga Pencarian Korban KMP Putri Yasmin, Tim SAR gabungan Kerahkan Tiga SRU

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Asap Mengepul Dari Sebuah Mobil Box, Di Tengarai Pemicu Kebakaran KMP Putri Yasmin 

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Kisah Zia, Siswi MTs di Lombok Timur yang Bertahan Hidup dari Upah Buruh Cuci

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Satu Penumpang Dinyatakan Meninggal, KMP Putri Yasmin Terbakar Diperairan Sekotong 

Berita Terbaru

Sekretaris Dikbud Lotim L. Bayan Purwadi, S.Sos

Lombok Timur

Revitalisasi Sekolah di Lotim Bertambah, Data Dapodik Jadi Acuan

Rabu, 26 Agu 2026 - 12:40 WIB